Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 11. Mau tidak mau


__ADS_3

Happy reading


Sudah sebulan Adryan bekerja di perusahaan Anderson group yang diawasi langsung oleh Edward secara diam - diam tanpa sepengetahuan Adryan tentu saja itu adalah permintaan langsung dari Albert


Edward sudah melihat bagaimana kinerja Adryan selama sebulan bekerja di Anderson group dan tentu saja sesuai harapan Edward


Adryan yang awalnya ragu menerima pekerjaan di Anderson group karena merasa semuanya terlalu mudah bagaimana tidak semua urusan Adryan memang di mudahkan oleh Albert tapi setelah di bujuk oleh Albert akhirnya nya Adryan menerima pekerjaan sebagai manajer pemasaran


Selama sebulan lebih Albert tinggal bersama Adryan dirumah sewa tujuan nya tidak lain untuk terus mengenal Adryan lebih baik lagi menggantikan waktu yang telah hilang karena Albert membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan Adryan.


Waktu sebulan lebih pun berjalan begitu cepat tidak terasa semakin hari Albert dan Adryan semakin dekat saja layaknya Ayah dan Anak kandung.


Di mansion keluarga Anderson


pintu masuk utama mansion mewah dan luas milik Albert terbuka lebar, pak Nam dan para pelayan berbaris rapi menyambut kedatangan


Seorang gadis yang sangat cantik anggun dan mempesona dia memakai pakaian bermerek dengan harga yang fantastis membalut tubuh indah nya.


Senyum nya yang menawan memikat hati siapa saja yang melihat.gadis cantik itu adalah Natasya setelah pergi berlibur selama sebulan lebih ke negara K demi menghilangkan sakit hati karena keluarga sang pujaan hati membatalkan lamaran.


Kini Natasya berusaha menata hati kembali dan berjanji pada diri sendiri akan memulai hidup yang baru.


"selamat datang kembali ke mansion nona muda" sapa pak nam sopan menunjukkan keramahan


pak nam kepala pelayan dan para pelayan mansion yang berbaris rapi menyambut kedatangan Natasha


"Terimakasih pak nam"sahut Natasya dengan senyum manis"Dimana papa apa sudah kekantor?" Natasya bertanya kepada pak Nam Matanya berkeliling.


"Iya nona muda Tuan besar sudah berangkat pagi-pagi sekali" jelas pak Nam sopan


"huh....padahal aku ingin memberi kejutan kepada papa tapi...Hmm bagaimana kalau aku kekantor saja menemui papa pasti papa terkejut."Batin Natasya


Natasya belum lagi beranjak dari tempat dia berdiri, sebuah mobil mewah masuk ke dalam halaman mansion dan berhenti pintu mobil dibuka keluar lah sosok yang dirindukan oleh nya selama sebulan lebih


Natasya pun berlari memeluk Albert pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan gagah yang selalu menyayangi sepenuh hati,rasa rindu yang membuncah membuat bulir bening mengalir di pipi mulusnya


"Papa"....panggil Natasya dengan suara yang berat karena sudah mulai menangis


"Natasya merindukan papa bagaimana kabar papa?"Tanya Natasya yang masih memeluk Ayahnya


Albert melepaskan pelukan putri nya"Papa juga sangat merindukan putri tercinta papa, tuan putri bisa lihat sendiri kalau papa baik baik saja"jelas Albert dengan senyum yang mengembang


"Kenapa tuan putri papa pulang tidak bilang dulu?"Albert menyentuh hidung mancung putrinya


"Natasya mau memberi kejutan untuk papa!Tersenyum menunjukkan gigi putihnya


"Iya papa terkejut makanya papa langsung kemari ayo masuk kita masuk ada yang ingin papa bicarakan kita ke taman bunga saja!" Ajak Albert yang mulai memasang wajah serius.


sesampainya di taman bunga Natasya yang sudah tidak sabar langsung bertanya


"Ada apa pa?" Natasya melebarkan matanya


"Papa tidak akan basa basi, papa ingin kamu menikah dengan seorang pria tampan pilihan papa!" kata Albert langsung to the poin.


Natasya membulat kan matanya dengan sempurna,terkejut tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ayahnya.


