
Happy reading
"Bapak beli nasi campur jadi merepotkan" kata Adryan sambil membuka bungkus nasi.
" enggak repot ini juga cuma nasi campur beli di depan jalan sana makanlah kamu pasti lapar maaf ya nak cuma adanya ini"
"ini juga sudah nikmat banget pak, biasanya ibu saya di desa juga biasa masak seperti ini tapi nasi campur ini lebih banyak lauk karena biasanya ibu cuma masak satu atau dua lauk saja"Mata Adryan berbinar melihat lauk dihadapan nya
Hanya lauk sederhana seperti ini saja dia kelihatan senang, aku bahkan berpikir perutku yang bakal sakit atau tidak kalau makan makanan ini, sebaiknya aku coba dulu mungkin saja ini enak" batin Albert
Albert mulai mencicipi nasi campur nya
" nyam nyam nyam"
"hmmm ternyata ini enak,"batin Albert
Albert yang tadinya ragu untuk makan kini makan dengan lahap, melupakan kalau dia belum pernah makan nasi campur dan ke khawatiran tentang perutnya
Lima belas menit kemudian Albert dan Adryan selesai makan.lalu mereka berbincang bincang banyak hal.waktu berjalan dengan cepat tidak terasa sudah larut malam.
"Ya sudah,sudah larut malam mari kita tidur" ajak Albert.
Albert ingin tidur tapi dia tidak bisa tidur karena merasa gerah padahal kipas di dalam kamar tidur sudah menyala tetapi tidak bisa menghilang kan rasa gerah yang dirasakan Albert,dia bergerak ke kiri ke kanan, karena tidak ingin membangun kan Adryan yang tertidur lelap
Albert memilih duduk diruang tamu yang kecil dan menghidupkan kipas yang ada diruang tamu.
"Hah......aku rasa malam ini akan terasa panjang"gumam Albert
Sudah seminggu Albert dan Adryan tinggal bersama dan hasil tes DNA sudah keluar bahwa memang 99 persen akurat menyatakan bahwa memang Adryan adalah Anak Alexander dan Anne.
ia rencana untuk tinggal bersama itu memudahkan Albert mengambil sampel DNA Adryan dan mencocokan dengan milik Wiliam kakek Adryan.
untuk mengambil sampel DNA Wiliam tentu saja itu kerja Edward.
setelah mengetahui kebenaran Albert tidak ingin memberi tahukan kepada Adryan maupun Wiliam biarlah kebenaran itu dikuak sering berjalan nya waktu toh juga Wiliam tidak menginginkan cucu dari anak pelayanan dan untuk Adryan bagi Albert yang terpenting adalah membuat Adryan menjadi pengusaha sukses yang tangguh dan tak terkalahkan.
karena menurut Albert selama ini Adryan hidup bahagia bersama keluarga nya meskipun hidup sederhana tapi tidak kekurangan kasih sayang bahkan menurut Albert Astri membesarkan Adryan dengan sangat baik hingga Adryan tumbuh menjadi anak yang berbakti dan pria idaman bagi para wanita.
soal pria idaman Albert berpikir kenapa tidak menikah kan saja Adryan Dengan Natasya dengan begitu Albert bisa menjadi orang tua kedua anak yang sangat disayanginya.
tapi langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat Adryan kerja di perusahaan Anderson group.ia Albert menyarankan untuk melamar pekerjaan di perusahaan milik nya.
pagi hari
__ADS_1
pria tampan yang sudah rapi dan berpenampilan menarik bersiap untuk pergi melamar pekerjaan ke perusahaan Anderson group atas saran Albert,ia pria tampan itu adalah Adryan yang ditangan kanan nya memegang map yang berisi surat lamaran pekerjaan ke perusahaan Anderson group.Adryan yang tidak mengetahui dimana perusahaan Anderson group lebih memilih naik taksi yang bisa langsung mengantarkannya ke perusahaan Anderson group
Adryan yang melihat gedung tinggi pencakar langit yang megah dan berdiri dengan kokoh itu tampak kagum
" mau apa nak kemari?" Tanya sekuriti yang melihat pria tampan yang menatap dengan kagum ke gedung perusahaan Anderson group itu.
Adryan yang tidak sadar dari tadi diperhatikan oleh sekuriti tersentak kaget." ee saya mau melamar pekerjaan pak, saya dengar perusahaan ini lagi ada lowongan pekerjaan"
" tidak ada nak, perusahaan Anderson group sedang tidak ada lowongan pekerjaan" jelas sekuriti
" eh tunggu nama kamu siapa nak?"
" Nama saya Adryan Alfarizi pak?"
" oh iya saya baru ingat tadi tuan Edward bilang kalau ada pemuda tampan bernama Adryan Alfarizi datang langsung saja antarkan keruangan nya,Ayo nak bapak Antar keruang kerja Tuan Edward .
