My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
part 55


__ADS_3

David Membuka bagasi mobil yang ia rental ,di dalam bagasi itu David sudah menyimpan sebuah kue ulan tahun yang sudah ia siapkan terlebih dahulu .Saat mereka ingin datang ke pantai antalya David sudah terlebih dahulu menyiapkan Sebuah kue beserta lilinya .


Dengan Semangat Dan rasa senang yang membara di dalam dirinya .David Menyalakkan lilin di atas kue ulan tahun itu .


"Aku tidak menyangka darah dagingku sudah sebesar ini ,"batin david dengan rasa haru Yang membeludak di Dalam dirinya .


"Rahel ,maafkan papa jika ayah Belum bisa memberikan keluarga seperti yang kau inginkan ,"


Tak terasa Air mata David Menetes dengan sendirinya .seolah air mata itu menjelaskan betapa ia sangat menyayangi anak laki -lakinya itu .Segala suka dan duka ia lewati bersama tak gentar David harus merelakan waktunya untuk merawat rahel sendirian tanpa ada seorang pendamping di sisinya .


Dengan langkah panjang David membawa kue ulan tahun itu menuju pantai .tempat dimana rahel dan kekasihnya berada sekarang .


"Rahel lihat ,tante ambil foto kamu main pasir loh ,"kata agista Dengan ceria pada RAHEL yang masih Bermain dengan pasir pantai .ia sedang membuat sebuah istana dari pasir pantai yang sangat mudah dibentuk .


,"mana tante ,Rahel mau lihat ,"jawab rahel dengan antusias ,ia bangkit dan langsung berjalan menuju agista yang sedang memegang Sebuah kamera .


"Kasih lihat tidak yah ?"Oke sini tante tunjukkan ,"


Agista menunjukkan foto -foto yang ia ambil .mulai dari foto David dan rahel ,foto orang -orang yang ada di pantai serta Foto rahel yang sedang bermain pasir .


"Foto -fotonya bagus tante ,tante pintar mengambil gambarnya ,"puji Rahel melihat foto -foto yang tertera di layar kamera milik agista .

__ADS_1


Agista yang mendengar Rahel memuji fotonya merasa tersentuh ia sangat senang Rahel memuji Hasil karyanya .


"Makasih rahel ,"balas agista sungguh -sungguh .


"Tante aku bisa pinjam kameranya tidak ?"


agista memicingkan matanya ."memangnya untuk apa rahel ?"


"Rahel mau foto tante sama papa,dari tadi papa nggak berfoto sama papa padahal kita sama -sama datang kesini ,"


"Itu kan _


Perkataan agista terhenti kala memdengar suara seseorang dari belakang mereka .


Seorang laki -laki datang dari belakang mereka ,agista terkejut dan terkagum -kagum kala Melihat siapa yang sedang bernyanyi .tidak kalah terkejut rahel merasa heran dan binggung dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya .


David mengambil sebuah kue dengan lilin yang menyala di atasnya .angka yang bertuliskan empat tahun .yang menunjukkan umur rahel saat ini .


"Selamat ulan tahun nak ,semoga kamu menjadi anak yang berbakti dan peduli pada sesama manusia ,"maaf papa belum bisa menjadi ayah seperti yang kamu inginkan tapi papa akan berusaha memperbaiki semuanya ,"


Rahel termangu melihata apa yang ia lakukan ,tak terasa matanya menetes .air mata yang menunjukkan kerinduan yang amat mendalam .

__ADS_1


"Iya pah ,makasih .maaf juga jika rahel sering nakal dan buat papa marah ,"ucap rahel sambil menangis .


Agista yang melihat hal itu langsung menutup mulutnya .melihat sebuah pemandangan yang menyayat hai .bagaimana David menyiapkan ini semua untuk Rahel .dalam hati agista ia tambah menyadari jika David sudah sepenunya menjadi pengisi hatinya .


"Tidak apa -apa ,Ayo tiup lilinya ,"


Dengan mata memerah dan senyum yang mengembang di wajahnya Rahel meniup lilin yang menyala di atas kue ulan tahunya .


"Makasih pah,"


David mengangguk ,ia lalu menyuruh david dan agista kembali ke tempat mereka menaruh barang -barang miliknya .di tempqt itu David memotong kue ulan tahun milik rahel dan menyuapi rahel dengan kue ulan tahunya .


Usai Rahel sudah pias menikmati kue ulan tahunya .David beralih menyuapi agista Menggunakan sendok ,


"Silahkan dimakan ,"katanya sambil menyodorkan sendok pas dihadapan wajah agista .


Dengan malu -malu agista menerimanya .ia mengunyahnya dengan perlahan rasa nikmat dari kue itu menelusup ke dalam tenggorokanya .


"Terimakasih ,"


ketiganya larut dlam perbincangan .David mengambil sesuatu dari dalam kantong slcelananya sebuah kado yang ia buat untuk rahel .rahel meneeimanya dengan Rasa senang .

__ADS_1


"Makasih pa.,"rahel senang dengan kado yang papa kasih .aku harap suatu hari nanti aku bisa seperti ayah ,"balas rahel sungguh -sungguh pada ayahnya.


David tersenyum kecil .papa hanya berharap semoga nantinya saat kamu besar kamu bertemu dengan orang tepat ,"batin david sebelum memeluk anak laki -lakinya itu.


__ADS_2