
dengan secepat kilat dia menghampiri mereka dan membekap sepupunya Fadilla dengan satu tangan memeluk lehernya dan satu tangan mengacungkan pistol kearah kepala Fadilla.
semua keluarga yang menyaksikan kaget bukan main dengan kejadian itu bahkan terjadi sangat cepat. Nadia yang baru masuk dengan satpam di belakang juga kaget dengan apa yang ada didepannya bahkan dia belum memberitahu orang rumah jika rumahnya dimasuki rubah ekor sembilan siapa lagi kalo bukan wylie.
"le.... lepaskan putriku" ucap Fathan paman wylie, "kalau aku tak mau bagaimana" balas wylie dengan nada dingin sok kejam.
"cepat lepaskan anakku" teriak Nadia histeris "baiklah baiklah aku lepaskan" wylie melepas tangannya dan membiarkan Fadilla lari ke orang tuanya.
"cepat pergi dari sini atau ku lapor polisi" ancam kakek wylie "aduh aku takut" ejeknya dengan mata mendelik dan nada seolah takut.
wylie berlari ke arah lantai atas dan dibelakangnya banyak yang mengejar mungkin mereka takut terjadi sesuatu di sana.
"kenapa kalian mengikuti ku" ucap binggung wylie pasalnya dia sudah tidak pura pura dan memerankan menjadi pembunuh. tapi dari mana orang tau jika dia sudah selesai berakting, masker sama topi aja belum lepas dari tempatnya ya pasti orang gak tau lah. (wyl wyl) 😪
"jelas kami mengikuti mu kau seorang penjahat jika kami membiarkan mu berkeliaran di rumah ini pasti ada seseorang yang celaka karna mu" jelas Kakek wylie.
'aduh gue dalam bahayaaaaa.... gimana nih kalo mereka tau siapa gue pasti dihajar dah, terus gimana berani bertindak berani bertanggung jawab, bongkar, gak, bongkar, gak' begitu kebinggungan wylie dengan tindakannya barusan sebab ide itu tiba tiba datang begitu saja.
"emm.... baiklah kejar aku sampai dapat" ucapnya sambil melanjutkan larinya ke atas dia berencana sembunyi dulu.
__ADS_1
wylie masuk ke dalam kamar maminya dulu saat masih belum menikah. di dalam situ sangat gelap sebab belum dibersihkan. 'doh banyak banget juga nih debu punya ART gak becus ya gini' batin Wylie mengerutu baru masuk udah sesek aja nafasnya.
"cepat dia masuk kamar kak Hiana" ucap Fathan dari luar yang masih didengar wylie. beruntung sekali wylie masuk kamar maminya ini soalnya gak dikunci.
"haduh sembunyi dimana ini" gumannya kebinggungan cari tempat sembunyi.
"ha di sana" ucapnya berbinar menemukan bangku dekat pintu sehingga memudahkan nya untuk keluar jika orang orang itu masuk.
dan benar saja setelah bersembunyi dia melihat banyak padang kaki masuk ke kamar setelah dipastikan semua masiluk lebih dalam kkamar dengan cepat wylie melangkahkan kakinya keluar, berhasil juga keluar dari sana, eeeeettt tapi ada masalah nih 😨
saat berada di tengah tengah tangga menuju bawah kakinya kebablasan menginjak anak tangga yang seharusnya menginjak anak tangga berikutnya tapi malah menginjak anak tangga langsung tiga sekaligus, alhasil wylie nyungsep ke kebawah.
"aduh sakit banget " ucap wylie pelan sambil mengelus elus dagunya yang masih tertutup masker dan topinya terlepas dari kepala
"tertangkap juga kau" ujar Nadia memegang tangan wylie yang digunakan mengelus tadi.
"eh" kaget wylie menatap mereka dan seketika langsung sadar bahwa dia adalah boronan "iya iya aku menyerah " ucap pasrah nya karna tidak bisa lagi kabur.
dengan satu tangan memegang tangan wylie nadia mengunakan tangan satunya untuk membuka maskernnya.
__ADS_1
dannnnnn betapa terkejutnya semua orang ternyata Rubah ekor sembilan itu adalah ponakan/ cucu/ sepupu mereka.
"peach" ucap wylie tak merasa bersalah dengan tersenyum kikuk dan mengacungkan dua jarinya -_-#
✂- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
maaf kalau author cuma bisa up 1 bab doang tapi kalo waktu author senggang bakal usahain bikin 2 bab kok.
☁😘😘☁😘😘☁
😘😘😘😘😘😘😘
😘😘😘😘😘😘😘
☁😘😘😘😘😘☁
☁☁😘😘😘☁☁
☁☁☁😘☁☁☁
__ADS_1