Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 29. Pulang kampung


__ADS_3

Happy reading


trrt trrt


 suara ponsel milik Adryan


Natasya membuka mata dan mendorong Adryan padahal mereka sedang berciuman di bibir.


Adryan melepaskan ciumannya mengambil ponsel yang terletak di meja sebelah ranjang.


Arin calling...


Natasya melirik nampak nama Arin yang menelepon.


" siapa mas" Natasya nampak kesal.


" sebentar" Adryan turun dari ranjang dan membuka pintu yang terbuat dari kaca menuju balkon.


(" Assalamualaikum mas")


(" iya waalaikumsalam sayangnya mas yang paling cantik")


Natasya membelakkan mata ingin merampas ponsel sang suami tapi Adryan lebih sigap menghindar walaupun sempat kaget karena Natasya mengikuti dirinya ke balkon.


"siapa yang kamu panggil sayang?"


"sst sebentar" memberi kode dengan menaruh jari telunjuk di bibir.


Natasya menatap tajam kearah Adryan seperti seorang istri yang menangkap basah suami sedang menelpon selingkuhan.


(" mas aku yang tampan di sana ada siapa,Arin kok dengar suara perempuan")


("enggak ada mas sendiri disini,ada apa sayang nya mas")


" memang kamu cari mati Adryan Alfarizi bisa biasanya kamu bilang disini cuma sendiri, siapa perempuan yang kamu panggil sayang nya mas sungguh menjijikkan" batin Natasya.


Adryan seperti tidak memperdulikan keberadaan Natasya yang seperti ingin mencabik-cabik tubuhnya.


(" mas bisa libur kesini")


(" kenapa")


(" mas pulang kemari ya ibu lagi sakit kagen sama mas tapi ibu takut bilang,takut mas enggak bisa libur karena mas baru bekerja dan digaji yang besar ibu takut mas enggak bisa libur,nti kalau ibu bilang pasti mas tetap pulang,ibu jadi khawatir mas bisa dipecat") Arin terisak


blush


hati Adryan terasa nyeri


perubahan raut wajah sang suami yang menjadi muram membuat Natasya mendekat lalu merangkul lengan kekar Adryan.


Adryan menoleh dan tersenyum tipis.


(" sayang nya mas jangan nangis dong,mas pasti pulang, Minggu ini mas usahakan untuk pulang ke kampung") lirih Adryan


(" benar mas, jangan bohong ya janji Lo")


(" iya adik kesayangan mas yang paling cantik, mas janji")


("ya udah ya mas Arin tutup dulu Assalamualaikum")

__ADS_1


(" waalaikumsalam")


Adryan duduk di sofa balkon" Arin itu adik kandungku dia bilang ibuk lagi sakit,mas harus pulang kampung Minggu ini". kata Adryan lirih menjelaskan kepada Natasya


bernafas lega "oh keluarga nya mas Adryan eh tapi tunggu selama menikah hampir setengah tahun aku bahkan tidak tau keluarga mas Adryan seorang pun,hah betul betul istri yang berbakti"batin Natasya.


" lalu kenapa mas tutup terus telponnya aku juga ingin bicara dengan Arin "


" enggak bisa,karena mas masih merahasiakan pernikahan kita" jelas Adryan santai.


"oh masih kamu rahasiakan,apa !!!! tunggu wah wah kamu terlaluan sekali Adryan Alfarizi tidak mengakui istrimu dasar berengsek kamu ingin tetap menjadi lajang dikampung mu atau jangan jangan kamu sudah punya istri dikampung!!!"


cup


emm


emm


"lepaskan aku mas, kenapa suka sekali mencium bibirku mendadak begitu sih" Natasya kesal


" habis istri cantikku tidak membiarkan aku bicara"


" ya sudah bicara sekarang,awas kamu ya mas kalau penjelasan kamu enggak masuk akal kamu tidur di sofa malam ini" bentak Natasya.


" yah acara tadi pasti sudah tidak bisa dilanjut lagi, hemm!! misi kembali gagal, malam ini aku pasti tidur di sofa tuan putri ini apapun penjelasan ku tetap tidak akan terima kalau dia tidak diakui sebagai istri"batin Adryan.


Natasya menunggu dengan sabar penjelasan sang suami


"sebenarnya mas juga enggak mau merahasiakan pernikahan kita dari keluarga mas,tapi yah mau gimana lagi tuan putriku sangat membenci aku dan selalu bilang pria tidak tau diri,benalu oh apalagi ya!!!"


" cukup mas kamu tidur di sofa malam ini,oh iya pakai baju mu jangan hanya mengunakan handuk saja." kata Natasya kesal.


