Meraih Cinta Istri Cantikku

Meraih Cinta Istri Cantikku
Bab 15. Resleting


__ADS_3

Happy reading


Natasya masuk ke kamar mandi dan berusaha membuka baju kebaya putih nan indah yang dipakainya tapi dia kesusahan membuka resleting baju kebaya itu karena berada dibelakang punggungnya sudah dicoba banyak kali pun hasilnya tetep sama tidak bisa dibuka


Bagaimana ini resletingnya tidak bisa dibuka malah macet lagi apa minta tolong pelayan saja ya tapi ini sudah larut malam para pelayan pasti sudah tidur ,aduh kenapa juga papa membeli kebaya yang seperti ini menyusahkan saja."Batin Natasya.


setelah lebih dari setengah jam Natasya masuk kedalam kamar mandi tapi seperti tidak ada aktivitas seorang yang sedang mandi karena tidak ada suara air membuat Adryan yang tengah berbaring di sofa terusik


" Natasya sudah lama dikamar mandi tapi kenapa sunyi sekali tidak ada suara air apa terjadi sesuatu didalam lebih baik aku pastikan saja tapi kalau dia marah bagaimana ah biarlah toh juga dari tadi dia sudah marah yang penting pastikan dulu tuan putri itu baik- baik saja."Batin Adryan


Adryan bangkit dari tidurnya berjalan ke kamar mandi.


tok tok tok


"Natasya kamu baik- baik saja,apa udah selesai mandi Natasya Natasya Natasya".pangil Andryan sambil mengetuk pintu.


setelah tidak ada balasan dari dalam Adryan memangil dengan suara lebih keras" Natasya kamu didalam baik- baik saja jawab aku Natasya"


sedangkan didalam kamar mandi Natasya bingung menjawab panggilan Adryan atau tidak tapi semakin Natasya diam Adryan semakin kuat memangil namanya


kenapa tidak ada jawaban apa dia pingsan apa aku dobrak saja pintu ini.Batin Adryan


"Natasya aku buka paksa pintu nya dengar tidak" kenapa tidak ada sahutan aku dobrak saja pintu ini.batin Adryan


brak brak


Adryan dua kali mendobrak pintu kamar mandi yang kokoh itu.


Astaga kenapa dia ingin membuka paksa pintu lebih baik aku buka saja.batin Natasya

__ADS_1


Adryan hendak kembali mendobrak pintu tapi pintu sudah terbuka dengan wajah masam Natasya keluar dari kamar mandi dengan masih memakai pakaian pengantin dia tidak membuka kebaya itu sama sekali. Adryan yang heran menghampiri gadis cantik yang cemberut membelakangi sang suami.


Dengan lembut Adryan bertanya "kenapa belum mandi dari tadi juga aku panggil panggil kenapa tidak dijawab" tanya Adryan masih berdiri di belakang Natasya yang duduk dikursi meja rias.


"gimana ya apa aku bilang saja aku tidak bisa membuka baju ah enggak boleh enak saja dia nanti kalau dia macam- macam bagaimana tapi kan enggak mungkin semalaman aku pakai baju ini terus aku juga sudah gerah dan Ingin mandi."batin Natasya


karena sang istri yang masih diam tanpa bicara sepatah kata pun akhirnya Adryan memberanikan diri memegang bahu sang istri"Natasya aku tanya kenapa cuma diam sebenarnya kamu kenapa apa perlu bantuan"kata Adryan menebak.


"bilang tidak ya tapi tadi aku sudah menghina dia nanti kalau aku bilang dia menertawakan aku lagi ah tidak tapi badan ku sudah gatal"batin Natasya


melihat sang istri yang tetap diam Adryan meneliti setiap inci tubuh Natasya yang masih memakai pakaian pengantin dan mata Adryan tertuju pada resleting dibelakang punggung Natasya yang sudah terbuka sedikit. Adryan ingat waktu Arin ikut lomba ratu kebaya didesa setelah memenangkan lomba dan sampai dirumah dia kesusahan membuka resleting kebaya yang berada di punggungnya ia karena resletingnya itu macet bahkan ibu tidak bisa membuka akhirnya Adryan dengan susah payah membukanya karena Arin tidak ingin kebaya kemenangan itu rusak.


