
Happy reading
"kamu sudah mengerti apa yang harus kamu lakukan"
" iya pa"
"Bagus,Ayo ikut papa" ajak Albert kepada menantu kesayangan nya itu.
Albert dan Adryan pergi dari pagi hingga malam hari.
dimeja makan Natasya sudah menunggu kepulangan sang Ayah untuk makan malam bersama tapi belum ada tanda-tanda kepulangan dari Albert yang pergi bersama Adryan.
" kenapa papa belum pulang juga, sebenarnya pergi kemana papa dengan pria itu,hmm pria tidak tau malu itu,tapi kenapa aku selalu merasa pria itu orang baik,hah sudahlah kenapa juga aku terus memikirkan dia"batin Natasya.
" sayang kamu merindukan mas"
Natasya tersentak kaget dan hampir jatuh dari kursi" Astagfirullah kamu"
Adryan tersenyum manis
deg
jantung Natasya berdetak lebih cepat melihat pria tampan didepannya yang tersenyum manis menatap tajam manik mata miliknya.
Natasya mendorong Adryan agar menjauh "kenapa pria ini hari ini berbeda, kenapa dia terlihat semakin tampan dengan mengubah gaya rambut dan memakai pakaian yang lebih modis,astaga Natasya sadar bukannya kamu membenci pria ini" batin Natasya.
" sayang lap air liurmu yang menetes itu"Adryan mengedipkan satu matanya.
__ADS_1
"apa"Natasya buru-buru mengelap bibirnya tapi tidak ada liur sama sekali.
" Ayo kita makan sayang,papa ada urusan penting jadi mungkin terlambat pulang,papa menyuruh kita makan saja jangan menunggu papa" Ajak Adryan yang duduk disebelah Natasya.
Natasya bingung melihat tingkah Adryan yang tidak seperti biasa" Apa orang ini salah minum obat" batin Natasya.
" heh jangan sembarang bicara aku ini bukan sayang mu, berhenti memanggilku sayang" membelalakkan mata.
" kenapa kamu kan istriku oh apa kamu tidak suka aku panggil sayang atau panggil beb,Hanny atau istriku"
" diam,jangan kurang ajar ya kamu"
" ok kalau begitu mas panggil sya aja itu panggilan sayang mas untuk istriku yang cantik ini,ayok dimakan ini mas kupas Kan kulit udangnya"
Adryan meletakkan Udang yang dikupas kulitnya kepiring Natasya.
Natasya marah dan ingin membuang udang yang dikupas oleh sang suami tapi dengan sigap Adryan mengambil dan memakannya
" apa"
Adryan tersenyum menyeringai" mas cium kamu"
"hei apa otakmu sudah kemasukan air"
" oh air ya,kamu ingin minum air digelas yang sama denganku"
" dasar gila,apa sampai segitunya kamu tidak ingin menjadi gembel sampai menjadi gila"
__ADS_1
" gila, hahaha" Adryan tertawa sambil memegang bibir mungil milik istrinya. "sebaiknya hati hati dengan kata-kata yang keluar dari mulut manismu ini, karena kamu belum pernah melihat seperti apa kegilaan ku," Adryan mengangkat dagu Natasya menatap manik mata Natasya dengan tajam namun penuh pesona.
dengan susah payah Natasya menelan Saliva,dia merasa takut dengan perubahan Adryan yang drastis.
" papa,papa dimana pria ini sudah gila" batin Natasya.
Namun sedetik kemudian Adryan menatap Natasya dengan lembut dan mengelus bibir Natasya yang ranum dan manis itu dengan perlahan,penuh kelembutan mencium bibir istrinya.
cup
" mas sayang kamu sya,makan dengan tenang ok" Adryan tersenyum penuh pesona
Natasya menganga pipinya bersemu merah,jantung juga berdetak kencang, seperti tersihir Natasya menjadi tenang dan menghabiskan makanan di piring nya.
setelah selesai makan Natasya kekamar tidur dan berbaring di ranjang.
keesokan hari
" haaaaa" Natasya berteriak dia terkejut mendapati dirinya tidur dalam pelukan Adryan dia mendorong Adryan yang tertidur dengan sekuat tenaga menyebabkan Adryan jatuh dan kepala membentur meja.
" Aduh,sakit sya" Adryan mengelus kepala yang terbentur meja.
" apa,apa yang kamu lakukan kenapa tidur di ranjang ku" Natasya berteriak.
dengan malas Adryan duduk ditepi ranjang"kenapa Kita kan suami istri apa yang aneh"
Natasya mengepalkan tangan" kau yang bilang sendiri kalau kita tidak akan tidur seranjang"
__ADS_1
"hmmm, kapan mas pernah bicara seperti itu"Adryan menaruh jari di dagunya.
Bersambung...