
David terpaku ,Seperti merasakan meteor jatuh dari langit .Di tempatnya ia berusaha mencerna Apa yang baru saja ia dengar . Sebuah kalimat dengan intonasi yang rendah namun memiliki sejuta Makna .
Ia tak salah dengarkan ,apa yang baru saja ia dengarkan, dari pengakuan gadis yang ada di depanya .Karena Merasa tidak yakin dengan apa yang baru saja ia dengar .
"Tolong katakan sekali lagi ,"Saya kurang mendengar apa yang kamu katakan barusan ,"kata David Memastikan ,Ia menatap agista Menunggu jawapan dari gadis itu .pendengaranya masih berfungsi tidak mungkin ia tidak dengar .
Agista menarik nafasnya Dalam -dalam ,ia tak tau apa laki -laki yang saat ini di depanya sedang marah atau tidak .karena Wajahnya sangat datar tidak menunjukkan apa yang sedang ia rasakan .Dan masih terus menatapnya menunggu jawapan darinya .
Agista meremas jarinya dengan keras ia berusaha menghilangkan Ke gugupan yang terus menyerangnya .sisa kekuatanya untuk bersikap baik -baik saja sudah mulai habis .
David yang melihat ekspresi kelimpung Agista tertawa pekan .Entah apa yang ia rasakan saat ini ,Rasa senangkah ,rasa tidak sukakah .David tidak tau Apa yang membuatnya tertawa di saat -saat seperti ini .seumur -umur baru kali ini seorang gadis menyatakan perasaanya ,Apa lagi gadis itu masih sekolah .
"Saya tidak tau apa yang membuatmu suka terhadap saya ,Tolong jelaskan kenapa?"saya tidak mau jawapanya karena Saya memiliki paras yang tidak dimiliki kebanyakan orang ,jika itu yang kamu lihat Silahkan tinggalkan saya sendiri ," Saya sudah bosan mendengar Alasan itu ," kata David tanpa berpikir Dua kali .
"APA !!!.....Itu tidak mungkin ,"
Agista mengangkat wajahnya Menatap David dengan pandangan Tidak percaya .
"ehem ..m...mm ..karena ...,Ya karena saya suka ,"balas agista dengan tenang walaupun sebenarnya ia tak yakin dengan Alasannya itu ,"
David memejamkan matanya sejenak ,lalu terkekeh pelan .ia tak tau ia sedikit merasa terhibur dengan apa yang ia dengar ,"
"Bagaimana kalo kita pulang ,Ayahmu oasti sudah mencarimu ,Apakah kamu tidak melihat jam ,"
__ADS_1
Agista tersadar ,Ya pastinya Ibunya sudah mencarinya ia hanya meminta izin kuar sebentar dan ini sudah lewat dari Dua jam .Ibunya pasti sudah mencari -cari keberadaanya .
"Saya akan mengantar kamu pulang ,jadi kamu tidak usah kahwatir ibumu akan Mencarimu kesini ,"Kata david Memang agista sudah mengerti dengan Perilaku agista yang tidak nyaman dengan orang lain tapi karena David sudah mengenal ayah agista yang merupakan Direktur di perusahaan ayahnya .Dan sesekali berkunjung ke rumahnya untuk membahas tentang Bisnis .
"Saya akan membawa pulang Makanan yang telah kamu buat ,TERIMAKASIH !!!
Agista mengangguk senang ,Akhirnya makananya di Terima juga ,Ia tidak merasa menyesal membuatnya dengan bersusah payah karena David dengan senang hati menerimanya .
David bangkit terlebih dahulu dari kursinya,disusul agista yang juga ikut berdiri .David mulai berjalan keluar Meninggalkan Kafe itu agista yang juga ikut berjalan di belakangnya .Dalam hati agista merasa sangat senang ia akan diantar oleh seseorang yang ia sukai tidak lain adalah David .
David membuka pintu mobil untuk Agista .Agista masuk dengan Malu -malu .malu tapi senang pastinya .David menyalakkan mesin dan mulai melajukan mobilnya .Selama perjalanan agista tak henti -henti tersenyum -senyum sendiri .Wajanya merah merona bahkan ia tidak berhenti menggerak -gerakkan badanya.
David memperhatikan tingkah agista sambil menyetir ,Melihat agista yang sedang menahan malu membuat David sedikit gemas .
"Dasar anak yang baru saja mengenal Cinta ,"batin david masih dengan posisi tetap menyetir .
"Umur kamu berapa ?"tanya David
Agista memutar wajahnya merasa terkejut dengan pertanyaan itu ."Sembilan belas tahun ,"jawab agista Dengan cepat .
umur agista memang masih Delapan belas tapi karena Dua bulan kagi ia Akan sembilan belas tahun ,Agista menjadi menjawab Sembilan belas .
"Berrti kamu masih sekolah ?"
__ADS_1
"Iya ,bentar lagi lulus ,"
David mengangguk instingnya benar ,Masih sekolah .Dan akhirnya mereka sampai di Sebuah Rumah ,Agista turun dari dalam mobil hari sudah hampir mendekati Malam .
Rupanya Ratna sudah berdiri di depan Rumah ,Menunggu kedatangan agista yang tak kunjung Datang .
Melihat keduanya turun bersamaan membuat Ratna sedikit kebingungan .Ia menatap David dan agista secara bergantian .
"Tadi agista bertemu Dokter David di jalan ma ,"kata agista menjelaskan lada ibunya .ia sangat tau ibunya pasti sangat kebingungan sekarang ,"
"Permisi tante ,saya pulang Dulu ,"kata david meminta izin .
Iya -iya terimakasih sudah mau mengantar putri tante ,"jawab bubratna sambil tersenyum .
David mengangguk ia kembali masuk me dalam mobilnya ,Ratna menatap anaknya dengan teliti .
"Kenapa pulangnya lama?"Apa kamu tidak melihat jam ,sudah jam berapa sekarang?"
Agista tertawa pelan ,tidak mungkinkan iaengatakan yang sebenarnya "Tadi macet ma ,jadi lumayan lama ,Agista masuk ya ?Agista pengen Mandi,"Kata agista berusaha mengalihkan perhatian ibunya .
"Oke kita masuk ke rumah sekarang ,"
Ibu dana anak itu Masuk bersamaan di sepanjang jalan agista tak bisa menyembunyikan kesenanganya .David mengantarnya pulang me Rumah ,Apakah ini adalah awal dari SEBUAH KISAH CINTA .
__ADS_1
TO BE CONTINUED
THANK YOU GUYS