Mi Tesoro : Creepypasta

Mi Tesoro : Creepypasta
Mati Karena Cinta


__ADS_3

Bagaimanakah kalian mengartikan sebuah puisi? Jika kalian bertanya padaku, puisi adalah hidupku. Akibatnya, aku mudah terlena oleh kata-kata indah, emosiku disulut dan dipermainkan hanya dengan beberapa kata, dan sedih maupun senangku dikusai oleh kata-kata. Hal inilah yang membuatku terus menderita dan murung. Namun, aku terus berusaha berpikir kebahagiaan akan datang padaku dan mencoba menikmati semua luka ini.


Aku kehilangan kepercayaan kepada semua orang dan berubah menjadi manusia yang tidak memiliki perasaan. Aku terus terjebak di jurang keputusasaan itu tanpa cahaya.


Suatu hari, seseorang datang padaku, menjulurkan tali dari atas, dari tempat yang dipenuhi cahaya dan kebahagiaan. Sungguh bahagia bukan main yang kurasa, lalu kau pun berusaha mendekatiku. Namun, perasaan senang ini masih belum sepenuhnya. Oleh karena itu, aku mencoba berpura-pura tidak peduli. Namun, semakin hari usaha yang kau lakukan semakin keras. Banyak sekali kata-kata indah yang keluar dari mulutmu, seperti

__ADS_1


"Jika aku tidak bisa menjadi eufhoriamu, maka aku rela melakukan eunestesia."


"Kau adalah jantung yang terus membuatku hidup."


"Nafasku akan berhenti jika nafasmu juga berhenti."

__ADS_1


"Aku mau mengatakan sesuatu. Aku ingin memutuskan hubungan kita sampai sini. Maaf jika aku telah mengecewakanmu. Bahkan, menyakiti hatimu serta kepercayaanmu. Entah kenapa aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini. Kau ingat atas ucapan yang dulu? Ternyata diantara kita pasti ada yang mengucapkan putus dan tidak kusangka itu adalah aku. Aku mengucapkan selamat tinggal pada hubungan kita."


Seperti itulah yang kau katakan, lalu kau pun melarikan diri mencoba tidak bertemu denganku. Sungguh hancur aku kau buat. Kau telah memutuskan hungan denganku, tapi masih ada bagian dari diriku yang ada pada dirimu dan aku akan ke sana mengambilnya.


Kau melarikan diri sangat jauh. Namun, aku masih dapat menemukanmu. Setiap hari aku memata-matai dirimu itu. Aku ingin tahu alasan mengapa kau memutuskan hubungan denganku ini. Setiap hari kumemata-mataimu, tapi tidak sedikit pun kulihat raut sedih di wajahmu. Apa kau benar-benar melupakan aku?

__ADS_1


Suatu malam, malam terakhir diriku memata-mataimu, malam ini akan kuambil bagian dari diriku yang masih ada padamu. Ketika kau tidur aku menyelinap ke kamarmu, kulihat wajah manismu yang sedang sedang tidur itu. Perlahan kumendekati dirimu, lalu kukeluarkan pisau yang kubawa. Perlahan kubedah perutmu, lalu kau tiba-tiba bangun dari tidurmu. Aku langsung menutupi mulutmu agar tidak berisik. Kau memandangi diriku yang sedang membedahmu itu dengan tajam.


Raut muka ketakutan dapat kulihat di dirimu. Kuteruskan pembedahan yang kulakukan hingga kudapat yang kuinginkan, yaitu jantungmu. Dulu kau pernah mengatakan bahwa aku adalah jantung yang terus membuatmu hidup, kan? Karena kau telah memutuskan hubungan denganku, maka kau harus melepaskan diriku sepenuhnya. Terima kasih karena pernah menjadi eufhoriaku.


__ADS_2