MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)

MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)
ep. 34 adu mulut kecil


__ADS_3

sepulang sekolah wylie, masuk kamar dan mandi tapi tidak tidur.


"harus cari sekarang" gumamnya pada cermin didepannya dengan mengepalkan tangan kanannya.


berjalan naik keatas kasurnya dan menghidupkan laptopnya. dengan cepat membrowsing. dengan mengetikkan tulisan dengan jawaban yang ia inginkan.


"ketemu... ayeeeyyyyyy" gembirannya dengan lompat lompat diatas kasurnya.


lalu kembali duduk untuk membaca tulisan dilayar laptop.


"ooh. jadi markas cabang Blue Fire tadi diserang" ucapnya mengangguk anggukkan kepalanya. "wooooooww. ternyata markas itu deket banget sama Cafe IN milik Paman Reno ( paman wylie kakak hiana). kalo gini mudah juga kesan cuma hadapin orangnya aja yang sulit" dia terus berpikir bagaimana cara membuat alasan dsb lah.


"buat jalan kembali lurus dan menjebol jalan buntu. pasti bisa bikin otak buntu ini jebol.....ehmmm,, waha ketemu nih cara pasti bisa" dwngan senyum sumringah dia memakai baju tuk pergi keluar.


"pak anterin aku ke cafe paman Cafe IN ya" pinta wylie dengan senyum mengembang pada bapak.


"iya non ayo" jawab bapak berlalu mengambil mobil.

__ADS_1


Cafe IN


"bapak tunggu dimobil aja atau pulang dulu soalnya aku lama nanti. aku kesana sama temen temen kok, paling 1 setengah jam an baru keluar" ucap wylie pada bapak didepannya.


"kalo gitu bapak pulang dulu, non bawa Hp kan" balas bapak "bawa kok pak" ucap wylie lagi.


"yaudah nanti telepon ya non, assalamualaikum" pamit bapak


"waalaikumsalam, ati ati pak" ucap wylie setelah bapak dan mobil tak terlihat dia berjalan ke arah lurus,menuju markas BF.


"jadi ini markas cabang mereka, walau cabang besar juga ya, agak kumuh sih disini auranya sedikit gelap suram banget" gumamnya berdiri didepan gerbang masuk markas.


"siapa kamu, pasti mata mata musuh kan " ucap pria itu dengan wajah garang dan terkejut melihat ada cewek asing, langsung mengacungkan pistol ditangannya.


"eh.. santai dong bukan gue bukan mata mata" ucap wylie tanpa rasa takut "alah ngaku aja pasti mata mata kalo bukan ngapain orang cewek kayak kamu kesini, yang ada cewek tuh takut sama mafia" bantah pria tersebut dengan muka garangnya.


"eh kalo gue mata mata kenapa gak nyamar ato masuk langsung heh" ucap enteng wtoie bersendekap dada.

__ADS_1


"apakah iya" ucap orqng itu dengan ekspresi yang sama "iyalah kok bisa ya orang kayak lo disebut seorang mafia lawan orang biasa kayak gue pake logika aja masih kalah" ejek wyoie dengan santai dan tampang sok bener.


"diam kamu....mau mati disini ya" marah pria itu semakin menekan pistolnya kearah wylie.


"eh bang lo kayaknya lebih tua an dikit deh dari gue jadi panggil abang aja pantes kan" tengil wylie sok kenal.


"gue bukan abang lo tahu" balasnya " emm bang lo tahu cewek mafia dari mafia nih gak namanya Claudya Hermawan" ucapnya berbisik bisik "gimana kamu tahu dia pasti kau adalah musuh sekutu kan" salah sangka pria itu lagi dengan masih menodongkan pistol ke kepala wylie.


"bang Claudya tuh temen gue di sekolah jadi kenal, tadi gak sengaja denger kalo bawahan Claudya bilang kalo Markas Cabang diserang mafia no 5." ucapnya bisik bisik lagi..


"jangan banyak omong kau bocah, mati kau" marah orang itu karna wylie mengetahui 10% masalah kemafiaan.


Dor


suara tembakan yang dilontarkqn pria itu pada wylie.


✂- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

__ADS_1


maaf sebesar besar nya ya author belum nebus itang author hari ini kerjaan author banya banget mohon dimaklumi ya. sampai besok


__ADS_2