Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 2. Sangat mirip


__ADS_3

Happy reading


Keesokan hari di mansion keluarga Anderson.


" Tuan besar apakah mengenal wanita ini"


Edward memberikan sebuah photo yang diambil melalui cctv disebuah rumah sakit ternama di kota Z.


Albert mengambil photo yang diberikan oleh Edward melihat dengan serius berusaha mengenali wanita muda yang membawa anak kecil.


Tapi yang membuat Albert membelalakkan mata anak kecil itu sangat mirip dengan Alexander sahabat dari kecil hingga Alexander pergi untuk selamanya


"wajah anak kecil di photo ini sangat mirip dengan Alex!"Albert membulatkan mata dengan sempurna


"Darimana photo ini?"


"Orang orang suruhan kita yang mencari keberadaan Anak tuan Alex berhasil mendapatkan Photo itu tuan dan photo itu diambil melalui rekaman cctv dirumah sakit Z dan rekaman itu sekitar dua puluh tahun yang lalu"jelas Edward cepat.


"Apa?"


" iya tuan bisa jadi anak kecil didalam photo itu adalah Anak laki laki yang selama ini kita cari!" pikir Edward


Mata Albert berembun menatap wajah anak kecil didalam photo.


" Alex dia pasti anakmu kan" kata Albert didalam hati


"Tuan saya tidak mengenali wanita muda didalam photo itu jika tuan mengenali wanita muda didalam photo itu maka akan ada titik terang dalam pencarian kita!"Edwar berharap Albert mengenali wanita muda itu


mendengar penjelasan Edward

__ADS_1


Albert berpikir keras memutar kembali memory memang semakin diperhatikan


Wajah wanita muda itu seperti familiar bagi Albert


" kalau diperhatikan wajah wanita ini seperti familiar tapi dimana aku pernah melihat nya" Albert bergumam sendiri.


" Bagaimana Tuan apa mengenali wanita muda itu" Tanya Edward lagi


"Sial kenapa semakin diingat aku malah tidak kenal dengan wanita ini"batin Albert


"Aku juga tidak kenal siapa wanita ini Edward" kata Albert akhirnya.


Baik Albert dan Edward sama sama diam dengan pikiran masing-masing


Di desa x


seorang pria muda tampan dengan postur tubuh tinggi besar menambah ketampanannya sedang bekerja di ladang milik orang tua nya keringat sudah bercucuran membasahi wajah.


dia adalah Adryan Alfarizi pria muda yang sangat tampan berbadan Atletis meskipun dia tidak melatih otot -otot nya di tempat gym tapi Adryan rajin berolah raga dan bekerja di ladang sudah bisa membentuk otot-otot nya di desa X wajah tampan Adryan tentu saja menarik perhatian gadis-gadis di desa mereka memuja sosok Adryan yang tampan.Wajah dia seperti blasteran padahal kedua orang tua Adryan orang pribumi asli.


Banyak orang yang bertanya dari mana dia mendapatkan wajah tampan yang blesteran itu.Alis yang tebal hidung yang mancung rahang yang tegas sorot mata yang tajam namun penuh dengan keteduhan.


Bibir yang berwarna pink meskipun dia seorang pria belum lagi kalau mendengar suara dia yang berat dan tutur kata yang lembut juga santun dia juga pria yang ramah, senyum manis nya juga sering diobral.


dia juga memiliki manik mata yang indah setiap gerak gerik terlihat teratur seakan semakin mempertegas kharisma seorang Adryan.


gadis-gadis di desa memuja sosok Adryan bahkan gadis -gadis di desa berebut selalu ingin mendapatkan perhatian dari nya. seperti hari ini tiga gadis desa mengerubungi Adryan melihat cucuran keringat di wajah tampan yang mempesona itu


salah satu gadis desa ingin melap keringat yang menetes.

__ADS_1


"Mas Adryan sini saya lap keringat di dahi"kata salah satu gadis memegang sapu tangan mengarahkan ke wajah Adryan dengan malu-malu.


Belum sempat gadis itu melap keringat Adryan sapu tangan itu direbut oleh gadis cantik yang melirik sinis kepada salah satu gadis yang keganjenan.


"enggak usah,enggak perlu sini aku yang lap" kata Arin adik Adryan merebut sapu tangan yang di pegang salah satu gadis itu.


"kamu rin"kata gadis itu melotot melihat Arin.


"sini mas Arin lap keringat nya"tangan Arin dengan cepat melap keringat Adryan.


Adryan tersenyum simpul melihat kelakuan Arin.


" Terima kasih adikku sayang" kata Adryan singkat dan tersenyum manis kepada Arin.


Setelah memastikan wajah Adryan tidak berkeringat lagi Arin mengembalikan sapu tangan dengan sinis.


" nih sapu tangan mu"


Arin memberikan sapu tangan gadis itu tentu saja wajah gadis itu menjadi cemberut


"sudah pergi sana ngapain kalian di sini kakakku manusia bukan gula jangan mengerubungi lagi.'' usir Arin Kepada ketiga gadis yang masih menatap kagum pada Adryan dan mendorong ketiga gadis tersebut.


"iya Rin kami pergi" jawab ketiga gadis bersamaan dengan wajah cemberut tidak terima diusir tapi tidak bisa melawan.


Arin tersenyum lebar melihat ketiga gadis itu pergi dengan gusar.


setelah ketiga gadis pergi Arin merangkul lengan kekar Adryan.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2