Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 21. Rasa cemburu


__ADS_3

Happy reading


sudah dua hari Adryan dirawat di rumah sakit tapi selama dua hari dirawat Adryan tidak melihat sang istri datang menjenguk.kenapa Natasya tidak kunjung datang pikir nya.karena ingin tau Akhirnya dia memberanikan diri bertanya kepada sang Ayah yang tengah sibuk dengan benda pipih miliknya.


"pa?"


"hmm" jawab Albert singkat tanpa melihat Adryan dia masih terus melihat layar benda pipih itu.


" kemana Natasya pa? kenapa dia enggak datang menjengukku?" tanya Adryan akhirnya.


" dia papa hukum enggak boleh menjengukmu?"jawab Albert yang masih tidak melihat Adryan.


Adryan mengerutkan keningnya"kenapa pa?"


" itu karena Natasya yang membuatmu menginjak pecahan kaca,anak itu memang harus dihukum biar lebih menghormati mu dan tidak bertindak yang aneh-aneh!"kali ini Albert sudah meletakkan benda pipih miliknya dan menatap lekat menantunya.


Adryan menggeleng kan kepala cepat"bukan salah Natasya pa waktu itu eee sebenarnya?"


Albert mengerutkan kedua Alis nya" apa yang sebenarnya terjadi? kali ini tidak ada kebohongan,papa enggak suka kamu jadi pembohong untuk membela istrimu.


Adryan ingin menceritakan hal yang sebenarnya tapi dia ragu mungkin ini akan terdengar memalukan apalagi kalau Albert memberi tahukan pada Natasya


" Adryan akan beritahu yang sebenarnya tapi Adryan minta papa jangan bilang sama Natasya!"menatap lekat wajah sang Ayah


" lebih baik aku setujui saja daripada anak ini berbohong". batin Albert


"oke,deal!"


"sebenarnya malam itu Natasya diam-diam mendekat waktu Adryan tengah tidur lalu mencium bibir Adryan pa?"


"Apa? tunggu kamu bilang diam-diam mendekat bukannya kalian... Astaga kalian tidur terpisah?"Albert menggelengkan kepala yang tau kenapa Natasya diam-diam mendekati Adryan artinya jarak mereka cukup jauh padahal seharusnya jarak mereka sangat dekat karena tidur seranjang


"iya pa maaf!"


" Adryan"... Albert memijit dahinya dia mendadak pusing mengetahui anak dan menantunya tidur terpisah"dengar nak Natasya itu istrimu jangan pernah mau menuruti keinginan gila dia untuk tidak tidur seranjang dengan mu faham" Albert tidak suka Adryan terlalu menuruti Natasya.


" tapi Adryan enggak mau memaksa,kalau Natasya tidak ingin tidur seranjang pa!" kata Adryan lirih sedikit menunduk.


" Astaga Adryan, Natasya itu istrimu jadi kau seharusnya sedikit memaksa, jangan menjadi lembut dengan menurut saja padanya"Albert sedikit emosi.


" Astagfirullah anak ini, kenapa dia terlalu mirip dengan Alexander yang lembut dan sama sekali tidak punya sifat pemaksa,eh tunggu apa tadi anak ini bilang Natasya diam-diam mencium bibirnya,wah..ini jacpot sepertinya Natasya sudah terpesona dengan Adryan."batin Albert.


Adryan menatap aneh sang Ayah yang tadi tampak emosi ni malah nampak seyum - seyum sendiri.ia Albert senyum-senyum sendiri ketika asik dengan pikirannya


"pa?"panggil Adryan membuyarkan pikiran sang Ayah


Albert kaget dia langsung melihat Adryan yang menatapnya dengan tatapan aneh."lanjutkan cerita mu" kata Albert yang langsung memasang wajah datar menyadari Adryan melihat dirinya seyum- seyum sendiri.

