
Di sebuah rumah susun terdengar suara gaduh antara jam 00:00-00:30 dari kamar bernomor 25. Keesokkan paginya, ketika salah seorang tetangga yang tinggal di sebelah (kamar nomor 26) menyelidiki, dia menemukan mayat Riri si pemghuni kamar nomor 25, lalu dia pun menelepon polisi.
Mendengar laporan tersebut, polisi pun datang ke TKP bersama seorang detektif untuk menyelidikinya. Rumah susun tersebut terdiri dari lima lantai dan masing-masing lantai terdapat 10 kamar. Setelah satu jam menyelidiki, polisi menemukan kertas dengan tulisan di atasnya yang ditinggalkan korban.
Polisi juga menginterogasi para penghuni lain mulai dari penghuni kamar nomor 21-nomor 30, berikut kesaksiannya.
"Aku tidak tahu tentang kegaduhan itu. Aku bekerja sebagai satpam dan mendapat jam kerja malam." ujar Fio si penghuni kamar nomor 21.
"Aku tidak terlalu jelas memdengarnya karena aku sedang menyaksikan pertandingan sepak bola." ujar Regi si penghuni kamar nomor 22.
"Aku tidak akrab dengannya ataupun penghuni lain, jadi aku tidak peduli dengan kegaduhan semalam." ucap Yogi si penghuni kamar nomor 23.
__ADS_1
"Aku pernah berpacaran dengannya, tetapi dia berselingkuh sehingga kami putus dan tidak pernah bicara lagi sejak itu." ujar Reno si penghuni kamar nomor 24.
"Aku terbangun karena kegaduhan semalam. Pagi tadi ketika aku menyelidiki asal kegaduhan itu, aku menemukan Riri yang sudah tidak bernyawa." ujar Ririka si penghuni kamar nomor 26.
"Aku bekerja di warnet 24 jam dan mendapat jam kerja malam, jadi aku tidak tahu tentang kegaduhan itu." ujar Ammar si penghuni kamar nomor 27.
"Aku bekerja sebagai pengasuh bayi mulai dari jam 21:00-06:00, jadi aku tidak tahu tentang kegaduhan itu" ujar Ade si penghuni kamar nomor 28.
"Aku bekerja di klinik 24 jam dan mendapat jam kerja malam, jadi aku tidak tahu tentang kegaduhan itu." ujar Hana si penghuni kamar nomor 29.
Setelah diselidiki lebih lama, didapat beberapa fakta tentang Riri, yaitu Riri bekerja sebagai programmer, masing-masing penghuni pernah bermasalah dengan Riri, dan sesekali Riri juga mengajar sebagai guru kimia privat.
Masalah-masalah Riri dengan penghuni-penghuni lain, yaitu menuduh Fio mencuri pakain dalamnya yang dijemur semalaman, marah-marah kepada Regi yang sangat berisik ketika menonton pertandingan sepak bola, menuduh Yoga adalah anggota ******* karena sangat tertutup, Berselingkuh dari Reno, menyebar gosip bahwa Ririka bekerja sebagai wanita malam, menuduh Ammar mengintipnya ketika mandi, menjebloskan Ade ke penjara dengan tuduhan palsu, berpura-pura keracunan setelah membeli obat di klinik tempat Hana bekerja, dan tidak membayar hutangnya kepada Mina.
__ADS_1
Dengan pengakuan dari para penghuni-penghuni, detektif pun memperoleh satu nama. Detektif berkesimpulan bahwa Ade yang telah membunuh Riri kemudian polisi pun menangkap Ade.
Author note: Beberapa alasan mengapa Ade dicurigai adalah.
Pelaku pembunuhan adalah Ade.
Alasannya:
Di kertas terdapat angka yang berjumlah enam, yaitu 0,1-0,6. Riri adalah guru kimia dan dalam kimia 6 biasanya disebut heksa(dari bahasa Yunani) dan angka berkoma(0,1-0,6) adalah desimal. Jika digabungkan akan membentuk kata heksadesimal yang merupakan format penulisan bilangan komputer.
Angka 101011011110 merupakan format penulisan bilangan komputer, yaitu biner. Jika bilangan itu dikonversikan ke heksadesimal, maka akan terbentuk kata Ade(si pembunuh)
__ADS_1
Riri adalah programmer, jadi agar petunjuk itu tidak diketahui Ade, maka dia menuliskannya ke dalam format bilangan komputer.