My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
part 44


__ADS_3

Seorang anak kecil sedang duduk di sebuah ayunan di pekarangan Rumah sakit .Memang Setiap ia pulang sekolah ayahnya akan membawa ke Rumah sakit .Di rumah sakit ia akan dititipkan di Penitipan anak ,atau di Taman khususnya anak -anak .


Ia terus melihat -lihat pekarangan,Ia melihat banyak anak -anak di dekatnya bersama dengan ibunya .Sangat berbeda dengan dirinya yang hanya sendirian Di taman .Ada rasa sedih yang ia rasakan bayang -bayang seorang ibu menggendong Anaknya dengan sangat hangat membuat ia meringis kesedihan ada secercah harapan di matanya ,ia sangat berharap kelak ia akan memiliki keluarga yang utuh .Ia tidak mengenal ibunya Bahkan sejak ia mengenal ayahnya .entah kemana ibunya pergi .


Ia hanya memiliki sesosok ayah di dekatnya dan Kakek dan nenek selainya ia tak tau .ia berharap suatu hari nanti ia memilki seorang ibu yang akan selalu menyayanginya dan menjadi teman bermainnya .


Rahel Keluar Dari ayunan yang ia pakai .Ia segera keluar Dan duduk di bawah pohon rindang ,Ia duduk menunggu kedatangan ayahnya membawanya untuk pulang .


Hingga seorang laki -laki bertubuh tegap dengan pakaian Dokter datang menemuinya .ia tersenyum cerah .


"Rahel lagi lihat apa ?"tanya david pada anaknya yang Sedang memperhatikan anak -anak seusianya di Taman bermain itu .ada yang berlari dan ada yang bermain seluncuran .


"Rahel nggak lihat apa -apa ,"


"Masa ,tadi papa lihat kamu Seperti melihat sesuatu ,"kata David menggoda anaknya .


"Nggak pa ,David nggak lihat apa -apa ?"


"Yang benar ?"


"Iya pa !...


"OKELAH KITA Pulang SEKARANG ,"


David melihat jam tanganya sudah pukul Tiga sore ,Prakteknya sudah selesai ini waktunya dirinya untuk pulang ,


"Kita pulang sekarang ya ?"

__ADS_1


david menggendong anaknya menuju parkiran .


Saat mereka sampai Mereka masuk ke dalam mobil ,Di dalam mobil DAVID langsung melajukan Mobilnya .


Namun perhatianya harus teralihkan saat melihat Rahel hanya Diam dan tak Bertindak seperti biasanya .Bahkan wajahnya murung memancarkan kesendirian .


Biasanya Rahel akan berbicara terus -menerus sambil membicarakan tentang idolanya ,Kartun yang ia tonton dan Tentang sekolahnya .taoi sekarang ia tak melihat hal itunpada Anaknya .


"Rahel ,kenapa murung ,Papa lihat dari tadi kamu hanya diam ,Ada apa ?"tanya David pada Anaknya itu .Sebetulnya ia cemas dengan apa yang terjadi Pada Rahel ini bukan sifat anaknya yang ia kenal ,Rahel Merupakan anak yang ceria tidak seperti SEKARANG yang hanya Diam .


"Rahel ?....


"hel ?...kamu kenapa nak ?"


"RAHEL.....!!


Rahel mengangkat wajahnya menatap sanga ayah ,"apa pah ?"katanya dengan nada memelas .


"nggak papa ,Rahel cuma sedih aja .setiap hari teman -teman Rahel selalu di antar mamanya kesekolah sedangkan Rahel tidak pernah .Mama Rahel Sebenarnya Dimana ?"


Deg


David tidak tau harus menjawab apa .ini adalah pertanyaan yang selalu ia hindari ,ia sangat berharap semoga rahel tidak menyinggung soal ibunya tapi sekarang Anaknya menyakan Hal yang tidak mampu ia jawab .


"Tidak mungkin kan ia mengucapkan Jika ibunya sudah mwnikah lagi .Bagaimana nanti perasaanya anaknya .


"Rahel _Mama kamu ada di Surga ,"

__ADS_1


"Surga ?"surga itu dimana pah ?"kata Rahel dengan wajah langsung berubah Dari awalnya murung menjadi Bersemangat .


David Menghembuskan nafasnya dengan keras .ia menatap ke luar kaca .Ia binggung apa yang akan lagi ia jawab pada anaknya itu .


"Rahel surga itu tempat yang jauh ,Saat kamu besar nanti kamu akan tau dimana tempat itu ,"


sekarang Kamu nggak boleh sedih ,Di dunia ini kita harus memiliki Hati sekuat baja dan keiklasan akan menyelesaikanya ?"


"Maksudnya pa,Rahel tidak mengerti dengan apa yang papa bilang ,"


"Suatu hari nanti kamu akan Tau Rahel Apa yang terjadi dengan Dirimu ,seandaiya dulu papah tidak cepat -cepat datang ke Rumah untuk melihatmu .mungkin papa tidak akan melihatmu lagi ,"batin David .


ia Tak lagi melanjutkan pertanyaan anaknya .Seolah hatinya kembali tersakiti saat membahas Hal itu .


Rumah tangganya yang dulu sangat berantajan ,ia tak ingin anaknya mengetahui Hal itu ,Cukuplah hanya dirinya .


"PAH ,suatu sat nanti Rahel bakalan ketemu mamakan ?"


"Iya ,kamu bakalan punya ibu yang selalu menyayangimu ,pala janji akan Mencarinya untukmu ,"


"Papa serius ,rahel bakal punya ibu ,"


"Ya papa serius ,"


"Makasih pa,rahel nggak sabar punya Teman bermain ,"Kata rahel dengan semangat .ia senang dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya .seolah Ia Memili semangat lagi yang sempat padam.


note.

__ADS_1


Keluarga adalah Tempat yang tahu kekuranganmu Tapi menunjukkan kelebihanmu .Tempat yang tahu ketakutanmu tapi menunjukkan keberanianmu .


THANK YOU


__ADS_2