"kenapa resleting baju kebayamu tidak bisa dibuka apa mau aku tolong bukakan" tawar Adryan akhirnya dengan tersenyum simpul.


gleg Natasya menelan salivanya" eh dia kenapa bisa tau apa yang terjadi apa dia bisa tau isi hati orang" batin Natasya


Natasya menjawab dengan mengangguk


" kalau kamu diam berarti ia kamu Kesusahan membuka resleting dipunggungmu sini biar aku buka mau" tanya Adryan kepada sang istri dengan tatapan teduh nan mempesona itu melalui pantulan dicermin


dag dig dug


jantung Natasya berdetak cepat melihat tatapan sang suami yang mempesona dan terlihat tulus ingin membantu seolah tersihir pesona sang suami tanpa bisa dikendalikan kepala Natasya mengangguk sendiri dan memiringkan badan agar sang suami lebih mudah membuka resleting baju kebaya yang dipakainya


setelah mendapat kan izin Adryan dengan lembut meraih resleting baju kebaya itu dan berusaha membukanya dengan serius dan hati- hati.


karena Natasya memiringkan badan pantulan wajah Adryan terlihat di cermin selama membuka resleting kebaya Natasya dengan leluasa memandang wajah tampan sang suami yang membius


"tampan ah kenapa wajah nya sangat tampan eh apa yang aku pikirkan dia itu hanya orang rendahan yang punya tipu muslihat sehingga papa memilih dia menjadi suamiku astaga sadar Natasya sadar Baru melihat wajahnya yang serius kamu udah bilang dia tampan masih banyak lelaki lebih tampan dari dia dunia ini bahkan mas David lebih tampan dari dia ah kenapa aku berpikir yang tidak- tidak,Batin Natasya.

__ADS_1


tanpa sadar Natasya mengerakkan badan saat sibuk dengan pikirannya sendiri Adryan tersentak kaget karena kebaya itu hampir saja robek" jangan bergerak dulu Natasya nanti baju ini bisa robek."


seperti ada yang aneh dengan Natasya dia langsung menurut padahal biasanya kalaupun baju itu robek Natasya bisa mengganti dengan yang lebih bagus dan lebih mahal itu hal yang mudah baginya


resleting itu akhirnya bisa dibuka seluruhnya dan terlihat lah bahu Natasya yang putih dan mulus.


dag dig dug


jantung Adryan berdetak lebih cepat melihat bahu mulus nan putih itu dengan cepat Adryan menetralisir retakan jantung nya dengan menarik nafas dalam


tapi detakan itu tidak hanya Adryan yang rasa jantung Natasya juga berdetak lebih cepat sama seperti Adryan, Natasya juga langsung menetralisir rasa itu.


" sudah Natasya pergilah mandi" kata Adryan kembali berdiri dan berbalik badan kembali ingin berbaring di sofa tanpa melihat kearah Natasya.


Natasya dengan cepat masuk kembali ke kamar mandi dan sekitar lima belas menit kemudian pintu kamar mandi dibuka Natasya keluar memakai handuk kimono karena tidak ingin menarik perhatian sang suami Natasya dengan cepat berlari menuju Walk in closet karena tadi dia buru- buru ingin mandi dia tidak membawa baju tidur


Adryan yang melihat Natasya berlari menuju walk in closet tersenyum simpul,dan masuk ke kamar mandi dia juga ingin mandi menyegarkan tubuhnya.sama seperti Natasya sekitar lima belas menit Adryan keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk di pinggang dada bidang dan roti sobek itu terekspos jelas ditambah lagi rambutnya yang basah serta wangi segar yang maskulin dari sabun mandi yang Adryan pakai, terlihat seksi dan memabukkan.


Natasya yang tengah berbaring diranjang menelan Saliva dengan susah payah matanya membelalak mulutnya menganga melihat pemandangan indah nan menggoda di depannya


dag dig dug


jantung Natasya kembali berdetak cepat pipinya merona merah dengan dia cepat membalikkan badan tidak ingin melihat pemandangan indah nan menggoda itu lagi.


"dasar pria mesum tidak tau malu sengaja menggodaku".Batin Natasya


tapi pria tampan yang dianggap mesum oleh sang istri malah dengan santai nya melewati Natasya sambil mengeringkan rambut dengan handuk kecil


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2