My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Part Empat Belas :)


__ADS_3

Namun agista kembali tersadar ,ia tak mampu menjelaskannya .karena Setiap ia mengingatnya kepalanya akan sangat sakit .


David melihat Ada rasa ragu di mata Agista ,ia SEPERTI tidak mau mengatakan apa yang dialaminya .dilihat dari mimik wajah agista yang berusaha menahan sakit kepalanya .


"Oke !saya mengerti ,saya tidak akan mengatakanya .Jangan ingat -ingat lagi ,sudah cukup ,"David menatap agista dengan pandangan hangat ia tau agista memiliki masa kelam .ia juga merasa tersentuh dengan Agista .seolah ia sedang jatuh jatuh hati dengan perempuan yang saat ini bersamanya .


Agista yang merasa sedang diperhatikan menunduk malu ,wajahnya merona saat pandangan mata mereka bertemu tanpa sengaja .entah mengapa laki-laki selalu ada dipikiranya sejak pertama kali bertemu .hingga sekarang mereka bisa bertemu lagi .sungguh pengalaman yang langka .


"Apakah saya bisa meminta nomor ponselmu ,saya hanya akan menelpon jika memberikan resep obat .saya hanya memberikan anjuran agar kamu tidak salah ,"


"Baik !agista mengambil ponselnya tapi ia tak menemukanya .ia meraba saku dari pakaianya namun hasilnya nihil tidak ada apa -apa .sakunya kosong .hingga agista teringat terakhir kalinya ia memegang ponsel saat Yosi menghubunginya saat di kamar mandi


"Maaf ,saya lupa membawa ponsel ,sepertinya ponsel saya tertinggal di kamar ,"jelas agista .

__ADS_1


"Baiklah Ucapkan saja nomor ponselmu saya yang akan menyimpanya .


"Agista mulai mengucapkan nomor ponselnya dengan jelas agar tidak salah .


"Terimakasih ,saya keliar dulu ,Kalian tinggal mengurus administrasinya .David bangkit dari tempat duduknya .


"Tunggu -tunggu ,"kata agista ia lalu sadar dengan tindakanya mengapa ia bisa berani berbicara .tapi ia tetap berbicara .


"Terimakasih sudah mengobati saya ,saya sangat berterimakasih pada dokter atas ala yang dokter lakukan alada saya ,"


Andre dan Ratna Kembali keriangan Agista karena Dokter David sudah mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruangan .


"Agista masih sakit kepalanya ?soalnya dokter sudah bolehin untuk pulang ,"

__ADS_1


"Agista udah baikan kok ma ,agista udah merasa sehat sekarang .kita pulang aja ya ?"


Perlahan agista bangkit dari pembaringanya .ibunya ratna turut membantu agista untuk keluar dari ranjang dan berdiri .


"Agista bisa berdiri sendiri kok ma ?"mama tenang aja ke adaan agista udah lebih baik .


"Yaudah ,tapi kamu harus hati -hati papa kamu udah menunggu di mobil ,"


"Iya ma ,kita berangkat sekarang .agista berjalan dengan lelan -pelan di temani ratana di sampingnya hingga mereka sampai di parkiran berdiri di samping kanan mobil .Andrew membukakan pintu untuk agista masuk lalu menutupnya .


Ratna duduk di dekat agista .ia masih belum bisa membiarkan agista sendiri


"Kita berangkat sekarang ,"

__ADS_1


Di dalam mobil Agista tak henti -hentinya tersenyum bayang -bayangan Dokter david berbicara padanya sangat dewasa dan terkesan baru kali ini ia nyaman berbicara dengan Orang lain selain keluarga dan sahabatnya .ia juga tak menyangka jika David merupakan seorang Dokter yang handal dan ramah .


Dulu Agista memiliki cita -cita sebagai seorang Dokter tapi karen ia takut darah agista terpaksa harus mengubur cita -citanya sedalam mungkin .tapi kini ia bisa melihat Dokter Istimewa yang selalu menghantui pikiranya.Agista menatap ke arah depan .Hari ini merupakan hari yang tidak terduga ia mengalami kejadian yang buruk dan menyenagkan Berarti sama -sama impas


__ADS_2