Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 6. Ide gila


__ADS_3

Happy reading


Albert yang sedang dalam perjalanan pulang ke mansion memikirkan kata-kata kepala desa itu tentang kepergian Astri dan


tiba-tiba Benda pipih milik Albert bergambar Apel digigit itu berbunyi dengan malas Albert meraihnya dan terlihat photo putri tercinta


Natasya calling


ia Natasya Anderson adalah anak satu-satunya Albert karena istrinya Amalia Anderson setelah melahirkan Natasya meninggal kan Natasya dan Albert untuk selamanya. Albert yang shock dengan kepergian istri tercinta rasanya ingin ikut pergi saja bersama sang istri namun tangisan putri kecilnya merubah Albert menjadi Ayah yang lebih tegar dan berjanji membesarkan Natasya dengan sebaik mungkin hingga keinginan untuk menikah lagi tidak pernah dia pikirkan sama sekali yang menjadi tujuan hidupnya hanya membesarkan Natasya dengan penuh kasih sayang dan mencari anak Alexander.


Natasya Anderson adalah gadis yang sangat cantik wajahnya yang blesteran kulit yang mulus putih dan bersih hidung yang mancung alis yang teratur mata yang indah berwarna biru laut dipercantik dengan bulu mata yang lebat dan lentik rambut yang hitam berkilau dan panjang tubuhnya yang proporsional Tinggi menjulang layaknya super model sungguh mempesona dan memabukkan


Albert yang duduk bersandar membetulkan posisi dan menekan tanda jawab lalu


terdengar suara dari seberang


" Halo papa"


" iya sayang"


"papa dimana kapan papa pulang ke mansion?"


"kenapa sayang mencari papa?"


" Natasya pulang ke mansion papa"


Albert mengerutkan keningnya karena putri tercinta pulang ke mansion tidak memberitahu terlebih dahulu karena terakhir kali Berbicara Natasya masih diluar negri berlibur dinegara K


" pa papa"


" eh iya sayang kenapa pulang tidak memberitahu papa"


" sengaja pa surprise"


"hmm sebenarnya ada apa sayang"


" ada deh pokoknya papa pulang dulu ke mansion cepat ya pa Natasya tunggu da papa"


" iya sayang"


panggilan pun berakhir Albert seperti sudah bisa menebak kemana arah keinginan sang putri.


"kalau benar dugaan ku pasti David akan melamar Natasya,tidak aku tidak akan merestui David bukan yang terbaik untuk Natasya sebesar apapun cinta David pemuda itu tidak akan bersama putriku kalau keluarga Hutama tidak lagi menyukai Natasya aku sangat yakin itu, keluarga itu sangat mengagungkan harta,mereka pikir aku tidak tau mereka menerima Natasya hanya karena putriku pewaris Anderson group,lebih baik aku menikah kan Natasya dengan pemuda lain"Batin Albert


setelah dua jam perjalanan Albert akhirnya sampai di mansion keluarga Anderson langsung menemui putri tercinta Natasya lalu meraih Natasya kedalam pelukannya sambil merilik pria muda tampan didepannya yang tersenyum ramah


ia sesuai dugaan Natasya pulang ke mansion bersama David Hutama kekasih hati Natasya yang sudah lama menjalin kasih.


Natasya melepaskan pelukan Albert dan tersenyum malu malu.


"pa mas David ingin bicara dengan papa" kata Natasya cepat karena tidak sabar ingin segera dilamar Kekasih hati"


"Putriku benar-benar tidak sabar ingin segera dilamar bukan tanya dulu kabar Ayahnya ini tidak malah langsung ingin David langsung bicara, dasar kalau sudah ada maunya pasti tidak bisa sabar."Batin Albert


Albert menggerutu saat Natasya tidak sabaran kalau menginginkan sesuatu padahal sifat itu menurun darinya.


" apa kabar om" tanya David ramah sambil mengulurkan tangan ingin bersalaman


Albert menerima uluran tangan David untuk berjabat tangan lalu tersenyum simpul"Ayo duduk,kabar om baik bagaimana kabar orang tua mu."


David,Albert dan Natasya duduk di sofa ruang tamu mansion yang luas itu.


"papa dan mama juga baik om"jawab David yang masih mengulas senyum manis


" ee om sebenarnya David kemari ingin memberitahu kalau nanti malam keluarga David akan datang ke mansion om untuk melamar Natasya" kata David dengan mata berbinar


tak ayal lamaran David membuat Natasya bahagia pipi sudah merona seperti tomat yang siap dipetik.


