Mi Tesoro : Creepypasta

Mi Tesoro : Creepypasta
Hachisaku~sama part 1


__ADS_3

Eight Feet Tall atau "Hachishakusama" adalah urban legend Jepang tentang seorang wanita tinggi yang menculik anak-anak. Sesuai namanya "Hachisaku" dia tingginya 8 kaki, mengenakan gaun putih panjang dan mengeluarkan suara khasnya "Po ... Po ... Po ... Po ... Po ..."


kisah yang akan kuceritakan ini merupakan kisah yang sangat ingin kulupakan, aku hampir mati karena ini.


Kakek dan nenekku tinggal di Jepang. Setiap musim panas, orang tuaku akan mengantarku ke sana untuk berlibur mengunjungi mereka. Mereka tinggal di sebuah desa kecil dan mereka memiliki halaman belakang yang besar. Aku suka bermain di sana selama musim panas. Setiap kali aku kesana, kakek dan nenekku selalu menyambutku dengan tangan terbuka. Aku adalah satu-satunya cucu mereka, jadi mereka memanjakanku.


Terakhir kali aku melihat mereka adalah saat musim panas ketika aku berusia 8 tahun.


Seperti biasa, orang tuaku memesan penerbangan ke Jepang dan kami berpergian dari bandara ke rumah kakek-nenekku. Mereka senang melihatku dan mereka memiliki banyak hadiah kecil untuk diberikan kepadaku. Orang tuaku ingin beberapa waktu untuk sendiri. jadi setelah beberapa hari, mereka akan melakukan perjalanan ke bagian lain Jepang, meninggalkanku untuk dirawat Nenek dan Kakekku.

__ADS_1


Suatu hari, aku sedang bermain di halaman belakang. Kakek dan nenekku ada di dalam rumah. Hari itu cuacanya panas dan aku berbaring di rumput untuk beristirahat. Aku menatap awan dan menikmati cahaya lembut sinar matahari dan angin sepoi-sepoi melewatiku. Saat aku baru saja mau bangun, aku mendengar suara aneh.


"Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ..."


Aku tidak tahu suara apa itu dan sulit untuk mengetahui dari mana asalnya. Kedengarannya hampir seperti seseorang yang membuat keributan itu sendiri ... seolah mereka hanya mengatakan,


"Po ... Po ... Po ..." berulang kali.


"Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ..."

__ADS_1


Lalu, topi itu mulai bergerak, seolah ada yang memakainya. Topinya berhenti di celah kecil di pagar rumput itu dan aku bisa melihat wajah mengintip. Itu adalah wajah seorang wanita. Tapi, dia sangat tinggi ...sekitar 8 kaki tingginya ...


Aku terkejut melihat seberapa tingginya wanita itu. Aku bertanya-tanya apakah dia memakai sandaran atau semacam sepatu bertumit tinggi besar. Kemudian, sepersekian detik kemudian, dia berjalan pergi dan suara aneh itu menghilang bersamaan dengan dia, memudar ke kejauhan.


Aku bingung, lalu aku bangun dan berjalan kembali masuk ke rumah. Kakek dan nenekku ada di dapur sambil minum teh. Aku duduk di meja dan, setelah beberapa saat, aku memberi tahu kakek dan nenekku apa yang telah aku lihat tadi. Mereka tidak benar-benar memperhatikan aku, sampai aku menyebutkan suara yang khas itu.


"Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ... Po ..."


Begitu aku mengatakan itu, kakek dan nenekku tiba-tiba membeku. Mata nenek semakin lebar dan dia menutupi mulutnya dengan tangannya. Wajah kakek menjadi sangat serius dan dia mencengkeram lenganku.

__ADS_1


Note : jangan lupa like, vote, rate, and share ya teman-teman. ^^"


__ADS_2