***


Hari Minggu pun tiba pagi pagi sekali Adryan sudah bersiap siap untuk pulang ke kampung halaman ada rasa bahagia rindu yang menyeruak dihari pria tampan yang sekarang hidup mapan dan bergelimang kemewahan.


sedangkan dilantai satu di meja makan ada Natasya yang terlihat murung


" kenapa putri cantik papa kelihatan murung!!!"


"pa,mas Adryan mau pulang ke desa!"


" terus kenapa ?"


" iya, Natasya marah pa sama mas Adryan kenapa merahasiakan pernikahan kami dari keluarga nya didesa!" Natasya kesal hingga menggertak kan gigi.


" lah sejak kapan putri cantik papa jadi bodoh kenapa enggak ikut saja!" Albert memberi ide.


" hmm, seulas senyum terlukis dibibir tipis Natasya "papa bener kalau Natasya ikut mas Adryan ke desa mau tidak mau mas Adryan harus menjelaskan pernikahan kami kepada keluarga dia didesa,papa memang yang terbaik,emmmuuah"


Natasya mencium pipi sang Ayah kemudian berlari kelantai atas menaiki tangga Langsung menuju kamar tidur ingin bersiap siap juga.


sedangkan didalam kamar sang suami masih sibuk mengemasi baju baju


Natasya seperti tidak memedulikan keberadaan Adryan dikamar dia Langsung mandi dengan cepat dan menyuruh pelayanan untuk mengemasi baju bajunya


lima belas menit kemudian Natasya muncul dengan membawa mobil mewah berhenti didepan sang suami yang berdiri di pintu utama mansion


" Ayo mas naik"

__ADS_1


Adryan kaget melihat Natasya menyetir mobil dan menyuruh dia naik ke mobil mewah yang biasa Natasya bawa." pergi kemana!"


" pulang kerumah kita didesa bertemu keluarga" Senyum tulus Natasya yang mengembang membuat


deg deg deg


jantung Adryan berdetak cepat bahkan pipi memerah dia terharu tidak menyangka sang istri begitu antusias ingin ikut pulang ke desa.


" Ayo mas naik" ajak Natasya lagi"


" sudah sana naik"


Adryan menoleh" papa!"


" iya jaga Natasya di sana mungkin nanti dia agak merepotkan mu."


" enggak pa, seumur hidup Adryan menjaga Natasya tidak akan merepotkan" kata Adryan tulus


" iya ya papa tau"


Natasya turun dari mobil" apalagi sih mas yang masih dibicarakan dengan papa.


" iya ini udah selesai"


"kamu yang nyetir mas"


sepasang suami istri itu pun pergi meninggalkan mansion Anderson yang mewah nan megah.


setelah menempuh perjalanan panjang hampir seharian masih belum sampai ke desa tujuan


" sebenarnya desa kamu dimana sih mas sudah seharian kita dijalan tapi belum sampai sampai juga" Natasya sudah lelah didalam mobil dia mulai menggerutu dan mengomel.


" desa mas memang jauh mungkin nanti malam kita baru sampai"


" Astaga sebenarnya desa kamu dimana mas di puncak gunung ya" sarkas Natasya


Adryan tersenyum tipis" kalau lelah tidur saja sayang,nti kalau sudah sampai mas bangun kan ok" Adryan mengelus pucuk kepala Natasha Dengan lembut.


Natasya tidak menjawab dan langsung memejamkan mata.


pukul delapan malam lebih lima belas menit Adryan dan Natasya sampai dirumah orang tua Adryan didesa x


sejenak Adryan tidak menyangka bahwa rumah sederhana milik orang tuanya berubah menjadi rumah mewah dua lantai bergaya minimalis.tapi mau tidak percaya pun keluarga nya menyambut dan menyuruh masuk kedalam.


Adryan turun dari mobil mewahnya keluar dengan penampilan yang baru terlihat seperti tuan muda keluarga kaya.membuat decak kagum Arin dan Azam. mata kedua adik Adryan berbinar dan terpesona terlebih Arin yang terpaku dan terpesona melihat sang kakak bisa sangat sangat tampan dan berkharisma layaknya sang pangeran.


Adryan disambut pelukan hangat dan tangisan dari Ayah ibu dan kedua adiknya membuat hati Adryan terharu bahagia bisa berkumpul kembali bersama keluarga yang disayangi. setelah melepas rindu dengan berpelukan dan menangis bahagia bersama.


Arin sipaling cerewet tidak sabar memuji Adryan


" mas kamu seperti pangeran" puji Arin jujur mata berbinar terang.


Adryan menyeka air mata yang menetes" adik mas yang cantik pun semakin cantik" tersenyum penuh pesona.


" Aduh mas jangan perlihatkan wajah yang membuat orang mabuk dalam pesona mu itu hampir saja Arin lupa kalau mas kakak kandungku" Arin memincingkan mata.


"hahahaha" Adryan tertawa lepas sudah lama dia tidak menggoda Arin secara langsung.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2