
Di Jepang, terjadi rentetan kasus pengeboman yang pelakunya masih
misterius. Pengeboman pertama kali terjadi pada tanggal 12 Mei di daerah
yang bernama Perfektur Kyuushu. Sebelum pengeboman terjadi, si pelaku
mengirim sebuah video tantangan ke pihak kepolisian. Video pertama
dikirim pada tanggal 5 Mei.
Di video dia berkata, “aku akan meledakkan sebuah bom seminggu dari
sekarang di sebuah daerah yang akan menentukan tanggal pengeboman
berikutnya. 16051806051120211811252121190821 adalah nama daerahnya dan
tempat suci yang berada di tempat strategis untuk pengeboman adalah
tempat bomnya diletakkan. Bom itu bisa dijinakkan, tapi kau harus
memasukkan kata sandi terlebih dahulu. Kata sandinya ada di nama daerah
tempat pengeboman nanti. Kata sandinya ada di antara angka mulai dari
1-10. Jinakkan kalau kalian bisa!”
Pengeboman kedua terjadi pada tanggal 28 Mei di daerah yang bernama
Perfektur Rokuki. Seminggu sebelum pengeboman, si pelaku juga mengirim
video tantangan ke pihak kepolisian.
Di video dia berkata, “aku akan meledakkan sebuah bom seminggu dari
sekarang di sebuah daerah yang akan menentukan tanggal pengeboman
berikutnya. 160518060511202118181511211109 adalah nama daerahnya dan
pusat perbelanjaan yang berada di tempat strategis untuk pengeboman
adalah tempat bomnya diletakkan. Bom itu bisa dijinakkan, tapi kau
harus memasukkan kata sandi terlebih dahulu. Kata sandinya ada di nama
daerah tempat pengeboman nanti. Kata sandinya ada di antara angka mulai
dari 1-10. Jinakkan kalau kalian bisa!”
Di suatu hari, pihak kepolisian kembali menerima video yang dikirim pelaku.
Di video dia berkata, “aku akan meledakkan sebuah bom seminggu dari
sekarang di sebuah daerah yang akan menentukan tanggal pengeboman
berikutnya. 16051806051120211808010308092015 adalah nama daerahnya dan
tempat yang banyak perangko yang berada di tempat strategis untuk
pengeboman adalah tempat bomnya diletakkan. Bom itu bisa dijinakkan,
tapi kau harus memasukkan kata sandi terlebih dahulu. Kata sandinya ada
di nama daerah tempat pengeboman nanti. Kata sandinya berada di antara
angka mulai dari 1-10. Jinakkan kalau kalian bisa!”
__ADS_1
Kapan video itu dikirimkan? Kapan pengeboman selanjutnya terjadi? Di daerah
apa pengeboman terjadi? Di mana bomnya diletakkan? Apa kata sandi untuk
menjinakkan bomnya?
Penjelasan :
Pengeboman
pertama terjadi di Perfektur Kyuushu, video dikirimkan pada tanggal 5
Mei, pengeboman dilakukan seminggu setelahnya, dan tempat pengebomannya
adalah kuil yang terkenal dan sering dikunjungi oleh banyak orang.
Pengeboman
kedua terjadi di Perfektur Rokuki, terjadi pada tanggal 28 Mei, video
dikirimkan pada tanggal 21 Mei, dan tempat pengebomannya adalah mall
yang berada di pusat kota.
Pengeboman ketiga terjadi di
16051806051120211808010308092015
(Perfektur Hachito), terjadi pada tanggal 15 Mei, video dikirimkan pada
tanggal 8 Mei, dan tempat pengebomannya adalah kantor pos yang berada
di pusat kota.
Ini dia petunjuk pemecahannya :
B=02
C=03
D=04
E=05
F=06
G=07
H=08
I=09
J=10
K=11
L=12
M=13
N=14
O=15
P=16
__ADS_1
Q=17
R=18
S=19
T=20
U=21
V=22
W=23
X=24
Y=25
Z=26
Untuk
menentukan waktu pengeboman, pelaku menentukan jeda waktu antara
pengeboman pertama dan seterusnya dengan banyaknya huruf pada nama
daerah pengeboman. Pengeboman pertama terjadi di Perfektuf Kyuushu (16
huruf) sehingga pengeboman selanjutnya akan dilakukan 16 hari
setelahnya. Pengeboman kedua terjadi di Perfektur Rokuki (15 huruf)
sehingga pengeboman selanjutnya akan dilakukan 15 hari setelahnya. Hal
ini sesuai dengan yang diucapkan oleh pelaku "aku akan meledakkan sebuah bom seminggu dari sekarang di sebuah daerah yang akan menentukan tanggal pengeboman berikutnya".
Angka 1-10 dalam bahasa Jepang :
1=Ichi
2=Ni
3=San
4=Yon
5=Go
6=Roku
7=Nana
8=Hachi
9=Kyuu
10=Juu
Untuk menjinakkan bomnya. Kata sandinya ada di nama daerah tempat pengeboman nanti. Kata sandinya berada di antara angka mulai dari 1-10.
Kata sandi bom pertama adalah "kyuu"
Kata sandi bom kedua adalah "roku"
Kata sandi bom ketiga adalah "hachi"
__ADS_1
Video ketiga dikirimkan seminggu sebelum pengeboman, yaitu pada tanggal 5 Juni.