"Ap ap"Natasya tergagap,

__ADS_1


"apa yang papa katakan..Nat


Natasya belum sempat melanjutkan kata katanya Albert langsung memotong


"Pernikahanmu akan dilaksanakan nanti malam papa tidak mau ada penolakan mau tidak mau kamu harus menikah dengan pria pilihan papa nanti malam"Albert memasang wajah dingin tak tersentuh kata katanya merupakan perintah yang tidak bisa dibantah


Natasya dengan susah payah menelan Saliva


"Natasya tidak mau papa" Natasya tegas langsung memberikan penolakan


"Dengar Natasya papa sudah bilang mau tidak mau kamu harus mau" Albert tidak kalah tegas menatap tajam sang putri dengan tatapan tajam dan mengintimidasi itu sudah sangat menjelaskan bahwa Natasya tidak punya hak untuk menolak


Natasya Ternganga lidah nya terasa keluh suara tersekat di lehernya.


"Nam bawa Natasya ke kamarnya dan kunci pintu jangan biarkan siapapun masuk sampai nanti malam panggil sepuluh bodyguard berjaga di depan pintu kamar Natasya pastikan Natasya tidak bisa kabur dari mansion" perintah Albert dengan suara bariton


"Baik Tuan" jawab pak Nam cepat tau bahwa tuannya tidak ingin dibantah dan perintah harus dilaksanakan dengan baik tanpa ada kesalahan


"Papa kenapa seperti ini? papa Natasya tidak mau pa!" Natasya menolak wajahnya sudah pucat meskipun belum sepenuhnya mencerna keadaan yang terjadi


"Apa lagi yang kau tunggu nam bawa Natasya ke kamarnya" Albert mencengkram kuat lengan Natasya dan menyerahkan kepada pak Nam.


Nam yang juga terkejut dengan perintah tuannya namun tidak berani menolak memegang lengan Nona muda nya membawa ke kamar dua bodyguard mengikut dibelakang nam.sesampainya dikamar Natasya ditarik masuk oleh pak nam setelah nona muda nya masuk pak Nam melepaskan lengan Natasya


" arkh sakit"Natasya kesakitan karena pak nam memegang erat lengannya.


" Maaf kan saya nona muda saya hanya menjalankan perintah tuan besar" kata Pak Nam sopan


pak Nam langsung menutup pintu dan menguncinya


diluar pintu pak Nam menyuruh para bodyguard yang berjumlah sepuluh orang untuk menjaga nona muda agar jangan sampai keluar dari kamar.Apalagi sampai kabur dari Mansion bisa dipastikan bukan hanya para bodyguard yang mendapatkan hukuman tetapi juga pak Nam.


Diruang kerja


Albert dan Edward berada diruang kerja yang kedap suara sedang menyusun rencana.


"apa tindakan Tuan besar tidak terlalu keras kepada nona muda? Tanya Edward yang khawatir keadaan tuannya yang sedang tidak baik-baik saja


Albert berkata lirih"kau tau sendiri aku sangat menyayangi putriku selama ini bersikap keras seperti tadi tentu membuatku tidak senang".


Albert menatap tajam ke arah Edward" kau sudah tau siapa yang memberi informasi kepada David soal isu kebangkrutan itu?"


dengan wajah datar"salah satu staf di perusahaan kita Tuan,dan sudah saya bereskan".


" hmm"


"memang cepat atau lambat ini pasti akan terbongkar tapi ini terlalu cepat bahkan Natasya dan Adryan belum menikah."Batin Albert


flash back on


"Kenapa om merencanakan semua ini untuk memisahkan David dengan Natasya menyebar kan isu kebangkrutan agar orang tua ku membatalkan lamaran" David berteriak


Mata nya menyala merasa marah karena mengetahui rencana Albert yang ingin memisahkan nya dengan Natasya


"kenapa kamu bisa menyimpulkan kalau om yang menyebarkan isu kebangkrutan itu?"Kata Albert santai menanggapi kemarahan David yang menurutnya sia sia, seharusnya David menunjukkan kemarahan kepada orang tua saat membatalkan lamaran


"itu sangat mudah ditebak om, mana ada orang yang berani menyebarkan isu kebangkrutan kalau tidak atas izin dari om

__ADS_1


dan bagaimana mungkin isu itu tiba-tiba berhembus disaat keluarga David melamar Natasya! itu sungguh suatu kebetulan yang disengaja atau lebih tepatnya direncanakan oleh om sendiri?"Jelas David yang rahangnya mengeras kemarahan sudah sampai di ubun-ubun


Albert masih diam dan terlihat santai hanya tersenyum smirk


David kecewa dengan Albert yang membohongi nya selama ini berpura pura merestui hubungan mereka"aku tidak menyangka kalau om tega memisahkan David dan Natasya,kukira selama ini om merestui hubungan kami."


