
Melihat tatapan mengejek Lin Xuan serta cibiran di sudut mulutnya, Lin Jang merasakan darah di dalam tubuhnya mendidih karena marah, dia menatap Lin Xuan kemudian bergumam dengan sinis. "Lin Xuan, hari ini aku akan menghajarmu sampai mati, jangan berfikir bahwa hanya dengan mengandalkan alat magic untuk mengalahkan kami, kamu bisa bersikap sombong, mari kita lihat saat semua kebenaran terungkap."
Kemarin saat mereka di kalahkan oleh Lin Xuan dengan parah, Lin Jang pergi menemui kakeknya penatua pertama, dia menceritakan semua kejadianya, Lin Jang juga bertanya apakah bakat Lin Xuan telah di pulihkan.
Tapi penatua pertama membantah dengan tegas, dia berkata bahwa dantian yang sudah rusak tidak akan bisa di pulihkan kembali tidak perduli seberapa hebat bakat Lin Xuan, itu tidak mungkin apa lagi sampai mengalahkan mereka bertiga, itu jelas bahwa Lin Xuan menggunakan semacam alat magic untuk meningkatkan kekuatan fisiknya.
Jawaban penatua pertama membuat Lin Jang merasa lega juga sangat membenci Lin Xuan, kemudian dia berfikir bagaimana caranya untuk mengungkapkan wajah asli Lin Xuan, tapi tidak di sangka, Lin Zhang mengusulkan untuk semua anggota generasi muda klan melakukan pemeriksaan di batu monumen, bukankah itu akan mengungkap wajah asli Lin Xuan.
Lin Jang merasa sangat bersyukur juga tertawa dalam hati karena kebodohan ayah dan anak ini, dia sekarang tidak sabar untuk melihat lelucon apa yang akan di tampilkan oleh Lin Xuan di depan seluruh anggota klan.
Saat ini di platfrom batu, elder berjubah biru sudah selesai memeriksa sebagian besar murid, dia kemudian memanggil nama peserta selanjutnya. "Lin Suya."
Lin Suya yang berada di kerumunan belangkah maju ke platfrom batu, dia meletakkan tanganya di batu monumen dan segera batu menumen menembakkan delapan sinar ke langit, itu mewakili Tahap 8 Pemurnian Tubuh.
Elder berjubah biru menatap sinar di udara kemudian menatap Lin Suya dengan hangat setelah itu mengumumkan. "Lin Suya, Tahap 8 Pemurnian Tubuh."
Semua murid bertepuk tangan, Lin Suya memang berbakat, dia telah mencapai Tahap 8 Pemurnian tubuh di umur 18 tahun, dengan ini di pastikan bahwa dia akan mampu menjadi Great Petarung di usia 20 tahun.
Selanjutnya giliran Lin Mongyu.
Dia meletakkan tanganya ke batu monumen dan batu monumen memancarkan delapan sinar cermerlang.
"Lin Mongyu, Tahap 8 Pemurnian Tubuh." Kata Elder berjubah biru mengumunkan.
Parq murid kembali bersorak untuk Lin Mongyu, mereka memuji kecepatan kultivasinya, ini karena Lin Mongyu sebenarnya baru berusia 17 tahun, artinya Lin Mongyu akan menjadi Great Petarung sebelum berusia 20 tahun, ini bisa di katakan jenius.
Penatua kedua di platfrom tinggi tersenyum dan berkata. "Yu E'r memang sangat berbakat, tidak sia-sia orang tua ini merawatnya."
Kata-katanya penuh dengan kebanggaan dan kesombongan.
"Ck, bagaimana itu bisa di bandingkan dengan Xuan E'r, saat itu dia mencapai Alam Great Petarung di usia 15 tahun dan menyebabkan gemeparan di seluruh kekaisaran Zong." Kata Lin Zhang.
Wajah penatua kedua menjadi muram, namun hanya beberapa saat dia tersenyum main-main dan mencibir. "Lin Xuan memang jenius yang menentang surga, tapi itu dulu, sekarang dia tidak lebih dari limbah yang sia-sia."
"Limbah atau tidak, kita akan segera tahu." Kata Lin Zhang dengan pandangan menyapu tubuh Lin Xuan di dalam kerumunan anggota generasi muda klan.
"Hehe, sepertinya Lin Zhang sangat mempercayai omong kosong Lin Xuan, entah sikap apa yang akan kamu ambil saat kebenaran Lin Xuan terungkap." Penatua ketiga di samping tidak tahan untuk tidak mencibir.
Berikutnya adalah giliran Lin Jang, setelah dia meletakkan tanganya di batu monumen, batu tersebut segera memancarkan sembilan sinar cemerlang.
Senyum di wajah elder berjubah biru semakin padat, dia mengangguk dan berkata. "Lin Jang, Tahap 9 Pemurnian Tubuh."
__ADS_1
Seluruh anggora generasi muda klan seketika gempar.
"Ternyata kakak Lin Jang telah maju ke Tahap 9 Pemurnian Tubuh, sangat hebat!."
"Kakak Lin Jang memang Jenius."
"Berapa umur kakak Lin Jang? Dia baru berusia 18 tahun."
"Kakak Lin Jang hebat!."
Semua anggota generasi muda klan bersorak untuk Lin Jang, Lin Jang tersenyum kemudian menatap Lin Xuan dengan bangga, setelah itu berbalik turun dari platfrom batu dengan kepala tinggi.
Sementara itu, satu per satu anggota generasi muda melakukan pemeriksaan, hampir kebanyakan dari mereka berada di Tahap 5 Pemurnian Tubuh dan hanya beberapa orang saja yang mencapai Tahap 6 Pemurnian tubuh.
