Menuju Keabadian Dengan Sistem

Menuju Keabadian Dengan Sistem
Bab 17


__ADS_3

Saat ini di atas arena, tiga kultivator dari klan Jun dan tiga kultivator dari klan Chen mengepung kelompok Lin Jang, mereka menyerang dengan anggresif.


Lin Mongyu dan Lin Suya telah menderita beberapa luka pedang di bagian tubuh mereka, wajah keduanya suram, hanya Lin Jang yang terlihat sedikit lebih baik, tapi wajahnya tampak pucat dan kelelahan.


Clang!


Clang!


Dua benturan pedang menggema, memaksa Lin Jang untuk terhuyung mundur sepuluh langkah kebelakang. Wajahnya pucat dan tampaknya sudah mencapai batasnya.


Di hadapan Lin Jang adalah dua kultivator dari klan Chen yang kekuatanya berada di Tahap 9 Pemurnian Tubuh, mampu bertahan selama ini sudah merupakan prestasi luar biasa yang pernah dia lakukan.


"Argh!!!."


"Ugh!."


Tiba-tiba, dua jeritan menyakitkan terdengar dari arah belakang Lin Jang, dia berbalik dan mendapati Lin Mongyu dan Lin Suya di kirim terbang oleh tebasan pedang Wang Feng. Keduanya jatuh di bawah arena pertarungan dan meludahkan seteguk darah segar.


"Sial!." Lin Jang mengumpat dengan kasar, dalam hati dia sangat marah dan mengutuk anggota klan Chen dan klan Wang serta klan Jun. Dia bukan orang bodoh yang tidak mengerti situasi saat ini, seluruh klan telah bekerja sama untuk menargetkan mereka di dalam kompetisi sumber daya ini, namun meski demikian, dia juga tidak bisa melakukan apa-apa, bahkan dia tidak tahu seberapa lama dia bisa bertahan melawan dua kultivator klan Chen ini.


Di hadapanya, dua kultivator dari klan Chen tiba-tiba melesat dan menyerang Lin Jang secara bersamaan, mereka menyerang Lin Jang dari dua sisi.


Wajah Lin Jang suram, dia mengayunkan pedang di tanganya ke arah salah satu kultivator klan chen sementara tangan yang satunya mengeluarkan pedang lain dari cincin penyimpananya kemudian menggunakan pedang untuk menangkis serangan kultivator yang lainya.


Clang!


Clang!

__ADS_1


Dua benturan pedang menggema di atas arena, pedang di tangan Lin Jang bergetar kemudian berbalik menampar tubuhnya.


"Glug!." Lin Jang terpental sejauh duapuluh meter dan berguling-guling di lantai arena sebelum akhirnya jatuh ke tanah, mulutnya meludahkan seteguk darah segar.


"Jang E'r." Penatua pertama berteriak kemudian bergegas ke arah Lin Jang.


Lin Jang menatap wajah khawatir kakeknya kemudian berkata dengan lemah. "Kakek, Jang E'r gagal. Maafkan Jang E'r."


Penatua pertama menggeleng lalu berkata dengan lembut. "Jang E'r tidak gagal, orang-orang tua itu yang terlalu licik. Mereka bekerja sama untuk menargetkan anak-anak klan Lin kita."


Lin Jang menghela nafas, dia kemudian mendongak menatap Lin Xuan yang sedang bertarung melawan Jun Tian, dari tampilan pertarungan keduanya, mereka kurang lebih setara dalam hal kekuatan. Lin Jang merasa sedikit lebih baik, namun ketika dia melihat tatapan semua peserta di atas arena tertuju ke arah Lin Xuan, dia langsung merasa putusasa. Keputusasaan itu tumbuh semakin kuat saat dia melihat Chen Zhu yang sejak awal berdiri diam mulai melangkah mendekati Lin Xuan.


Adegan ini juga di lihat oleh semua orang di bawah arena pertarungan, seringai ganas muncul di wajah para pemimpin klan. Mereka sudah lama menyusun rencana untuk membunuh Lin Xuan di kompetisi sumber daya ini.


Bang!


Jun Tian mengerutkan kening dan berkata. "Aku tidak menyangka, dengan basis kultivasimu, kamu bisa mengimbangiku dalam waktu yang lama."


Wajah Lin Xuan dingin, dia mengabaikan Jun Tian sementara pandanganya menyapu semua orang di atas arena. Saat ini mereka semua sedang berjalan ke arahnya dengan seringai ganas, dia juga melihat Chen Zhu yang sedang berjalan ke arahnya dengan tangan di belakang punggung.


