
DAN hari yang ditunggu pun tiba .Agista membulatkan tekatnya hari ini adalah hari pertama dalam seumur Hidupnya ia akan bertemu dengan seseorang untuk mengucapkan ucapkan terimakasih yang sebanyak -banyaknya .
Agista pergi Ke sebuah kafe tempat yang ia janjikan pada David .Kafe yang terletak di dekat Apartement ,Sekilas pengunjung yang datang tidak terlalu banyak hanya beberapa orang ,Agista mengumpulkan Kekuatan Ya .ia akan segera masuk ke dalam kefe itu .
. waktunya sudah pukul Dua siang agista menjanjikan waktunya pukul Tiga sore ,tapi agista lebih baik menunggu dari oada menunggu .ia duduk di sebuah kursi uang terletak di Tengah -tengah kafe .
Jantung agista tak henti -hentinya berdetag ,ia sangat gugup sekali . karena ini adalah PERTAMA kali baginya bertemu dengan seseorang yang bukan sahabatnya atau keluarganya .Apalagi ini adalah pria dewasa yang berfrofresi sebagai seorang Dokter,Dokter yang sangat ia kagumi .
Agista kembali memeriksa Penampilanya ia tak ingin Penampilanya asal -asalan Dan malah menjadi masalah .ia hanya menggunakan celana Jeans dan kaus putih dan sepatu putih .Agista kembali cemas bagaimana bila yang terjadi tidak sepeeti yang di bayangkan ya .setelah menunggu lebih Dari Tiga puluh menit .
Seorang laki -laki datang dari pintu kafe dengan Jas Dokter yang melekat di tubuhnya mencari sosok yang mengajaknya bertemu setelah melihat ke segala penjuru ruangan akhirnya ia menemukan seorang gadis yang duduk tidak jauh dari tempatnya berdiri .berpakaian kaus putih dengan celana jeans .Ya david mengenal orang itu .
David berjalan mendekat ke Arah agista ,wajahnya sangat datar tidak ada tanda -tanda sedang marah atau sedang senang .
__ADS_1
"Selamat sore ,"sapa david dengan ramah sambil menyunggingkan senyumanya .
Agista langsung berdiri Menyambutnya "Selamat sore juga Dokter ,Silahkan duduk ,"jawab agista dengan gelalapan .
David duduk pas di hadapan agista ,ia melepaskan stestoskopnya yang melingkar di lehernya .
Agista Berusaha mwngumpulkan tenaganya yang masih tersisa ia harua fokus dengan tujuanya kalo tidak hal yang memalukan yang akan terjadi nantinya .
"JADI APA HAL YANG INGIN KAMU KATAKAN ,"kata David pada intinya .
"Saya hanya mau mengatakan ,saya sangat berterimaksih dengan Dokter karena telah mengobati saya beberapa hari ini ,saya sangat berterima kaaih sekali dan ini untuk Dokter sebagai ucapan terimakasih saya .kata agista sambil menyodorkan Plastic kresek berwarna putih yang sudah di hias sedemikian Rupa .
"Saya harap dokter menyukainya ,"
__ADS_1
David melirik kotak lemberian agista ,ia menatapnya dengan landangan yang sulit di artikan namun di dalam hatinya ia sedikit terhibur kerena tangan Agista yang bergetar pada saat menyodorkan .
"Itu sudah menjadi tugas saya ,dan kamu tidak perlu repot -repot melakukan ini ,Saya Mengobati kamu karena itu adalah pekerjaan saya dan apa yang kamu berikan ini Sudah membuatmu repot ,"blas David ia menatap agista sangat dalam .
Agista tidak tau harus melakukan apa saat ini ,apa ia akan berlari dan berteriak swpeeti orang gila atau memasukkan wajahnya ke dalam tanah .baru kali kni ka bisa berterus terang dengan seseorang .Sungguh kejadian yang amat langka .
Dan saat ini ia sedang ditatap dengan pandangan yang dalam ,agista seperti terhipnotis dengan pandangan itu Ia seperti terbang ke langit ke tujuh .
"Ada hal lain yang ingin kamu sampaikan ?"kata david membuyarkan agista dari lamunanya .Agista tersadar ,Sedangkan David masih tetap di tempatnya sambil menunggu balasan dari Agista .
Agista bungkam apa ia harus mengatakan apa yang ia lendam di dalam jatinya "Sebenarnya saya mengajak bertemu dengan Dokter bertemu bukan hanya ingin memngatakan _
agista menggantungkan ucapanya "Sepertinya saya suka dengan Dokter ," kata agista malu -malu .
__ADS_1
walupun asal di ungkapkan agista tetap kukuh pada pendirianya saat ini seorang gadis yang terkenal tertutup dan tidak suka bergaul mengungkapkan perasaanya ,Sebuah ke ajaipan yang ke 16 di dunia .dari pada di pendam rasanya sangat menyakitkan lebih sakit dari jatuh dari tangga