My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Part 47


__ADS_3

Saat keduanya larut dalam obrolan dan permainan .David milai merasa ini adalah Waktunya ia mengatakan apa yang ada dipikiranya .ia tidak mau menunda -nunda apa yang hendak ia katakanSekarang .


"Agista ,"panggil David dengan suara pelan tapi masih bisa di dengar .


agista menghentikan permainanya Bersaama Rahel .sebab ia mendengar namanya dipanggil yang agista yakini itu adalah suara David .


"Ya ,ada apa ,"jawab agista juga dengan suara pelan .


"Dua hari lagi ulan tahun Rahel yang ke Empat tahun ,Jadi saya memikiki Rencana ingin membawanya ke isntanbul .Sebagai cara merayakqn ulan tahunya ,jika kamu mau kamu bisa ikut Dengan kami .


"Mendengar Kata instambul ,mata agista langsung berbinar .kota yang paling ia kunjungi dan ia sukai .Dari Dulu ia sangat ingin pergi ke situ Namun karena kesibukan ayahnya yang tidak bisa ditunda -tunda .Membuat ia harus mengurungkan niatnya .


Dan kini mendengar Kata instambul membuat ia sangat bersemangat ,Bisakah ia pergikesana .Sekedar jalan -jalan danengambil gambar pemandangan alam instambul .Namun ketidak nyamanan merambah ke pikiran agista .ia takut yang teejadi padanya tempo hari terulang kembali .ia takut jika david akan mengambil keuntungan di situasi yang pernah ia alami .


Tapi agista juga yidak munafik ia menyukai sosok David .dan ia juga sangat ingin berkunjung ke instambul .


"Bisakah saya pikir -pikir Terlebih dahulu ,"


David menghela nafas pelan ia tau apa yang dipikirkan agista sekarang ,ya walauoun ia tidak mengungkapkan secara langsung namun ia tau ada keinginan dan keraguan Di mata agista sekarang.Dan hal itu kqrena kejadian yang menimpanya Tempo hari bisa dibilang agista masih memiliki trauma dengan hal itu .

__ADS_1


Dan karena itulah ia tidak midah mengiyakan .


"Saya tau apa yang kamu pikirkan saat ini ,Maaf karena saya telah melakukan Perbuatan yang hina Terhadapmu .Tapi saya berjanji saya tidak akan melakukan hal yang membuatmubtidak nyaman .Dan saya juga berjanji saya tidak akan mengganggumu,"


"Saya sangat menyukai kebersamaan kalian kalian .Saya berpikir kamu adalah teman yang baik Untuk Rahel .jadi saya hanya senang jika kamu ikut Bersama dengan kami ke instanbul .Saya tidak terlalu tahu -menahu mengenai anak -anak .Dan Orang yang cocok untuk Teman Bermain RAHEL adalah Kamu .


Agista Tertegun mendengar jawapan panjang Dari David ,ini adalah kalimat terpanjang yang pernah ia dengar Dari David .Perasaan agista yang awalnya Campur aduk kini sudah bertekat apa lagi David mengatakan tidak akan berbuat yang macam -macam Untuknya lagi .


'Baiklah ,Saya kan mengatakanya pada ayah dan ibu saya .karena saya akan mengikut jika ibu saya mengijinkan .


"Orang tuamu tidak akan menolak ,karena saya tau siapa orang tuamu ,"balas David dengan Santai .


"Tante lagi ngomong apa sama papa ,"tanya Rahel dengan binggung .ia tak tau apa yang diperbicangkan Agista dan David .


Agista tersenyum Sambil mengelus kepala Rahel ia menjawab ."tante nggak ngomong apa -apa kok ,cuma basa basi dikit Sini kita lanjut main Ludonya .kata agista mengalihkan perhatian Rahel .ya dia tau David pasti sudah merencanakan ini sebelumnya . mengingat ukan tahun Rahel yang sudah Semakin Dekat.


"OKE !!...


Tapi ternyata sekolah agiata sudah sampai .Membuat agista merasa tidak enak Dengan rahel .

__ADS_1


"Maafya rupanya sekolah Tante sudah sampai ,kita lanjut Besok saja ya ?kata agista dengan halus .


Terkihat rahel Memayunkan hibirnya ia belum pias bermain dengan agista tapi sekolahnya sudah sampai .


"Tapi ,tante harus tante kita main lagi besok,".


"Iya tante ,janji Besok kita main lagi ,"


Agista membuka pintu mobil lalu berjalan keluar usai melambaikan tanganya pada Rahel .David yang melihat hal itu Tersenyum miring .Iatau agista sangat suka dengan Rahel .


Saat badan agista sudah menjauh dan tidak lagi terlihat barulah David kembali menyalakkan mobilnya .


"Tadi papa bilang mau pergi ke instambul ,papa ngapai kesana ,"tanya arahel pada ayah nya .ja memang mendengar sedikit pembicaraan tapi ia tak mengerti arah pembicaraanya .


"Nggak !papa nggak pergi ke instambil .kita bwrangkat sekarang yah ?"nanti kamu terlambat ,"


"Iyah pa ,"


"Pa,tante agista baik ya .andai aja Rahel ounya mama seperti tante agista ,"

__ADS_1


__ADS_2