
Hampir saja agista Melihatnya sebentar namun mobil yang dikemudikan sudah berjalan dengan cepat .Agista menghembuskan nafasnya ,terlambat sudah harapanya .
Andrew memperhatikan putri tunggalnya itu yang masih berdiri di luar rumah .
"Gista apa yang sedang kamu lakukan disini ?
"Gista ...
"Gista !!
Agista tersadar dari lamunanya ia melihat ke arah ayahnya yang menunggu jawapan darinya .
"Eh ayah ,agista nggak lakuin apa -apa .agista cuma bosan aja di kamar jadi agista keluar deh,sekalian lihat tamu ayah ,soalnya agista nggak pernah lihat ,"
"Oh itu ,mereka itu atasan papa sama anaknya tadi kamu nggak ikut makan malam sama papa dan mereka jadi kamu nggak sempat untuk berkenalan .
"Oh ,"pupus sudah harapanya
"Pah nama atasan papa siapa ?"
agista penasaran ,ia tak habis pikir mengapa ia bertanya hal yang tidak seharusnya ia tanyakan tapi tak apalah yng penting ia tau namanya .
"Oh ,itu atasan papa itu namanya pak barron dan anaknya bernama David ,"jelas andrew .
"Ayo masuk kerumah ,udaranya sangat dingin ,"nanti masuk angin .
Agista menagangguk ia mengikuti ayahnya di belakang namun dalam hatinyab ia tak henti -hentinya menghapal Nama David .
__ADS_1
David ??
****
Setelah sampai di kamar agista masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci muka ,kaki dan tangan sambil membasuh tanganya dengan air agista menarik sudut bibirnya .Ia tak tau hari apa sekarang hingga mendapatkan kejutan yang tak terduga .
Ia mengambil ponsel dan menekan aplikasi google mencari DAVID .ia sudah hilang akal bagaimana bisa ia berpikir ia bisa menemukanya di google .Agista merutuki kebodohanya ia tak tau mengapa ia bisa beranggapan seperti itu dan kenapa pikiranya selalu menjurus kepada David .
Agista melempar ponselnya ke sembarangan arah .ia harus bertanya pada ayahnya besok karena ayahnya adalah sumber dari segala sumber yang agista ke tahui ya hanya ayahnya.
Paginya
Agista terbangun dengan sangat cepat buru -buru ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri ia harus siap -siap pergi kesekolah .
di Maja makan ayah dan ibu agista sudah duduk rapi menunggu putri kesayanganya untuk sarapan pagi bersama .Agista menyusul ke meja makan duduk di tempat biasanya ia duduk .beberapa hidangan sudah tersedia di Meja makan ad nasi goreng dan susu hangat .Agista mengambil segelas susu untuk diminumnya .
"Pa si erna dan si erni mana ?"kata agista dengan ketus .
"Agista mama nggak ajarin kamu buat ngomong seperti itu ,erna dan erni itu kakak kamu kamu harus sopan sama mereka bagaimanapun itu kakak kamu ,"kata bu ratna menasihati putrinya .
"Agista apa yang di bilang ibu kamu itu benar ,erna dan erni itu kakak kamu tidak seharusnya kamu berbicara seperti itu .tambah andrew
Agista hanya mengangkat bahunya "Iya pak ,agista salah ,
"Kalo boleh tau mereka datang kesini buat apa ?"
"Mereka yang mana erna ,erni atau atasan papa ,"tanya andrew yang masih sibuk dengan sarapanya .
__ADS_1
"Atasan papa ,soalnya nggak biasanya atasan papa datang kesini ,"
"Oh itu ,papa pengen aja ngajak mereka untuk makan malam sekalian rencana mau jodohin kakak kamu erna atau erni sama anaknya David ,"
"Apa jodohin !!!....?
"Papa serius ? Agista terkeju dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya .
"Ya ,papa serius ,"
Agista merasa tidak enak seolah sedang mandapatkan kenyataan pahit . " tidak mungkin batin agista .
Agista kembali meminum susu hangatnya meneguknya sampai habis .ia merasa tidak suka dengan apa yang di jelaskan ayahnya itu .
"Loh kenapa kuenya tidak dimakan ," kata ratna melihat kue milik agista yang tak kunjung dimakan .
"Agista udah kenyang minum susunya ,"
"pa kita berangkat sekarang ya?
"Ya ,kita berangkat ,"bu tolong ambilin tas kerja ayah ,"
"Iya pak ,"
Bu ratna mengambil tas kerja ayahnya dan memberikanya pada suaminya.
Agista dan andrew bangkit dari tempat duduknya .Untuk pergi dari ruang makan menuju garasi mobil ,"
__ADS_1