" hmm"Jawab Albert Singkat tanpa ekspresi

__ADS_1


Natasya yang melihat wajah Albert mengerucut kan bibir protes dengan jawaban sang Ayah


Albert melirik sekilas kearah putri tercinta dan menaikan kedua sudut bibirnya


"pa bagaimana" Natasya mengguncang yang tangan sang Ayah


memincingkan mata menggoda putri tercinta lalu mengulas senyum manis dan membelai rambut hitam berkilau yang dimiliki sang putri dengan lembut" iya sayang papa bolehkan David melamar putri tercinta Papa nanti malam, bagaimana tuan putri tercinta papa bahagia sekarang"


kebahagiaan tergambar jelas di wajah cantik Natasya yang tanpa aba-aba langsung memeluk sang Ayah tercinta " terima kasih papa Natasya sayang papa"


cup


ciuman manis mendarat di pipi Albert.


" iya ia sudah nanti David cemburu lagi sama papa" Albert menyentuh hidung mancung Natasya dengan jari telunjuk.


" enggak kok om,terima kasih karena mengijinkan David melamar Natasya." kata David tulus


" iya ya sudah nanti malam saja bicara panjang lebar om capek mau istirahat dulu"Albert memotong David bicara lalu berjalan santai menuju keruang kerja yang kedap suara dan menutup pintu


Tak lama Edward masuk kedalam tanpa mengetuk pintu,ia hanya Edward yang boleh masuk tanpa mengetuk pintu.


Albert yang sedang duduk santai di kursi ruang kerja yang nyaman sambil bersedekap tangan berpikir"Dengan cara apa aku menghentikan pernikahan putri ku dengan David,Ah..padahal aku sudah pusing memikirkan masalah Anak Alexander yang belum ketemu ini sudah ada lagi"


" tenang tuan,bukannya tuan pernah bilang sendiri kalau keluarga Hutama menerima nona muda karena nona muda anak tuan" kata Edward yang memberikan umpan


" iya kau benar lalu apa hubungannya? tanya Albert lagi


" Tentu saja ada hubungan nya tuan, karena selama nona muda menjadi pewaris Anderson group maka tidak mungkin keluarga Tuan muda David melepaskan nona muda", jelas Edward lagi memberi umpan kedua kepada Albert


" iya kau benar tidak mungkin melepaskan kalau Natasya pewaris Anderson group" gumam Albert dan


Ting


umpan dimakan


"Aku punya ide Edward"hahaha hahaha suara tawa Albert menggema diruang kerja orang yang melihat akan takut, tp bagi Edward itu seperti sebuah perintah yang tidak boleh dibantah.


Edward mengulas seyum Apa ide gila Yang Tuan besar pikir kan kali ini?


" hmm ini tidak terlalu gila tetapi sanggup menggoyahkan komitmen keluarga Hutama hahahaha" Albert kembali tertawa


" perintah kan apa yang harus saya kerjakan Tuan besar" Edward mendekat


" kemari lah"Albert berbisik.


" Baik akan saya kerjakan Tuan besar"


" hmm lakukan dengan cepat aku tidak sabar bagaimana ini pasti menarik kan Edward"


Edward mengangguk" tapi apa Tuan sudah memikirkan konsekuensinya


menaikan kedua sudut bibirnya" itu pekerjaan tambahan yang harus kau bereskan"


tersenyum sinis"saya mengerti Tuan"


seyum sinis Edward membuat Albert kembali tertawa" hahaha."


--malam hari--


di mansion mewah milik keluarga Anderson tepat pukul delapan malam keluarga Hutama tiba mereka pun Disambut ramah oleh sang pemilik mansion dengan senyum yang selalu diobral.


malam itu David terlihat tampan dengan setelan jas berwarna Navi karena warna navi adalah warna kesukaan Natasya,begitu juga Natasya memakai gaun berwarna Navi senada dengan pujaan hati nya David Hutama mereka pasangan yang serasi dan sepadan baik itu dari wajah juga kekayaan.


Mereka saling memandang dengan penuh cinta,bercengkerama mesra.


