My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Kontraksi


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul Dua belas malam .Dua insan manusia tertidur dengan sangat pulas dalam satu kamar yang bernuansa putih .di kamar itu suara ketukan jam yang terdengar Pelan namun masih bisa di dengar dengan jelas .


Agista bergerak kesana kemari .ketika tubuhnya merasa tidak enak .Badanya terasa lebih Mengencang .Namun agista berusaha mengabaikan rasa sakit yang mulai menggerogoti Tubuhnya .semakin lama tubuhnya semakin tidak nyaman .Agista membuka matanya perlahan menatap lampu yang menempel di langit -langit kamar .lampu redup yang sidah disediakan David saat tidur .


Agista memang tidak bisa tidur dalam.kedaan mati lampu sebaliknya David tidak bisa tidur jika lampu dalam keadaan menyala .Karena dalam dunia medis lampu Sebaiknya dimatikan jika saat tidur agar saat terbangun badan tidak merasa kelelahan .Karena keduanya memiliki perbedaan masing -masing David menggantikan lampu kamar mereka berdua menjadi redup .agar keduanya sama -sama tidak terganggu .


Agista menggeliat kesana -kemari .semakin lama ia bergerak tubuhnya semakin tambah tidak nyaman .di tambah Perutnya terasa kencang .Agista menarik nafasnya dalam -dakam .ia melirik jam dinding yang menempel di kamar Suaminya .Sudah pukul Dua belas malam Dan ia terbangun jam tengah malam .


Agista Melihat ke arah suaminya .David yang masih tidur dengan nyenyak .Agista tidak tega membangunkan suaminya pas tengah malam ia tau suaminyapasti sangat kelelahan usai bekerja satu hari apa ia tega membanginkan malam -malam begini .


Tapi bagaimana lagi .rasa sakit yang dirasakn agista semakin menjadi -jadi apa lagi perutnya yang sudah mulai mengencang dan terasa sakit .Agista kembali menarik nafasnya dalam -dalam .Ia binggung apa malam ini ia kan melahirkan atau hanya kontraksi Saja .


Bagaiman Jika malam ini harus melahirkan .tapi dengan kedaan sekarang ,apa yang harus ia lakukan .Wajah agista mulai memerah .agista meremas sprei dengan sangat kuat .keringat mulai menjalar di pipinya .


David Mendengar hembusan nafas yang tidak teratur .pertama ia memperkirakna hembusan itu bersala dari hembusanya sendiri .tapi ia juga merasakan Tubuh istrinya yang terus menggeliat kesana -kemari .Tapi ia berusaha maklum.karena hal itu sudah biasa bagi perempuan hamil ,Dan ketika ia mendegar rintihan -runtihan kecil di dalam kamarnya .


David langsung membuka matanya menatap kesamping kirinya ,Istrinya sedang mengalami kontraksi dan mengalami kesakitan .Dengan panik David langsung Bangkit .


"Apa yang terjadi ,Kamu mengalami sakit di bagian mana ?"Tanya David dengan wajah panik ,mengapa istrinya tidak membangunkanya sampai harus menahan rasa sakit .

__ADS_1


"Pe -perutku sa....sakit...,"jawab agista terbata -bata .


Dengan sigap David mengendong Agista kelaur kamar .ia turun tangga dengan pelan -pelan .takut mereka malah terjatuh ,David merasa ia tidak boleh panik ,apa pun yang terjadi ia tidak boleh panik .panik tidak akan bisa menyelesaikan masalahnya .


David membopong tubuh Agista ke dalam mobilnya .Ia masuk dan langsung menyalakkan mobil melajukan mobilnya langsung ke Rumah sakit tempat ia bekerja .


"Kamu tahan ya ?"Kamu harus kuat .aku mau kamu tarik nafas kamu kuat -kuat ,"kata David memperingati agista .Walupun David Sering Membantu orang yang melahirkan ia juga sedikit Bimbang sekarang .apa lagi yang ingin melahirkan adalah istrinya sendiri .David bertambah -tambah panik Di tambah situasi yang sudah sangat malam ia hanya berharap beberapa Dokter dan perawat masih Stand by di rumah sakit .David tidak memiliki pilihan lain .


Terbesit rasa kasihan yanga mat dalam bagi diri David melihat seorang gadis yang sedang bersusah payah Memperhuangkan anaknya yang sedang dikandungan istrinya .sekilas air mata David menetes .menetes karena rasa kahwatirnya terhadap agista .walaupun ia tau ini adalah sebuah kesalahan tapi david juga sangat menyayangi sosok agista.korban dari kesalahanya .


David menepikan mobilnya di Depan rumah sakit .Dengan lugas david mengambil para petugas malam .yang sedang melakukan tugasnya di malam hari .


"AKU MOHON BEETAHANLAH ,KAMU PASTI BISA MELALUINYA ,"beberapa perawat yang melihat kedatangan David kangsung bergegas mengikuti David .


"Tolong panggilkan Dokter agnes ,saya tau di bekerja malam ini ,saya ingin ia yang memeriksa Istri saya ,"kata david bertitah pada perawat yang sudah ada di Ruang persalinan .


"BAIK DOKTER ,"


Dua orang perawat datang memanggil Dokter yang diperintahkan oleh David .David terus menggenggam tangan agista menyalurkan kekuatan melalu ia tanganya .ia tau istrinya pasti sangat kesakitan sekarang .Dan david baru ingat jika Waktu melahirkan istrinya sudah dekat dan inilah waktunya .

__ADS_1


"Kamu harus kuat ,Kamu pasti bisa melewatinya .kamu pasti bisa ,"kata david menyemangati agista


Seorang Dokter dan dua orang perawat datnag ke ruang persakinan .Dengan sifap mereka menfambil barang -barang yang dibutuhkam .


"Sudah siap,"Kata dokter agnes memberi peringatan pada dua orang perawat .


"SUDAH DOKTER ,"jawab perawat yang ada di ruangan dengan serempak .


"Dokter david silahkan temani istri anda di dekatnya .saya harap istri anda bisa bertahan ,"


"Silahkan,saya akan menemaninya ,"jawab david seandanya .walupun wajahnya sudah menunjukkan raut wajah yang kahwatir taoi ia harus bisa bersikap senormal mungkin.


Dokter agnes mulai menjalankan tugasnya .cairan bening terus emnerus keluar dari pelupuk mata agista .menahan rasa sakit yang seakan membunuhnya .


"Ibu maafkan aku yang tidak tau betapa beratnya perjuanganmu melahirkan aku kedunia ini dan sekarang aku merasakanya .maafkan aku ibu aku mohon maafkan aku ,"batin agista sambil menahan rasa sakit di tubuhnya .


"Ahhkk...


Oek ,oek,oek

__ADS_1


__ADS_2