Adryan yang masih bingung namun tetap mengikuti di belakang sekuriti itu melihat ruangan demi ruangan di perusahaan Anderson itu terlihat megah modern dan artistik di desain dengan indah sungguh memanjakan mata yang melihat nya
Sampai lah Adryan dan sekuriti didepan pintu lift yang digunakan hanya untuk petinggi perusahan
Adryan dan sekuriti masuk ke dalam lift dan pintu lift tertutup sekuriti menekan angka dua dan dalam hitungan detik
Ting
Pintu lift Terbuka
karena di Perusahaan Anderson group yang bergerak di bidang otomotif itu,jabatan Presdir dan CEO masih dipegang oleh satu orang yang sama yaitu Tuan Albert, sedangkan putrinya Natasya masih suka bersenang senang dan belum mau menjalankan perusahaan Anderson group
tok tok tok tok
Pintu di ketuk
"Masuk"
" permisi Tuan saya mengantar kan pemuda yang bernama Adryan Alfarizi" kata Sekuriti sopan
" iya terima kasih kamu boleh pergi" perintah Edward.
" Baik Tuan"
Sekuriti keluar dari ruangan dan menutup pintu
Adryan masih terdiam sedangkan Edward masih fokus memeriksa berkas - berkas dimeja kerja nya.
__ADS_1
"Maaf Tuan kenapa saya dibawa kemari?" Tanya Adryan yang memulai pembicaraan
" oh maaf saya masih fokus dengan berkas-berkas ini, silahkan duduk dan beri saya waktu lima menit" jelas Edward yang masih fokus membaca satu persatu berkas yang menumpuk di depan nya
Adryan penasaran kenapa dirinya langsung di bawa keruangan Edward padahal dia tidak mengenal Edward dan untuk pertama kali datang ke perusahaan ini dia juga belum mengatakan ingin melamar pekerjaan.tapi rasa ingin tahu nya sementara dia tahan
" baik Tuan" kata Adryan singkat dan duduk di depan Edward
Lima menit kemudian Edward selesai membaca berkas - berkas yang harus segera dia periksa
" Mana surat pengajuan lamaran mu,sahabatku Ali bilang kamu sedang mencari pekerjaan?" Tanya Edward memasang wajah ramah
" Bapak Ali sahabat Tuan?"Adryan menjawab pertanyaan Edward dengan pertanyaan karena terkejut dengan perkataan Edward.
Adryan memberikan sebuah map yang berisi surat lamaran pekerjaan kepada Edward
" iya dia sahabat saya sejak kecil, kenapa dia tidak memberitahu mu" kata Edward Sambil menerima map
Edward menjawab dengan setengah kebenaran karena memang Albert dan Edward bersahabat sejak kecil tapi Edward tidak memberitahu kan setengah kebenaran lagi kalau orang yang dipanggil Ali oleh Adryan adalah pemilik Anderson group
Bapak Ali punya sahabat orang penting di Anderson group,lebih baik nanti di rumah aku tanyakan saja padanya,batin Adryan
Edward dengan serius membaca lembar demi lembar surat lamaran pekerjaan didalam map yang diberikan Adryan" jadi kamu sarjana jurusan manajemen dan mendapatkan gelar Summa cumlaude
pantas saja walau dari desa Adryan terlihat pintar.batin Edward
" iya Tuan"
baiklah kamu cocok untuk menjabat menjadi manajer pemasaran,kebetulan jabatan itu kosong kamu bisa memulai kerja besok
" selamat datang di perusahaan Anderson group" Edward mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman
" Terima kasih Tuan"Adryan menyambut uluran tangan Edward dan bersalaman
"kenapa semua ini aneh ini terlalu mudah aku tidak punya pengalaman kerja tapi langsung diterima begitu saja."Batin Adryan
" iya kamu boleh keluar" kata Edward yang memasang wajah datar lag
Dirumah sewa
Sesampai nya di rumah sewa Adryan masuk dan memberi salam mencium tangan Albert hal yang langka bagi Albert, karena Natasya pun jarang mencium tangan nya setelah duduk dan minum air putih Adryan bertanya kepada Albert yang duduk didampingi nya diruang tamu
" bapak kenal dengan Tuan Edward"
__ADS_1
"iya kenal kenapa?"dia sudah memberikan kamu pekerjaan kalau sudah terima saja nak kamu perlu pekerjaan untuk menyambung hidup,jangan merasa diterima bekerja disana karena bapak mengenal Edward yakinlah pada kemampuanmu yang membuat bisa diterima bekerja di Anderson group, meskipun belum punya pengalaman sebelumnya, bapak yakin Edward bisa melihat kemampuan mu dan memberikan kesempatan untuk membuktikan kalau kamu memang pantas nak diberi kesempatan." jelas Albert panjang lebar seakan mengerti apa yang dipikirkan oleh Adryan
Bersambung......