"kalau kau memang mencintai putri ku seharusnya kau berada disisi putri ku bukan meninggalkan kan nya dan menuruti orang tua mu,pria yang tidak punya prinsip,anggap saja waktu itu om menguji keseriusan mu kepada Natasya tapi kau begitu lemah dengan perintah orang tua mu,bagaimana kalau kalian sudah menikah,lalu putri ku bermasalah dengan orang tua mu, om tidak yakin! kau tetap akan berdiri disisi putri ku, pasti kau memilih orangtuamu,tidak usah menutup mata,kau sendiri sadar bahwa orang yang tua mu begitu mengagungkan harta." Albert menjelaskan panjang lebar melepaskan unek-unek didalam hatinya


David terdiam mengigit bibir nya menahan emosi karena setiap kalimat yang dikatakan oleh Albert seperti menghujam kedalam jantung.


Albert tersenyum miris dengan diamnya David membuktikan kebenaran perkataanya.


David berusaha mencari kebenaran"Bukankah om sama seperti orang tua ku yang menginginkan yang terbaik untuk anaknya!"


"Hahaha"Albert tertawa matanya berkilat"jika aku diposisi orang tua mu biarpun kau memilih gadis sederhana untuk dijadikan istri aku pasti merestui asalkan! kalian saling mencintai dan om rasa kau orang yang paling tau apakah orang tua sanggup berbuat demikian?"


David kembali terdiam ia mengigit bibirnya lebih kuat


Albert tersenyum menyeringai" kenapa diam!om rasa kau tau jawabannya?"


"tapi kami saling mencintai om" ucap David lirih


"cintamu tidak cukup untuk membahagiakan putri ku!" Jelas Albert lagi penuh penekanan


"kenapa om takut bukan kah om tetap orang terkaya di kota ini?" Kata David yang tidak menyerah atau lebih tepatnya tidak tahu malu.


"Hahaha"tawa Albert kembali menggema diruang kerjanya suara yang terdengar mengerikan.


"pergilah aku tidak ingin melihat mu lagi" Albert mengusir David karena sudah muak berdebat dengan David


"Edward seret dia keluar"Albert berteriak


Edward yang dari tadi berdiri di depan pintu ruang kerja Albert langsung masuk karena mendengar teriakan tuannya.ia Albert dan David berdebat di dalam kantor lebih tempat nya diruang kerja Presdir Anderson group.


"tidak om, saya bisa keluar sendiri!"David tidak ingin ditarik paksa yang nantinya akan jadi bahan tontonan orang


"saya tidak akan menyerah om, Natasya sangat mencintai ku bagaimana reaksi Natasya setelah dia tau kalau om telah membohonginya pasti dia akan kecewa pada om?"ancam David berusaha menekan Albert


"kau mengancam ku rubah kecil sudah menunjukkan belang!Hahaha "Albert tertawa mengerikan.


"Edward"


Edward langsung mencengkram lengan David pria paruh baya itu masih terlihat kuat dengan tubuh yang Atletis dan otot-otot tangan yang mengeras mencengkram tangan David dengan kuat.


"lepaskan"David mengibaskan lengannya agar terlepas tapi tetap tidak terlepas cengkeraman tangan Edward sangat kuat."baik om aku keluar tapi bukan berarti aku kalah!"David masih berusaha melepaskan tangannya.


"Bahkan melepaskan lengan mu dari Edward yang usianya jauh diatas mu pun kau tidak mampu!Tetapi ingin mengancam ku"ejek Albert sambil menaikkan satu sudut bibirnya.


"lepaskan dia Edward"


begitu lengan nya dilepas Edward,David yang masih emosi langsung keluar dari ruangan kerja Albert.


"Dasar rubah kecil,sekarang begitu bersemangat ingin kembali dengan putriku kemarin seperti kerbau di cucuk hidungnya menurut saja keinginan orang tuanya mimpi bisa kembali dengan putriku."Batin Albert


flash back of


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2