Mi Tesoro : Creepypasta

Mi Tesoro : Creepypasta
Creepy Shift


__ADS_3

Aku akan menceritakan pengalamanku, cerita yang tidak seorangpun ketahui dan cerita ini merupakan pengalaman yang sangat menyeramkan dan sangat ingin kulupakan.


Aku baru saja diterima kerja di sebuah studio penyiaran radio milik teman dekatku, aku sangat senang bisa bekerja di sini karena menjadi penyiar radio adalah yang kuinginkan sejak dulu. Tetapi sialnya, aku mendapatkan shift malam dan harus bekerja dalam kegelapan malam.


"Hmmm..... Satu bulan semenjak kerja disini, suasananya tetap tidak berubah." gerutuku.


Aku ini mengidap phobia terhadap kegelapan, tetapi demi bisa membantu perekononian keluarga dan membiayai pendidikkan adik-adikku, aku merelakan pendidikkanku sendiri dan lebih memilih bekerja. Untungnya aku punya teman yang baik hati yang mau menerimaku bekerja meskipun aku tidak memiliki pendidikkan yang tinggi dan hanya sebatas lulusan SMP.


Baiklah kembali ke cerita.


Studio ini sangat gelap ketika malam dan suasananya sangat mencekam, bahkan bila dibandingkan dengan pemakaman, tempat ini lebih menyeramkan.


Hari ini teman yang bekerja dalam shift malam bersamaku terkena demam yang tinggi sehingga aku harus menjalani shift malam sendirian.


"Ah... Sial..... Hari ini hanya aku yang bekerja pada shift malam, kenapa aku sesial ini." geramku dalam hati.


Aku merasa sangat ketakutan, tapi seperti yang kukatakan di awal aku tetap bekerja.

__ADS_1


Seorang satpam masuk ke ruanganku, dia pun duduk di sebelahku. sembari melepaskan lelah kami pun mengobrol.


"Hey... Bagaimana rasanya bekerja disini?" tanya satpam itu.


"Suasananya terlalu menyeramkan untuk aku yang penakut ini." jawabku.


"Apa kau tahu, banyak yang mengatakan bahwa studio ini berhantu." goda satpam itu.


"Hey... Jangan lanjutkan, sudah kukatakan bahwa aku ini adalah orang yang penakut." ucapku pada satpam itu.


"Konon katanya...."


"Maaf" ucap satpam itu padaku.


"Iya... Tapi, lain kali jangan ulangi soalnya aku ini penakut sekali kau tahu" jelasku.


"Sebenarnya apa yang kau takutkan?" tanya satpam itu padaku.

__ADS_1


"Hmmm..... Dari mana ya harus kuceritakan. Baiklah, dulu ketika aku SMP teman-temanku pernah mengerjaiku ketika hari ulang tahunku, mereka mengunciku di gudang sekolah. Disana cukup gelap dan sangat kotor, tempat itu sangat mengerikan. Aku mulai menangis dan berteriak memohon kepada teman-temanku untuk membukakan pintu. Awalnya mereka hanya menganggapnya sebagai lelucon saja, bahkan ada yang sampai tertawa sehingga salah satu dari mereka mulai merasa khawatir mendengar teriakanku yang semakin kencang dan akhirnya mereka membukakan pintu" ceritaku pada si satpam.


"Hmm.... Itu wajar saja, soalnya trauma itu sangat sulit untuk dihilangkan." ucap satpam itu.


"Ngomong-ngomong apa pekerjaanmu sudah selesai?" tanya satpam itu.


"Pekerjaanku tinggal sedikit lagi, aku hanya tinggal membuat laporan pekerjaanku hari ini." terangku pada si satpam.


"Mau kutemani lebih lama lagi?" tanya satpam itu.


"Ah... Tentu saja, itu sangat membantuku." ucapku terharu.


Aku melanjutkan pekerjaanku sambil ditemani satpam itu, sesekali kami mengobrol sembari aku menulis laporanku. Saking asyiknya aku mengerjakan laporanku, aku sampai menjatuhkan botol air mineral yang kuletakkan di sampingku.


Hal yang tak terduga terjadi, kulihat ternyata satpam itu sama sekali tak memiliki tubuh bagian bawah dan dia melayang di atas kursi itu. Aku sangat ketakutan, tetapi aku mencoba untuk tetap tenang.


"Ke...ke...kerjaanku su.... sudah selesai, a...a...aku harus segera pulang ke rumah atau keluargaku akan cemas." ucapku pada satpam itu terbata-bata.

__ADS_1


"Sudah selesai atau sudah tahu." jawab satpam itu tiba-tiba.


__ADS_2