"Jadi, kalian sudah memutuskan untuk bergerak padaku bersama-sama?." Kata Lin Xuan dengan pandangan menyapu semua orang di atas arena.


"Pergerak padamu, itu tidak perlu. Kami hanya bertugas untuk memastikan bahwa kamu tidak akan menyerah dan keluar dari arena secara suka rela." Wang Feng tersenyum dingin, dia melambaikan lengan bajunya dan delapan peserta yang tersisa di atas arena bergerak mengelilingi Lin Xuan, memotong semua jalur.


"Memotong semua jalur? Apa maksudnya ini?." Tanya Lin Xuan.


Jun Tian terkekeh lalu berkata. "Lin Xuan, kamu sudah masuk dalam perangkap kami. Kompetisi ini di takdirkan untuk menjadi kematianmu, kamu tidak bisa menyerah dan kembali, tidak ada cara bagimu untuk keluar dari arena pertarungan."

__ADS_1


Wang Feng berkata. "Selama kamu masih di atas arena, baik itu ayahmu atau ketiga pentua, mereka tidak bisa ikut campur dan hanya menyaksikan kamu mati di tangan saudara Chen Zhu."


Ketika suara Wang Feng jatuh, sosok halus dan feminim tiba-tiba melompat dan mendarat sepuluh meter di hadapan Lin Xuan. Sosok itu tidak lain adalah Chen Zhu.


"Kamu ingin membunuhku?." Lin Xuan mengerutkan kening, dia tidak menyangka bahwa mereka mengatur skema untuk membunuhnya di atas arena.


Para pemimpin klan memiliki seringai licik di wajah mereka, mereka sudah mengatur hal ini sedemikian rupa sehingga Lin Xuan bisa mati di atas arena. Sebenarnya, melakukan ini terlalu memalukan bagi mereka, tapi mengingat fakta bahwa kecepatan kultivasi Lin Xuan begitu menakutkan, mereka dengan terpaksa harus melenyapkanya.


Jika saja mereka bukan orang-orang tua yang sudah hidup cukup lama dan Lin Xuan hanya pemuda berumur 17 tahun, mereka mungkin sudah lama menyerang secara pribadi dan tidak akan menggunakan generasi muda untuk bertindak.


Pemimpin klan Wang menatap patriak Chen Yugu lalu berkata dengan suara rendah. "Patriak Chen, apa kamu yakin bahwa Lin Xuan akan mati kali ini?."


Chen Yugu mengangguk dan berkata tanpa ragu. "Tentu saja, rencana ini sudah aku susun sedemikian rupa. Meski Lin Xuan tampaknya cukup tangguh sehingga mampu bertarung imbang dengan Jun Tian, tapi Chen Zhu adalah jenius yang kekuatanya berada di Bintang 3 Great Petarung. Membunuh Lin Xuan akan semudah memecahkan telur."


Patriak klan Wang mengangguk dengan senyum puas, melirik Lin Jang di kejauhan, dia berkata. "Lalu bagaimana dengan Lin Zhang dan ketiga orang tua ini?."


Wajah Chen Yugu menjadi serius, dia melirik Lin Zhang dan berkata. "Lin Zhang adalah Grandmaster Petarung Bintang 5, kekuatanya tidak boleh di remehkan, jika dia mengambil tindakan, aku secara pribadi akan menahanya dan kalian akan menahan ketiga orang tua itu."


Patriak klan Wang mengangguk, dia memiliki wajah ganas saat dia menatap Lin Xuan di arena dan berkata. "Lin Xuan terlalu menakutkan untuk di biarkan berkembang, kembali ke masa lalu, dia menjadi Great Petarung di usia 15 tahun dan menggemparkan seluruh kekaisaran Zong. Banyak organisasi kuat yang datang untuk memintanya dan pada akhirnya Sekte Pedang Mistik yang berhasil. Setelah memasuki Sekte Pedang Mistik, klan Lin mendapatkan banyak sekali kemuliaan, status mereka langsung meningkat dari klan kelas dua ke kelas satu dan bahkan menekan kita klan Patriokal."


"Jika kita tidak segera membunuhnya, hanya masalah waktu sebelum klan Lin menjadi satu-satunya klan penguasa di kota Awan Berkabut."


-


-


-

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2