"Selanjutnya, Lin Xuan!." Kata Elder Berjubah Biru.
Semua orang seketika menatap ke arah Lin Xuan, pandangan yang di tujukan padanya adalah rumit, itu di karenakan kabar yang menyebar baru-baru ini tentang Lin Xuan yang mengalahkan Lin Jang, Lin Suya dan Lin Mongyu, namun meski begitu, masih ada murid yang menatap Lin Xuan dengan jijik, mereka berfikir bahwa alasan Lin Xuan bisa mengalahkan Lin Jang, Lin Suya dan Lin Mongyu karena dia menggunakan trik licik.
Lin Xuan melangkah mendekati batu monumen dengan tenang, elder berjubah biru menatap Lin Xuan dengan penasaran, dia juga mendengar tentang perbuatan yang di lakukan Lin Xuan baru-baru ini, tapi meski begitu, itu tidak berarti bahwa Lin Xuan telah pulih.
Sebab, di dunia seni bela diri ini, seseorang yang dantianya telah di hancurkan akan menjadi cacat seumur hidup, kecuali dia dapat mengundang Alkemist Tingkat 6, tidak akan ada harapan lain untuk sembuh.
Di antara kerumunan, Lin Jang, Lin Suya dan Lin Mongyu menatap Lin Xuan dengan seringai jahat di wajah mereka, ketiganya menantikan moment saat Lin Xuan mempermalukan dirinya sendiri di hadapan banyak orang.
Tiga sinar cahaya, itu mewakili Tahap 3 Pemurnian Tubuh.
Semua orang tertegun, bahkan Lin Zhang yang duduk di platfrom tinggi menghela nafas kasar.
"Hahaha, tiga sinar cahaya, Lin Xuan ini hanya berada di Tahap 3 Pemurnian Tubuh." Tawa Lin Jang terdengar di kerumunan.
Segera, semua orang kompak tertawa terbahak-bahak dan mengejek Lin Xuan dengan cubiran di sudut mulut mereka.
"Lin Xuan benar-benar sampah, selamanya dia akan menjadi orang terbelakang."
"Heheh, berlagak hebat hanya karena menggunakan alat magic, sekarang wajah aslimu telah terungkap."
"Sampah akan tetap menjadi sampah."
Ketiga penatua yang duduk di samping Lin Zhang mengungkapkan senyuman main-main, sangat menikmati pertunjukan ini.
Lin Zhang juga sebenarnya sudah memiliki firasat bahkan hal seperti ini akan terjadi, tapi dia memilih untuk mempercayai Lin Xuan.
__ADS_1
Di depan platform batu, Lin Xuan mengungkapkan senyuman samar. "Hehe, tidak usah terburu-buru, hasilnya belum di putuskan."
Setelah mengatakan itu, Lin Xuan mendesak esensi sejatinya, pedang kecil yang ada di dalam lautan kesadaran Lin Xuan berdengung, dan tekanan kuat melonjak dari tubuh Lin Xuan.
Bang!
Suara keras menggema dari platfrom batu dan sinar keempat, kelima, keenam, ketuju dan kedelapan di tembakkan ke langit.
Delapan sinar....
Itu mewakili Tahap 8 Pemurnian Tubuh.
Hening, semua orang tercengang dan menatap delapan sinar di langit dengan mata yang terbuka lebar.
"Apa yang terjadi?." Penatua pertama terkejut, dia menatap kedua penatua lainya untuk melihat wajah terkejut keduanya, jelas mereka berdua juga sama terkejutnya dengan dia.
Sementara itu, Lin Zhang merasakan darahnya mendidih karena bersemangat, delapan sinar, itu sebenarnya adalah Tahap delapan pemurnian tubuh, meski itu tidak sesuai dengan apa yang di katakan oleh Lin Xuan tadi malam, tapi ini sudah cukup.
"Tidak mungkin, itu pasti palsu..." Lin Jang yang berada di kerumunan meraung dengan ganas, dia menolak untuk percaya, tapi belum saja dia menyelesaikan perkataanya, platfrom batu bergetar sekali lagi, dan sinar kesembilan di tembakkan ke langit.
Sembilan sinar...
Itu adalah Tahap 9 Pemurnian Tubuh.
Seluruh alun-alun jatuh dalam gememparan, jika depalan sinar membuat mereka terkejut, maka sembilan sinar membuat mereka gila.
'Kach'!
Cangkir teh di tangan Lin Zhang pecah, dia berdiri dari kursinya lalu berseru. "Xuan E'r, kamu berhasil, putraku berhasil. Hahahaha."
Tawa Lin Zhang menggema di seluruh alun-alun, suasana hatinya sangat baik, wajahnya bahkan memerah karena senang, saat ini dia tidak terlihat seperti seorang ahli yang kuat atau pemimpin yang tegas.
Ketiga penatua memiliki senyum canggung di wajah mereka, mereka tidak menyangka bahwa hal seperti ini bisa terjadi, selain itu, mereka juga menatap Lin Xuan dengan mata berbinar. Bukankah ini membuktikan bahwa bakat Lin Xuan telah di pulihkan, dan sebenarnya adalah kabar yang baik bagi klan Lin.
Saat ini, elder berjubah biru di samping batu monumen tertegun menatap sembilan sinar di langit, untuk beberapa saat dia menjadi linglung.
Semua orang tidak bisa membatu tetapi terkejut dengan perubahan yang tiba-tiba ini.
-
-
__ADS_1
-
Bersambung...