Para orang tua membiarkan mereka duduk sedikit menjauh terpisah dengan para orang tua agar mereka bisa bebas berbicara.


sedangkan para orang tua duduk diruang tamu mansion yang besar dan luas itu suara tawa terdengar,dari keluarga Hutama tak henti hentinya bicara kalau mereka merasa senang dengan rencana pernikahan David dengan Natasya,tapi bagi Albert sendiri itu membosankan dan sia-sia

__ADS_1


lalu pak nam kepada pelayan di mansion datang dan mendekati Albert"semuanya sudah siap dihidangkan di meja makan Tuan" jelas pak nam kepada sang tuan dengan sedikit menunduk


Albert menjawab dengan mengangguk dan mengibaskan tangan menyuruh pak nam pergi.


kemudian Albert tersenyum berbicara kepada keluarga Hutama yang berjumlah empat orang iya, kedua orang tua David om dan tantenya David.


kalau melihat penampilan ibu dan Tante David yang mewah dan glamor bak sosialita tingkat teratas itu,menjelaskan bahwa mereka tidak menginginkan menantu yang tidak sepadan.


Albert akan mengajak mereka untuk makan malam tapi tiba-tiba benda pipih milik Tedy Hutama Ayah David berbunyi


Tttr tttr


sebuah pesan masuk Tedy membulatkan matanya dengan sempurna tidak percaya dengan apa yang telah dia baca


Melinda istri Tedy lihat perubahan raut wajah sang suami langsung ambil benda pipih milik Tedy dan membaca pesan yang Tedy baca tak jauh berbeda dengan Tedy, Melinda juga membulatkan mata dan membaca ulang pesan takut ada kesalahan tapi berkali kali baca isi pesan itu tetap sama


"tidak ini tidak mungkin " Melinda menutup mulut yang menganga


"Ada apa sih kak" tanya Tania Tante David yang heran dengan perubahan raut wajah sang kakak


"ini kamu baca"


perintah melinda sambil menyerahkan benda pipih itu kepada Tania


Tania mengambil lalu membaca pesan hampir saja benda pipih itu jatuh dari tangannya"oh enggak mungkin Anderson group bangkrut dan banyak hutang" kata Tania terperangah tak percaya


kabar kebangkrutan perusahaan Anderson group sudah menyebar luas dan muncul di berbagai sosial media.


Tentu saja itu hanya akal-akalan Albert lebih tepatnya ide gila Albert pada kenyataannya Anderson group tetap berdiri kokoh dan tak tergoyahkan.


flash back on


"jadi ide gila tuan menyebar kan isu kalau Anderson group mengalami kebangkrutan" kata Edward yang sudah tau ide gila Albert


"Hmm lakukan dengan cepat aku ingin isu ini Sampai kepada Tedy nanti malam tepat sebelum David melamar putri ku" jelas Albert


"tuan konsekuensi ide gila ini akan membuat para pemegang saham investor panik dan menurunkan harga saham belum lagi..


Edward belum selesai menjelaskan Albert sudah memotong


"bukan kah sudah aku bilang itu Tugasmu untuk membereskan."


" baik saya mengerti Tuan akan saya bereskan"Edward sedikit menyesal memberi pancingan ide gila karena seperti biasa dia yang harus memberes kan.


Tetapi bukan Edward namanya kalau tidak bisa diandalkan oleh Albert.


flash back off


"Sampai juga isu itu" tersenyum tipis sampai tidak bisa terlihat,Ini baru akan menarik! Batin Albert


Natasya dan David datang mendekat David yang melihat kedua orang tuanya merasa ada yang aneh langsung bertanya" Ada apa mi"


Melinda yang dari tadi masih diam tersadar dari terkejutan langsung mengambil inisiatif untuk menghentikan lamaran ini,dia tidak ingin berbesanan dengan Albert yang sudah jatuh bangkrut


" papi kita tidak bisa melanjutkan lamaran ini,kita batalkan saja Pi"pinta Melinda yang sedikit memaksa


Tedy menarik nafas dan mengangguk "kamu benar mi" kata Tedy cepat dalam hitungan menit berubah haluan membatalkan lamaran


David mendengar papi dan mami nya mengambil keputusan sepihak terkejut tak percaya"apa apaan ini mami kenapa tiba tiba mami ingin membatalkan lamaran."


Natasya menganga terkejut dengan apa yang didengarnya.


suasana di ruang tamu yang tadinya suasana bahagia berubah menjadi tegang dengan keputusan Melinda yang disetujui Tedy padahal awalnya mereka sangat bahagia tapi kenapa ingin membatalkan lamaran


" David keluarga Anderson telah membohongi kita mereka telah jatuh bangkrut dan banyak hutang tetapi ingin Menikah kan putrinya dengan kamu tentu saja orang tua mu tidak setuju."jelas Tania kesal


David masih tidak percaya dan tetap ingin menikah dengan Natasya."Tidak Tante mana mungkin Anderson group bangkrut"David tetap akan menikah dengan Natasya


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2