
Pagi yang Cerah Di sebuah hotel bintang lima yang terletak di kota instanbul Turki .Tempat dengan sejuta pesona di dalamnya .Tempat yang menyimpan banyak Rahasia .Seorang gadis Baru bangun dari tidurnya .ia menguap pelan Sebelum beranjak dari Tempat tidurnya .
Agista menarik nafasnya dalam -dalam .Ia tersenyum Singkat Kala mengingat kejadian Saat malam hari itu .Saat David mengatakan apa ia mae jadi kekasihnya .Tentu saja agista mau .
Saat pengakuan cinta Agista masih belum percaya sepenuhnya dengan hal itu tapi sekarang ia percaya jika David Menyatakan Cinta kepadanya benar adanya .
Agista melangkahkan kaki menuju Sebuah jendela Hotel .Jendela yang cukup besar Dari jendela itu Kota instanbul terlihat sangat indah ,gedung -gedung tinggi yang menjulang ke langit Menambah Nilai eksotis .Masjid -masjid terlihat berdiri kokoh dimana-mana.
Agista merasakan hidupnya telah berubah 180 derajat .Baik pikiran dan mental dalam dirinya Dan itu dimulai ketika ia mengenal David .David adalah orang yang berpengaruh di dalam hidupnya .
Mulai ia mengenal David tidak ada lagi rasa takut di dalam dirinya .Yang dulunya ia sangat pemalu ,pendiam dan penakut dan kini sifat itu berangsur -angsur menghilang dalam kehidupan David.
Agista juga tidak menyangka ia bisa melalui hari -harinya bersama David di instanbul .Agista todak mwnyangka akan bertemu dengan sesosok anak yang ceria yang mau berteman denganya tidak lain adalah Rahel .
Usai memandang hamparan kota instanbul .Ia mengambil handuk yang melekat di dinding .Ia masuk ke ke dalam kamar mamdi intuk bersih -bersih .
Hari ini mereka Melalu banyak Kegiatan .kegiatan -kegiatan untuk merayakan ulan tahun rahel David mengatakan mwreka akan merayakanya di sebuah Taman atau pantai dan agista tidak tau dimana tempat itu .
Semoga saja tempat itu Bagus dan tidak ada bahaya yang malah membiat mereka terluka .
__ADS_1
Setelah keluar dari dalam kamar mandi Agista Mengerjakan Soal -soal latihan yang diberikan gurunya melalui email .Soal latihan untuk ujian nasional yang akan di adakan Dua minggu lagi di sekolahnya .
*********
David membuka matanya kala sinar matahari sudah masuk melalui kaca Kamarnya .Ponswlnya yang juga berdering membuat David harus bangun dari mimpinya .
Dengan malas Davidenggeser tanganya untuk meraih ponsel itu .David memperhatikan layar ponsel miliknya yang menampilkan nontifikasi .
Nontifikasi itu tertulis tanggal Rahel lahir .Hari dimana Rahel lahir .
David tersenyum getir saat mengingat Bagaimana dulu Rumah tangganya yang jancur berantakan dan Rahel yang selalu mengalami Kekerasan dari ibunya sendiri .
david Mengembalikan ponselnya ketempat semula .Hari ini Rahel genap berusia Empat tahun .Sudah Tiga tahun Ia berpisah dengan mantan istrinya .sejak Rahel nerusia satu tahun david dan jane sudah berpisah Dan keputusan itu sudah di tekatkan oleh david .
Dalam benak David saat ini adalah jane .Mulai dari Rahel dilahirkan kedunia ini belum.pernah sekalipun jane menjenguknya atau sekedar bertemu dengan Rahel .Hingga sampai saat ini ,entah apa yang terjadi pada jane swkrang .bagaimana ia melalui hidupnya dengan keluarganya yang baru .David tidak habis pikir dengan hal itu .
perlahan David Mengincang tibih Rahel yang masih tetap di ke adaanya masih tertidurdan pastinya masih di bawah alam mimpi .Dan kita tidak tau apa yang sedang di mimpikan .
"RAHEL BANGUN ,"
__ADS_1
"HEL ,INI SUDAH PAGI ,"
"hel bangun ,"
Karena rahel tak kunjung terbangun .Dengan merasa bersalah David mwmarik selimut yang mebalut di tubuh anaknya itu .
Rahel yang audah mulai sadar dari rasa kantuknya .kala ia memdengar suara ayahnya .ia langsung mengucek -ngicek matanya .
"Apa pah ?"tanya rahel menatap sang ayah uang juga sedang menatapnya .
"Kamu masih mengantuk ?"
"Tidak pah ,rahel tidak mengantuk lagi ,"cuma rahel belum puas tidurnya ,"jawab rahel sambil tersenyum kecil.
"Kamu ini ,jangan terlalu banyak tidur nanti badan kamu mudah lelah ,kamu paham ?"
"Iya pah ,"
"Oke !Sekarang kamu masuk lamar mandi .kita mau jalan -jalan setelah ini ?"
__ADS_1
"Jalan -jalan kemana pah ,"tanya rahel sedikit penasaran .
"KAMU AKAN TAU NANTINYA ,"