
Walaupun dalam keadaan canggung ,nyatanya agista Merasa Terhibur Di dalam mobil itu karena ada sosok anak kecil yang menarik perhatianya sedari tadi sejak Masuk ke dalam mobil .
Rahel yang Ceria dan sangat mudah Bergaul membuat agista senang Ia seperti memiliki Teman baru ,apa lagi Rahel termasuk anak yang Manis dengan kawat gigi kecil yang melekat di giginya .Menambah Paras Rahel yang masih kecil sudah sangat Mencolok Dengan wajah yang Menawan .
Agista tidak bisa membayangkan pasti perempuan yang melahirkan rahel adalah seorang perempuan yang sangatnCantik.Terlihat dari paras Rahel yang sangat menarik hati .Bahkan agista langsung jatuh Hati Saat pertama kali melihat .Bagaiman senyum Manisnya yang terus mengembang tiada henti .
Bahkan Agista tidak sadar dimana ia sekarang berada .Agista melirik ke depan kemudi .David masih fokus mengendarai mobil Hitamnya ,tanla melihat kebelakang .Agista kehabisan kata -kata melihat Rahel yang terus Mengajaknya Berbicara .entahlah agista merasa nyaman saat melihat Rahel berada di dekatnya .Bahkan rahel tidak segan -segan menunjukkan apa yang dipelajarinya saat di sekolah .seperti sudah berteman cukup lama ,padahal mereka baru saja bertemu bahkan belum ada tiga puluh menit.
David juga memiliki paras yang sangat rupawan ,ia memiliki postur tubuh yang bagus dengan pekerjaanya yang tidak main -main .Agista bahkan Sempat kepikiran dengan Sosok David yang pernah menyita seluruh perhatianya .Mungkin itu yang di turunkan pada Anaknya Rahel .
Semakin agista perhatikan semakin ,ia mengagumi sosok David ,Walaupun David tergolong yang suka bicara Keras dan tajam ,namun David adalah seseorang yang harus berpikir dua kali bila bertindak dan berbicara .
"Tante punya pensil seperti ini tidak ,"kata Rahel sambil menunjukkan pensil berwarna yang dihias oleh bola kecil di atasnya .
Agista melihat apa yang ditunjukkan oleh Rahel ,ia memang memiliki pensil seperti itu tapi hiasan tidak dari bola melainkan dari Boneka Kaca kecil yang bersinar .
__ADS_1
"IYA KAKAK PUNYA SEPERTI ITU ,TAPI PUNYA RAHEL LEBIH CANTIK ,"balas Agista menerangkan apa yang ada di pikiranya .Rahel terlihat antusias memperlihatkan barang -barang kesukaanya ,
"Rahel simpan kembali barang-barang kamu kedalam tas ,nanti ada yang tertinggal ,"
David mengeluarkan suaranya setelah lama membisu dan fokus menyetir .
"Iya pah ,rahel simpan ,"jawab rahel dengan sangat halus dan sopan .ia memasukkan kembali barang -barang mainanya kembali ke dalam Tas .Walaupun wajahnya terlihat di tekuk .
Agista yang melihat Hal itu Merasa tidak enak ,dan Kasihan ,Rahel begitu bersemangat saat menunjukkan barang -barang kesayanganya .tapi karena ayahnya yang sidah bertitah membuat Rahel terpaksa menyimpan kembali mainanya ke dalam Tas.
kata agista memberi semangat pada Rahel .
Ia sangat suka melihat wajah rahel yang sangat ceria .Rahel yang merasakan kepalanya di elua agista langsung tersenyum cerah ,secerah mentari .
"Kakak baik banget sama Rahel ,Kakak Bisa nggak main lagi sama Rahel besok ,"
__ADS_1
"Ha ! Agista menggaruk kepalanya yang tidak gatal ia seperti mendapat sebuah tawaran yang besar ,seorang anak kecil mengajaknya bermain bersama ,"apakah bisa ?"
"Rahel ,jangan bicara seperti itu ,besok tante itu sekolah ,Rahel juga Sekolah jadi mainya Lain kali saja ,".
"Tapi pa ,Rahel nggak pernah punya Teman bermain ,Kakek selalu melarang Rahel bergabung dengan anak -anak luar komplek Rumah ,'Papa juga selalu sibuk ,jadi Rahel selalu kesepian ,"terang Rahel dengan wajah memelas ,wajahnya menunjukkan kesepian yang amat Mendalam yang tak mampu untuk diungkapkan ,"
David terlihat diam ,wajahnya juga terlihat tegang ,Ia tau apa yang terjadi di keluarganya hingga ayahnya tak memperbolehkan Rahel bergabung dengan orang lain ,"dia tidak bisa menjawab apa yang dikatakan oleh anaknya itu .
Agista yang hanya menjadi pendengar merasa binggungntidak mengerti dengan apa yang dibicarakan ,namun setelah ia mendengar rahel tidak memiliki teman bermain membuat Agista merasa kasihan ,Ia tak menyangka anak seceria dan Sebaik Rahel tidak memiliki Teman .
Hingga Agista Berani mengatakan hal yang tidak pernah ia pikirkan sebelumnya .
"Rahel Tante mau kok jadi teman bermain rahel ,'Tapi Rahel harus Nurutin apa kata papah ,"
"yang benar tante ,"wajah rahel terlihat berbinar mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Agista .ia kan memiliki Teman Bermain .
__ADS_1
Sedangkan David bungkam tidak mengerti dengan apa yang baru saja ia dengar .