__ADS_1


belum sempat Adryan melanjutkan ceritanya pintu ruang inap VVIP yang ditempati Adryan dibuka oleh gadis cantik yang memakai jas berwarna putih yang menjadi jas kebanggaan nya menandakan bahwa dia adalah seorang dokter.


sontak Albert dan Adryan dua pria berbeda generasi itu melihat ke arah dokter cantik itu.


ia dokter cantik itu memiliki manik mata yang indah, tatapan nya juga meneduhkan belum lagi senyumnya yang lembut membuat rasa nyaman bagi siapa saja yang memandang.


namanya Diana Priscila Sebastian dia putri dari dokter Bastian,yang sudah merawat Adryan sejak dua hari.dia masuk keruangan dengan membawa makan siang dan obat-obatan, berjalan mendekati Adryan sambil tersenyum manis.


" selamat siang mas" sapa Diana


"selamat siang ana " jawab Adryan yang juga tersenyum manis kearah Diana.


ia Adryan memanggil Diana dengan panggilan Ana karena atas permintaan dokter cantik itu.


"ehem ehem" Albert berdehem agar Diana menyadari keberadaan nya" eh om maaf Diana terlalu fokus sama mas Adryan sampai lupa nyapa om juga " Kata Diana sedikit tidak enak Melihat tatapan mata Albert yang tajam seperti elang.


setelah meletakkan nampan yang berisi makanan dan obat-obatan dimeja yang terletak tidak jauh dari ranjang,Diana membuka tutup tempat makan yang tersusun rapi dinampan lalu mengambil nasi dan lauk, dia dengan telaten hendak menyuapkan nasi ke mulut Adryan yang seperti sudah menjadi kebiasaannya,tak ayal pemandangan itu membuat Albert membulatkan mata.


" Astaga sejak kapan mereka terlalu dekat seperti ini" Batin Albert.


Belum lagi hilang terkejutan Albert tiba-tiba Ada jemari lentik putih nan mulus menarik paksa sendok dan tempat makan yang dipegang Diana.sontak saja semua mata melihat kearahnya


"Natasya"


ia Natasya sebenarnya sudah dari tadi dia datang,dia ingin melihat kondisi Adryan dan ingin merawatnya tapi karena tidak mengijinkan oleh Albert ,jadi selama dua hari dia hanya melihat suaminya dari luar ruangan dari balik pintu yang sebagian kecil pintu itu berbahan dari kaca bening itu bisa memudahkan orang diluar melihat kedalam ruangan,dia menjadi emosi ketika melihat Diana tersenyum manis kepada sang suami dan menyuapkan makanan ke mulut suaminya membuat Natasya ingin rasanya menjambak rambut panjang Diana tapi niat itu dia urungkan karena tidak ingin suaminya melihat tindakan nya yang bar- bar bila sedang emosi.


Bagi Natasya apa yang sudah menjadi miliknya pantang untuk disukai orang lain.


Adryan tersenyum senang melihat kedatangan gadis cantik yang dia rindukan selama dua hari" Natasya " panggil Adryan lembut matanya berbinar


mendengar Namanya dipanggil dengan lembut oleh sang suami,seyum kemenangan terlukis diwajah cantik Natasya,dia sengaja mendorong Diana yang tengah duduk dikursi yang bersebelahan dengan ranjang.


Diana yang didorong paksa menjadi oleng untung saja dia cepat berpegangan pada ujung meja jika tidak Diana pasti sudah terjatuh ke lantai.


"upsss....maaf ya Diana aku terpeleset."


Diana tau Natasya sengaja mendorong nya dengan kuat, tapi dia terpaksa tersenyum manis kepada Natasya dihadapan Adryan


"iya enggak apa- apa lain kali hati- hati" Jawab Diana tangannya dibawah meja mengepal dia terpaksa mundur sedikit menjauh dari Adryan.


" tentu saja, lain kali aku akan lebih hati-hati"kata Natasya menatap tajam ke arah dokter cantik yang tidak tau malu mengoda suaminya


"pasti aku akan berhati- hati menghadapi wanita penggoda suami orang seperti mu lebih baik aku usir saja dia menjauh dari Adryan enak saja menyukai milikku."batin Natasya.


Albert yang juga berada diruang rawat inap itu menaikan satu sudut bibirnya,melihat aksi putri tercinta" Boleh juga tindakan putriku menghadapi hama pengganggu".Batin Albert


Natasya melanjutkan aksinya dia mau menunjukkan kepemilikan pria tampan yang menyebabkan Natasya dan Diana saling pandang dengan pandangan permusuhan.

