
Happy reading
" jadi kenapa bisa menganggap Adryan simpanan om Edward buk?" tanya Adryan bingung
"itu karena yang mengurusi masalah rumah,tanah,dan yang lainnya itu tuan Edward jadi para warga bersepekulasi bahwa harta kekayaan yang keluarga kita dapat secara tiba-tiba ini karena kamu jadi simpanan" jelas Astri lirih.
" OOO begitu, warga memfitnah mas Adryan itu karena mereka iri dengan kebahagiaan keluarga ini jadi demi memuaskan rasa iri itu dengan cara memfitnah " Natasya tersenyum menyeringai
"Ada apa dengan senyumanmu itu sya kelihatan aneh" Adryan menyadari sesuatu.
"hehehe suamiku pintar sekali, ada pepatah yang mengatakan kalau semakin banyak kembang api maka pesta akan semakin meriah"
menggelengkan kepala" enggak perlu sya, tidak perlu ada pesta" cegah Adryan
" aduh mas,tenang saja kamu cukup duduk manis biar aku yang siapkan pestanya." mengedipkan satu mata
Astri ,Andy dan Arin dan Azam tidak mengerti maksud sepasang suami istri yang terlihat merencanakan sesuatu.
" maksudnya apa ini nak,ada yang bisa jelaskan kepada bapak" tanya Andy yang tidak ingin menerka nerka
dengan semangat Natasya menjelaskan " pak mohon bapak ibu setujui besok malam Natasha mau adakan pesta kepulangan mas Adryan sekalian memperkenalkan kalau Natasya ini adalah istrinya mas Adryan
berpikir sejenak" kalau dipikir-pikir juga bagus sekalian mereka juga tidak melangsungkan pesta pernikahan didesa jadi ini juga seperti merayakan pesta pernikahan mereka" batin Andy.
mengangguk"iya bapak setuju kita adakan pesta kepulangan Adryan ini juga seperti merayakan pesta pernikahan kalian." ucap Andy.
"kenapa bapak setuju dengan Natasya,Aku rasa ini enggak perlu pak" cegah Adryan lagi.
Natasha memotong pembicaraan" wah mas kamu pelit sekali!!" membuat mimik cemberut.
__ADS_1
melihat ekspresi sang istri Adryan menarik nafas menyerah dengan keinginan istrinya " iya mas ikut saja".ucap Adryan akhirnya.
" nah gitu dong dari tadi" tersenyum kemenangan.
senyuman kemenangan Natasya disambut teriakan Azam dan Arin " yei asik besok malam ada pesta dirumah".
tapi ada sedikit kekhawatiran dihati Astri" nak kalau begitu pesta nya besok malam apa enggak terlalu kecepatan ibuk belum mempersiapkan apa apa untuk pesta besok malam."
" ah itu gampang, serahkan semua sama Natasya buk, pokoknya semua beres dan ibuk tinggal duduk manis" tersenyum bangga.
setelah semua menyetujui besok malam akan diadakan pesta dirumah dan selesai sarapan pagi semua memulai aktivitas masing-masing ayah Andy pergi ke ladang dengan ibuk untuk melihat ladang yang mana saja yang sudah bisa dipanen lalu Arin dan Azam pergi ke sekolah, Arin sekolah menengah Atas dan Azam sekolah menengah pertama sedangkan Natasya dan Adryan masuk kembali ke kamar tidur.
Adryan sibuk dengan laptopnya dan Natasya sibuk dengan ponselnya sesekali Adryan melirik istri cantiknya yang serius menatap layar ponselnya.
" Kalau lagi serius begitu tuan putriku terlihat semakin cantik entah apa yang besok malam yang dia rencana kan, biar sajalah nanti setelah selesai memeriksa pekerjaan yang Niko kirimkan ini baru menggoda tuan putri" batin Adryan.
sedangkan Natasya juga sesekali melirik kearah sang suami yang serius menatap layar laptop" mas kamu tampan sekali kalau mode serius begitu tidak terlihat sedikit pun bahwa kamu dulu hidup sederhana malah keliatan kalau kamu memang terlahir dari keluarga kaya raya" batin Natasya.
" ni Lo mas lagi pesan menu makanan untuk pesta besok malam" jawab Natasya santai yang terlihat cuek dengan jarak yang sangat dekat dengan sang suami.
Adryan merapatkan tubuh memeluk Natasya dari belakang" coba mas lihat menu nya ada apa saja"
Natasya menoleh kesamping
cup
Adryan mencium pipi Natasya dan memeluk erat tubuh langsing sang istri
Natasya tersipu malu" mas lepasin enggak risih tau" berusaha melepaskan pelukan Adryan
__ADS_1
" oh apa iya terus kenapa wajahmu memerah malu ya" goda Adryan dengan melekatkan pipi mereka.
Natasya semakin tersipu malu.
" apaan sih mas siapa yang malu,kamu nya aja kegeeran,lepasin enggak."meronta tidak mau mengakui perasaan.
" iya ya mas lepasin" tersenyum tipis
sedikit kecewa karena sang suami melepaskan pelukan " kenapa kamu lepasin sih mas pelukan nya" batin Natasya
" sayang coba jelaskan kenapa harus diadakan pesta" pura pura tidak tau.
" aduh mas kamu enggak pernah dengar pepatah mengatakan balas dendam terbaik kepada orang yang menghina dan merendahkan mu adalah menjadi sukses, kalau orang orang iri dengan kebahagiaan mu, maka buat mereka iri sampai puas hahaha" tersenyum menyeringai.
" kenapa tuan putriku ini tidak rela hamba yang seorang pelayan ini direndahkan mohon tuan putri beri hamba penjelasan" goda Adryan memasang wajah sedih.
mendengar kata kata Adryan itu Natasya langsung terprovokasi dan menarik kerah baju Adryan lalu mendorong ke ranjang tubuh kekar nan maskulin itu rubuh terlentang, Natasya dengan genit duduk diatas tubuh kekar sang suami,membuka tiga kancing baju terlihatlah dada bidang yang begitu menggoda itu" Aduh gawat seperti nya aku sedikit berlebihan karena dipropokasi bagaimana ini,ah teruskan sajalah jangan mau kalah dari suami tampanku ini" batin Natasya.
"sebab hanya aku saja yang boleh merendahkan kamu orang lain tidak boleh" meraba dada bidang Adryan.
meskipun sempat terkejut dengan reaksi Natasya namun dengan cepat Adryan menguasai diri dia tersenyum manis, memberi tatapan menggoda" oh kalau hanya istri cantikku saja yang boleh merendahkan ku lalu siapa yang boleh mencintai ku" kata Adryan yang sambil memainkan rambut Natasya yang menutupi pipi.
bibir Natasha terasa keluh tidak dapat berkata kata mendengar pertanyaan yang mengoda juga menjebak.
" jawab sayang" sambil mengelus pipi mulus sang istri yang sudah merona
deg deg deg
jantung Natasya berdetak kencang tangan yang tadi meraba dada Adryan kini seketika berhenti.
__ADS_1
Bersambung....