My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
part 31


__ADS_3

David masih terus memperhatikan layar komputer yang menunjukkan perbuatanya bahkan ia sangat Malu dengan pengawal yang menunjukkan kebejatan dirinya betapa berenkseknya dirinya melakukan hal itu pada seorang gadis .David mengepalkan tanganya menahan emosi yang bergejolak di hatinya .


Dengan sigap David keluar dari ruangan itu meninggalkan seorang pelayan yang memandangnya dengan banyak pertanyaan Tapi menyimpan sebuah rencana untuk menjatuhkan harga diri seorang dokter anak dari Konglomerat Negeri .


David melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ia Mencari -cari keberadaan gadis yang telah ia ambil masa depanya .David berkeliling terus -menerus mencari sosok yang sedang ia ingin dapatkan keberadaanya .Sambil terus memukul setir mobil .


Dan Tibalah David sampai di sebuah Rumah .David Keluar dari mobil yang ia kendarai .ia menatap ke depan ini kedua kalinya datang ke Rumah itu .David tiba -tiba teringat pertama kali ia bertemu dengan gadis itu saat ia menabrak Seorang gadis yang tidak sengaja lewat dari depanya .


Dia adalah agista Chasya Rafunsel ,Anak dari Andrew dan ratna .David memandang pintu rumah yang sudah pas di hadapanya ingin rasanya tanganya mengetuk pintu untuk mempertanggung jawabkan perbatanya tapi ia urung melakukanya .David melirik jam tangan yang melingkar di tanganya Sudah pukul Dua belas siang david berpikir sejenak ini Belum waktunya untuk pulang sekolah .apa benar Agista sekolah atau berada di Rumah .Namun David memiliki firasat agista Sedang sekolah .


David menarik kembali tanganya Yang tergantung di udara .ia membalikkan badanya meninggalkan Rumah agista yang sempat ia ingin kunjungi.ia memutar mobilnya menuju Sebuah sekolah karena menurut kabar yang sempat ia cari agista sekolah disebuah swasta .


********


Bunyi lonceng Menandakan telah berakhirnya pelajaran Untuk yang sudah di ikuti .Dua orang sahabat sudah siap -siap mengemasi barang -barangnya .Yosi mengikat rambutnya dengan tinggi diikuti agista yang cuma menjepit Rambutnya dengan penjepit kecil .


Mereka berdua Keluar dari kelas dengan sedikit berbasa -basi untuk mengusir jenuh .

__ADS_1


saat Agista dan yosi sudah sampai di gerbang .Agista terpaku di tempatnya kala matanya melihat seorang yang sangat -sangat tidak bisa lupakan sedang menatapnya dengan dedemikian Rupa .agista tidak tau harus bereaksi seperti apa sekarang apakah ia langsung lari atau ia langsung berteriak.


"Agista kamu kenapa ?"tanya yosi melihat keadaan agista yang hanya diam ,"Agis ?"kamu kenapa ?"yosi terus Memperhatikan Agista yang sedari tadi hanya diam .


David berjalan mendekat ke arah gadus yang diam membisu .ia berusaha bersikap sebaik mungkin agar tidak membuat kesalahan .


"Kamu bisa meninggalkan kami sendiri ,"kata David pada agista .ia melihat gista yang terus diam tidak berani menatap wajahnya .


Yosi menatap binggung kedua orang yang sedang bersamanya .


"Saya Adalah kerabat keluarganya ,"


yosi tidak berpaling dari tempatnya ia menatap ke arah agista "Agista apa benar ia kerabat kamu ,"


Agista Merasakan dadanya naik turun ,apa yanga kan terjadi lagi denganya .Mengapa David bertemu lagi denganya entahlah setelah kejadian yang menimpanya ia sangat takut berhadapan denganya namun karena ia Merasa david ingin Berbicara serius denganya .Agista harus mengiyakan .


"I..iya ...."

__ADS_1


Yosi mengangguk ,baiklah jadi aku pulang duluanya ya ?"Atau aku tunggu kamu disini sampai selesai ,"kata yosi memastikan .


"nggak papa,kamu duluan saja ,Aku masih lama ,kamu duluan Saja ,"balas agista .masih kukuh pada keputusanya .


"Baiklah ,"


Yosi membalikkan badanya meninggalkan kedua manusia yang hanya diam seribu bahasa.


"Aku ingin bicara denganmu ,tapi pertama -tama saya ingin mengajak kamu ke sebuah tempat saya tidak ingin saya bicara serius dengan kamu di sebuah tempat yang tepat .


Agista tidak tau harus menjawab apa dia takut akan terjadi hal yang tidak di inginkan .namun ia juga tidak bisa mengelak ia tidak mungkin berbicara seperti saat ini .


"Baiklah ,"balas agista menyetujui .


David membukakan pintu untuk agista yang diikiti agista masuk kedalamnya .di dalam mobil mereka tidak saling mengeluarkan suaranya mereka sama -sama diam membeku .Agista meremas jari -jarinya mengusir ketakutanya .Ini kedua kalinya ia berhadapan dengan orang yang sama .pertama kali kerena ia suka dan kedua kalinya karena ia mendapat masalah .Tidak berbeda dari Agista David merasa ini dalah hal yang paling langka baginya.begitu brenkseknya dirinya terhadap seorang gadis yang tidak bersalah namun ia harus bertanggung jawab dengan apa yang telah ia lakukan .Merusak seorang gadis yang masih sekolah dan tidak pernah ia bayangkan sebelumnya .


TO BE CONTINUED

__ADS_1


__ADS_2