__ADS_1


" Diana Terima kasih sudah merawat SUAMIKU, sekarang aku sudah disini jadi Kau bisa memeriksa pasien mu yang lain" kata Natasya mengusir Diana dan sengaja menekan kan kata suami.


"dia mengusir ku baiklah kali ini aku kalah tapi ini belum berakhir Natasya." batin Diana


karena diusir secara tidak langsung oleh Natasya,Diana terpaksa keluar ruangan yang selama dua hari ini leluasa dia masuki tanpa ada yang mengusir dirinya.


selama dua hari pula dia sudah semakin terpesona dengan sosok Adryan yang menurut nya adalah pria idaman.


setelah Diana keluar ruangan dan menutup pintu


prak


Natasya menghempaskan mangkuk yang berisi nasi dan lauk dengan kasar kemeja,mangkuk yang tadi direbut dari tangan Diana olehnya,


sontak membuat Adryan terkejut tak sampai disitu Natasya kemudian mengomel dengan penuh emosi tanpa perduli diruangan itu masih ada Albert ayahnya


"mas.. mas..mas,kamu itu senang sekali ya dipanggil seperti itu kan, kamu jawab.. iya Ana wah...akrab sekali kamu dengan wanita itu,dan satu lagi aku heran yang sakitkan kakimu bukan tanganmu kan, enggak bisa apa,makan sendiri pakai acara minta disuapi lagi,dasar mesum..tukang menggoda" Natasya mengomel seperti kereta api.


tak ayal Omelan Natasya membuat Adryan menganga,dia semakin terkejut dengan reaksi Natasya setelah Diana meninggalkan ruangan


,kenapa tiba-tiba dia diomeli bukankah tadi Natasya nampak ramah dengan seyum manis yang mengembang dia juga seperti ingin menyuapi dirinya makan sampai mengambil mangkuk dan sendok dari tangan Diana pikir Adryan.


dia masih belum menyadari bahwa sang istri tengah dilanda rasa cemburu tapi tidak bagi Albert dia menyadari keadaan putrinya yang tengah dilanda rasa cemburu, membuat dia senyum-senyum sendiri.


"Adryan ini tidak peka, dia sudah dapat jacpot,tapi kalau dibiarkan bisa-bisa Natasya terus mengomel,aku harus menengur Natasya."batin Albert


" Natasya papa masih disini" tegur Albert.


"kalau niatmu kemari cuma ingin memarahi suami mu lebih baik pulang saja,lagi pula Adryan dirawat juga karena ulahmu" tegur Albert lagi menyadarkan Natasya tentang tujuan nya menjenguk Adryan


Natasya yang tadi sempat emosi mendadak menunduk lesu" maaf pa"


Natasya sebenarnya juga bingung tidak tau kenapa dia merasa emosi dengan perilaku Diana dan Adryan yang nampak mesra menurut nya entah ini rasa cemburu atau hanya sekedar tidak suka melihat miliknya disukai orang lain.


setelah emosi Natasya reda,Adryan menatap dengan tatapan rindu kepada sang istri.


Albert yang masih berada diruangan rawat inap itu mengerti lebih baik membiarkan sepasang suami istri itu berdua saja melepaskan rindu pikinya.jadi dia memilih pergi kembali ke kantor.


setelah kepergian Albert baik Natasya maupun Adryan mereka berdua diam tidak berbicara


Akhirnya Adryan mencoba tersenyum manis dan memulai pembicaraan" aku senang kamu kemari,aku rindu... melihat wajah cantik mu." kata Adryan yang sudah biasa memuji wanita yang dia sayangi, dengan pujian cantik,ia Adryan biasa memuji ibunya dan adiknya Arin wanita yang cantik, memang dimatanya ibu dan adik nya adalah wanita cantik yang akan selalu dia puji cantik dan kini bertambah satu lagi wanita cantik dimata Adryan yaitu Natasya


Blush


Natasya tersipu malu mendengar pujian sang suami walaupun dia sering menghina pria tampan yang berhasil membuat pipinya bersemu merah.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2