My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
part 32


__ADS_3

Hingga mereka sampai di sebuah Kafe Yang teeletak di tengah -tengah kota .Sebuah kafe yang berdesain Laut yang membuat setiap orang yang berkunjung ke sana merasa Nyaman .Terlepas dari itu Dua orang manusia keluar dari sebuah mobil dan memasuki kafe itu .


Bagai Sebuah mentari yang menyinari bumi berbanding terbalik dengan wajah agista yang terus murung dan gugup .ia berusaha menutupi segala apa yang mengganjal di hatinya .Sekilas ia melirik David yang hanya diam tanpa Ekspresi dan hal itu membuat agista semakin ketakutan .


Keduanya duduk di sebuah kursi yang sudah di pesan pertama kalinya oleh David .Agista duduk oas dihadapan David yang menatapnya dengan intens .memikirkan sebuah penjelasan yang ingin di ungkapkan .


"JADI !SAYA AKAN LANGSUNG PADA INTINYA ."SAYA MINTA MAAF ATAS APA YANG SAYA LAKUKAN TERHADAP KAMU ,"SAYA TIDAK MAU MASALAH INI DIBESARKAN,"


Agista Menguatkan memtalnya smbil menunggu David Melanjutkan pembicaraanya ,"ia terus mendengar penjelas tanpa menyela sedikitpun .


"JADI APA YANG AKAN SAYA LAKUKAN UNTUK KAMU ,AGAR SAYA BISA BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP TINDAKAN BURUK ITU ,"


Ingin rasanya agista memaki ,dan menghujani orang yang ada di depanya ini dengan perkataan kasar dan pukulan namun apalah dayanya ia hanya mahluk lemah yang tidak memiliki keberanian untuk bertindak .

__ADS_1


Ia masih sangat ingat bagaimana kejamnya David merusak dirinya hingga ia kehilangan masa depanya .ia Seperti perempuan Murahan yang di Ditinggalkan setelah dipakai .mamun agista bukan perempuan bodoh ia harus memiliki sebuah sikap tegas dalam menangani atas apa yang terjadi dengan dirinya .Hingga agista Menguatkan isi hatinya ia sudah membulatkan tekatnya .


"Bailah !pergilah dari hadapanku anggap saja kita tidak pernah bertemu .Anggaplah pertemuan kita tempo hari tidak permah terjadi dan jangan pernah membahas hal itu lagi .Aku sudah mengiklaskan apa yang terjadi dengan diriku ,AKU SUDAH MENGANGGAPNYA SEBAGAI TAKDIR YANG HARUS KU HADAPI !!"


ungkap agista Tanpa berpikir dua kali ,ia sudah kekeh dengan pendapatnya .yang harus ia lakukan saat ini adalah pasrah .pasrah menerima takdir yang harus dilalui .


ia tak ingin lagi mau berhubungan dengan laki -laki .Tidak mungkinkan laki -laki yang ada di depanya ini Menerima Cintanya .


David tergelak tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengan .ia tak salah dengar dengan apa yang baru saja ia dengar .bagaimana mungkin ada seorang gadis yang menerima apa yang telah ia perbuat ia sudah merusak masa depanya bahkan membuat Agista tidak lagi Perawan ia telah mengambil yang seharusnya dimiliki suaminya kelak .


"SAYA BERBICARA SERIUS SAMA KAMU ,"


"saya juga serius dengan ucapan saya ,pergilah saya tidak ingin melihat anda disini ,jadi tolong tinggalkan saya .saya sudah lelah dengan apa yang terjadi pada saya namun saya akan menganggapnya sebagai kesialan yangbharus saya terima ,"Anggap saja hal itu tidak terjadi .

__ADS_1


David terdiam sejenak meresapi apa yang barus aja ia dengar .Ingin rasanya ia membalas ucapan agista namun dia lebih memilih untuk menyelesiakan masalah .


"BAIKLAH JIKA ITU YANG KAMU INGINKAN ,NAMUN SAYA TIDAK BISA MENINGGALKAN KAMU BEGITU SAJA ,Jika seandainya kamu Hamil saya akan tanggung jawab namun saya tidak berjanji untuk menikah denganmu anggap saja kita impas ,"


"SAYA PERGI DULU ,"


Deg


Deg


Deg


David langsung berdiri dari Tempat ia duduk ,mengambil kunci mobil yang terletak di Meja .ia langsung pergi begitu saja meninggalkan agista yang menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan .

__ADS_1


Agista yang ditinggalkan memegang dadanya .ia tidak bisa membayangkan jika Ia akn hamil di usia yang masih sekolah .itu tidak mungkin terjadi .tak terasa cairan bening beratuhan dari pelupuk matanya .ia menangisi nasipnya bagaimana jika nantinya ia hamil ia menjamin seratus persen saat itu David tidak memakai pengaman .


"APA YANGA AKN TERJADI DENGAN DIRINYA NANTINYA


__ADS_2