My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Part Sepuluh :)


__ADS_3


Suara dering ponsel membiat agista menghentikan ponselnya .ia hanya meliriknya sekilas rupanya itu adalah kontak Yosi .agista tak ingin berbicara saat ini ia langsung Menutup panggilan .agista menyalakkan shower dengan Suhu yang hangat karena badanya sangat kedinginan .


Agista terduduk di lantai masih dengan menangis satu persatu pakainya dibuka dan mengenakan satu buah dress .dan kini ia masih dengan posisnya duduk di pinggiran kamar mandinya sambil menangis .seluruh perasaanya campur aduk sedih ,marah dan kecewa .


Di sela tangisanya agista ingin ia tidak lagi sekolah .ia tak ingin bertemu lagi dengan orang -orang yang tidak menyukainya .saat ini sangat membenci dengan namanya sekolah .ingatan -ingatan masa lalu kembali menghantuinnya dengan segera ia bangkit dari duduknya .memory -memory kelam itu menyerang kepalanya .biasanya jika ia dalam ke adaan yang buruk ingatan -ingat masa lalunya agar keluar dengan sendirinya .


Agista merasakan Sakit di bagian kepalanya ,rasa sakit yang sangat luar biasa bahkan ia tak mampu memahanya .ia kembali mengingat masa -masa kecilnya yang menyeramkan .orang jahat yang terus memakutinya dan ingin membunuhnya .Hingga


BUGG....


Agista tak sadarkan diri ,ia pingsan .Tergeletak dilantai kamar mandinya sambil telungkup .dan lupa mematika keran air .hingga air terus mengalir di kepalanya membasahi tubuh agista yang sudah sangat menggigil .

__ADS_1


****


Bu ratna sedang bersih -bersih di belakang Rumah milik mereka ,namun lekerjaanya harus berhenti karena ia sangat kelelahan .panas terik matahari seolah membakar tubuhnya .Memang Rumah mereka hanya memiliki satu asisten Rumah tangga .itu pun hanya bekerja satu kali dua hari karena kejadian masa lalu mereka berhenti memperkerjakan orang lain di Rumahnya .


Ratana kembali ka dalam rumahnya melalu pintu samping .dan ia sangat heran karrna lantai Rumahnya dipenuhi bekas sepatu yang kotor .


"Ini bekas sepatu siapa ?"kenapa basah ?


ratna merasa bertanya -tanya .


karena merasa penasaran ratna mengikuti bekas kaki tersebut .Bekas kaki yang lumayan besar pas ukuran sepatu putrinya .bekas sepatu itu lumayan lanjang dan berhenti di Kamar agista .


"Apa benar ini bekas jekak sepatu agista ,tapi tidak mungkin kan ?" batin ratna masih mengikuti jejak bekas selatu itu.

__ADS_1


Ratna masuk ke dalam kamar agista .kosong tidak ada seorang pun di dalamnya namun tas agista sudah ada di dalam .


"Agita dimana ,tasnya sudah ada disnini ?"


Ratana melihat kesana kemari hingga tatapanya berhenti di pintu kamar mandi .


"Agista lasti ada di dalam .


Agista ?.....


Agista ?kamu di dalam kamar mandi ya nak ?


Hening tidak ada jawapan

__ADS_1


perlahan ratna berjalan menuju kamar mandi perlahan ia membuka pintu dan alangkah terkejutnya Ratna melihat tubuh piyrinya terbaring menelungkup dengan air terus mengalir di kepalanya .


"AGISTA ...... !!!!!!


__ADS_2