My Doctor My Husband

My Doctor My Husband
Part Delapan belasb:)


__ADS_3

Yosi Terus menerus keluar Masuk kelasnya ,Ia menantikan kedatangan seseorang yang amat dekat dengan dirinya .sudah hampir tiga puluh menit ia menunggu namun yang ditunggu -tunggu tak kunjung Datang .


Waktu terus berjalan tak terasa sebentar lagi Akan Masuk Kelas .yosi mulai curiga Tidak biasanya sahabatnya datang kesekolah terlambat.Agista selalu menjadi orang pertama yang sampai di kelas tapi sekarang Agista tak kunjung Datang .


"Agista kamu dimana ?"sebentar lagi masuk kelas,"


Saat yosi masih setia duduk di depan kelasnya sekilas ia mendengar bisikan -bisikan yang membuat telinganya panas .Rupanya saka juli dan kedua sahabatnya sedang tertawa sambil membicarakan sesuatu .Yosi juga mendengar ada nama agista dalam obrolan Mereka tapi Yosi hanya berpikir mereka hanya sedang bergosip .


"Dasar kurang kerjaan,"Kerjaanya cuma ngomongin orang ,"sindir Yosi pada ke empat orang yang sedang berdiri di depan pintu kelas .


Juli saka hanya mengangkat bahunya Acuh dan kembali masuk ke dalam kelas ."


"Mungkin mereka senang karena agista tidak datang kesekolah ,"batin yosi membuang firasatnya mengenai saka dan teman-temanya .Yosi sempat curiga juli dan gengnya lah yang membuat agista tidak datang hari ini .


Namun Saat pelajaranlertama sudah di mulai agista tak kunjung datang ,Dan hal itu membuat yosi semakin bertanya -tanya .ia melirik kursi kosong yang ada di dekatnya ."Agista kamu nggak datang hari ini kesekolah ya ?"tanya yosi lada kursi kosong Di sampingnya .


Setelah pulang sekolah Yosi memutuskan untung berkunjung ke Rumah agista , ia harus tau mengapa agista tidak datang kesekolah .Yosi masuk ke dalam mamar mandi sekolah untuk mengganti pakaianya dengan Kaos dan celana training agar ia tidak kesusahan memakai sepedanya.

__ADS_1


Usai melewati perjalanan selama Dua puluh menit ,Yosi sampai di depan Rumah sahabatnya itu .Rumahnya tertutup,"Agista ada di Rumah tidak yah ?"batin Yosi masih duduk di Sepedanya .


Yosi memarkirkan seledanya di depan Rumah agista lalu memencet bel,Seorang satpam membukakan pintu .karena satpam itu sudah mengenal yosi sahabatnya agista .Ia langsung mempersilahkan yosi untuk masuk kedalam .


"Agista ?"yosi mulai memanggil agista ,ratna yang sedang duduk di Ruang tengah Mendengar panggilan yosi .


"Itu siapa ya ,Ratna bangkit dari Duduknya melihat siapa yang bary saja memanggil Agista .


"Eh tante,"kata yosi melihat medatangan Ratna ,Ratna tersenyum kecil melihat siapa yang berkunjung me Rumahnya "Kamu cari agista ya ?"


"Dia ada di kamar lagi istirahat ,kamu masuk aja ,soalnya anak tante lagi sakit nggak boleh dulu keluar Rumah ,"Kamu taulah anak tante gimana ?"


"Ya tante, yosi masuk ke kamar agista dulu ya ?"


"Iya ,hati -hati kamu udah taukan di mana kamar agista ?"


"tau tante,Yosi udah ingat ?"

__ADS_1


"Okelah ,buruan masuk sana ,kamu nggak cape berdiri terus ,"


Di dalam kamar agista terbaring ,sambil membaca buku yang belum ia sempat Baca .Ketukan pintu mengalihkan lerhatuan agista dari buku yang sedang ia baca .


"Masuk aja ,pintunya nggak di kunci ,kata agista memberi arahan ,


Yosi Masuk kedalam kamar Agista ,agista yang melihat kedatangan Yosi langsung Bangkit dari dalam ranjangnya menyisihkan selimut yang melekat di tubuhnya "Kamu datang kesini ,"


"Ya aku mau jenguk kamj ,karena kamu tidak datang kesekolah hari ini ,"Kenapa kamu tidak sekolah .tidak biasanya kamu Absen ,"tanya yosi beruntun .


Agista seperti sedang memikirkan sesuatu ia tak ingin memberitahukan pada yosi ,apa yang terjadi dengan dirinya disekolah .Ia tidak mau yosi tau akan hal itu bisa -bisa juli dang gengnya kembali membullynya .Agista Berusaha mencari alasan agar yosi tidak Curiga .


Ia tak mau yosi kembali membalas perbuatan yang dilakukanya padanya ."Aku lagi tidak enak badan ,jadi aku cuti satu hari ini .Dari tadi malam kepalaku pusing ,"


"Oh ,aku pikir ada hal lain yang terjadi padamu ,rupanya kamu lagi sakit , padahal tadi aku berpikir Juli and gengnya Buat sesuatu sama kamu ,Rupanya kamu sakit ya ,"


Agista terbelalak ,mengapa yosi bisa berpikir sepeeti itu ."Itu nggak mungkin ,Dari mana ceritanya ,"balas agista dengan tenang .

__ADS_1


__ADS_2