My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Part 37 :)


__ADS_3

Tringgg....


Alarm Berbunyi ,membangunkan seorang gadis yang sangat susah untuk dibangunkan .Walaupun alarmnya terus berbunyi ia terus menutupi badanya dengan selimut .


karena Suara berisik yang ditimbulkan alarm .Yosa Terpaksa harus bangun dari Tidurnya Ia Mengumpulkan kesadarnya agar tidak lagi mengantuk .yosa Mengambil ponselnya untuk melihat jam sudah pukul Lima pagi.Sudah waktunya ia melakukan rutinitas Sehari -hari .Seperti Mencuci piring dan memasak .ya itulah rutinitasnya sehari -hari berbeda dengan agista apa bila dia bangun Ibunya sudah menyiapkan semuanya dan tinggal berangkat kesekolah .


Yosi mulai melakukan pekerjaanya mulai dari mencuci piring hingga memasak sarapan untuk keluaganya .yosi merupakan anak ketiga dari Tiga bersaudara.Setelah kematian sang ibu yosi menggantikan peranya sebagai ibu walaupun ia anak tunggal ia selalu menggantikan kewajipan ibunya .mulai dari mencuci ,memasak dan bersih -bersih .


Setelah sudah Lebih dari Satu jam berkemas -kemas yosi berangkat kesekolah .Yosi Berangkat kesekolah selalu menggunakan sepeda jika tidak diantar oleh kakaknya .selain menghemat biaya ia juga sekalian berolahraga .


Ia terus mengayuh sepedanya dan Sampai di sebuah Sekolah menengah ayas ,ia pertama kali memarkirkan sepedanya di Tempat parkir.Dan barulah ia Pergi ke dalam kelasnya .Kondisi kelas yang sepi membuat Yosi sedikit bergidik ngeri apa lagi ia adalah orang pertama yang ada di kelas .Bahkan agista juga belum datang ke Sekolah .


Yosi meletakkan tasnya di Kursi Miliknya lalu keluar dari dalam kelas .


******"


David Duduk di sebuah kursi sambil menunggu anaknya Laki -lakinya Rahel Dari dalam kamarnya .Biasanya jam -jam SEPERTI ini David sudah harus pergi ke Rumah sakit .

__ADS_1


Rahel datang dengan pakaian yang sudah sangat rapi tak lupa ia mengambil Topi dari dalam kamarnya .topi yang selalu ia bawa kemana -mana.Davod menatpnya dengan seksama .melihat barang yang tertinggal yang lupa dibawa oleh Rahel dan hasilnya nihil tidak ada yang tertinggal.


"Kamu sudah siap kita berangkat sekarang ,"Kata David pada Rahel saat Rahel sudah mendekat ke arahnya .


"Sudah pah ,rahel sudah siap,"balas rahel dengan semangat ,"


"Masih Ada yang lupa untuk dibawa ,nanti disekolah kamu lupa membawa keperluanmu ,"


"Tidak ada lagi pah ,semuanya sudah siap ,"Kita berangkat sekarangya pah .nanti Rahel terlambat ,"


David dan Rahel amsuk kedalam mobilnya .David melajukan mobilnya kesebuah tempat yang menurutnya tidak asing lagi baginya .sebuah pesan masuk ke dakam Ponselnya menyita perhatian David .David melihatnya sebentar sebuah pesan yang Berasal dari ayahnya .


Awalnya David tidak berminat intuk membukanya namun karrna itu adalah ayahnya David terpaksa haru membuka pesan yang di kirim .pesan yang selalu David Terima ayahnya yang selalu mendesaknya untuk segera menikah .Bahkan ayahnya sudah banyak mengirim Tulisan yang semuanya hanya Sebuah anjuran .


David menghela nafasnya .Mungkin sangat sulit untuk menyelesaikan perkaranya dengan ayahnya tapi bagaiman lagi ia harus siap dengan konsekuensinya .


David memutuskan untuk tidak mebalas pesan yang di kirim ayahnya dari lada ia harus pusing memikirkanya .

__ADS_1


"Itu pesan dari siapa pah ,"tanya rahel melihat ayahnya hanya membaca lesan yang masuk kedalam ponselnya sekilas .


"Tidak!itu bukan dari siapa-siapa ,"Itu hanya pesan dari Teman kerja papah ,"kata David menjelaskan pada anaknya .


"Oh ,aku pikir dari kakek ,"


soalnya kemarin sore kakek datang ke Rumah ,"


"APA DATANG ??...david menghentikan mobilnya ."kakek datang ke rumah kemarin ?'


"Iyah kakek datang ke Rumah ,soalnya kemarin papa ditelpon nggak diangkat -angkat jadinya kakek datang untuk memastikan tapi saat Itu ayah lagi kerja jadi nggak Sempat untuk bertemu ,"


David kembali menyalakkan mobilnya .Ia terus mengendarai Mobilnya dengan perasaan yang berkemcambuk.ia sangat tau apa tujaun ayahnya sebenarnya .Entah mengapa David merasa tidak nyaman dengan hal itu ia bebas menentukan pilihanya tapi kenapa ayahnya selau ikit campur urusan dirinya.


Hingga Sebuah pikiran aneh terlintas di pikiranya ."Apa sebaiknya aku dekati gadis ITU saja,sepertinya cocok denganku .Tapi gila aku tidak mungkin Berhubungan dengan seorang bocah .ITU TIDAK MUNGKIN !!


Tapi bagaimana jika hal itu benar -benar terjadi

__ADS_1


__ADS_2