MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)

MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)
ep 49. kubunuh nanti


__ADS_3

wylie berjalan cepat mendekati tuh kakek tua, niatnya hendak menyerang kembali tapi siapa sangka tuh orang tua itu lebih berbahaya saat merasa terancam.


Jleb


sebuah pisau ditancapkan kedada bagian bawah atau perut bagian atas dan tentu pelakunya si kakek tua itu dan korbannya tentu wylie.


"bagaimana rasanya ditusuk " seringai si kakek tua beranjak berdiri.


"wah tidak disangka kau sudah terpojok tidak menyerah saja, kau termasuk orang yang tidak bisa dipercaya" ucap wylie yang terjongkok karna terkena tusukan tadi.


"aku tadi tidak bilang menyetujui jika aku tidak akan curang" balas kakek itu yang sedang mengisi pistolnya dengan peluru, kenapa tadi tidak menyerang wylie dengan pistol? ya karna lupa gak diisi dulu, maklum faktor U.


"dasar kakek tua, udah tua jangan licik licik nanti masuk neraka" ucap wylie berusaha menarik pisau diperutnya yang masih melekat.


"shh... sakit sekali" gumamnya setelah pisau itu tercabut. dengan menekan lukanya agar darah yang keluar tidak banyak


"kalau begini sudah bisa dipastikan siapa yang menang" ucap Kakek tua itu menodongkan pistol kearah wylie, bukan wylie namanya jika menyerah, ia juga mengeluarkan sebuah pistol dari belakang bajunya.

__ADS_1


"belum tentu bodoh" dengan satu tangan menodongkan pistol juga.


mereka berdua sedang beradu ketajaman mata agar membidikan mereka tepat sasaran. tembakan pertama dilayangkan Kakek kearah kepala wylie tapi wylie dengan cepat menghindar. tapi sebagai ganti tak tertembak lukanya semakin lebar dan darah yang keluar juga banyak.


terpaksa wylie menggunakan kedua tangannya agar bisa melumpuhkan musuhnya tepat sasaran. ini tembakan kedua dilayangkan Wylie kearah kaki orang itu dan tembakanya tepat sasaran yaitu dibagian betis.


"aaa... dasar anak s***an" umpat kakek tua itu marah, ia kembali melayangkan pistolnya ke wylie tembakan kali ini hampir masuk kepundak wylie hanya kelebihan sedikit jadi hanya tergores saja. dan tiga tembakan dikembalikan Wylie kearah kaki satunya, ke kedua telapak tangannya tepat sasaran.


"sekarang kau tidak bisa apa apa kakek tua" ucap wylie mendekat kearah orang itu, ia merebut pistolnya dilantai dan mengikat kedua tangn dan kakinya dengan tali yang ia bawa, setelah selesai ia berjalan sedikit menjauh.


"hei Kakek tua jangan pingsan dulu... aku ingatkan ya aku tak akan membunuhmu hari ini tapi kapan kapan saja tapi kalau sikap dan sifatmu bisa berubah kesemua orang tarmasuk ke menantu mu yang bernama Hiana Andreane itu. aku mengampunimu untuk saat ini camkan itu baik baik semoga kau tak lupa" setelah selesai berbicara wylie berjalan meninggalkan ruangan itu dan mencari ruangan lain,


setelah selesai membalut ia berganti mengambil plester dan menempelkan nya ke pundaknya yang tergores peluru gagal tadi.


untungnya ia memakai pakaian Hitam dengan celana jeans abu abu tua, tapi ya tetap saja darah dari luka tusuk itu merembes keluar dan terus membasahi bajunya.


"untung lagi haid jadi bisa lolos gak sholat, tapi juga gak nyaman kalo pakai baju basah gini. duh udah jam 6 sore lagi satu jam lagi papi sadar, harus cepet pulang, hitung dulu nih duit masih berapa semoga masih cukup buat naik taxi dan beli buah" dengan luka tusuk pun masih sempat ngitung duit.

__ADS_1


"yah kurang cuma cukup buat beli buah doang,, ga papa biar gak curiga" saat beranjak membuka pintu kamar itu. samar samar ia mendengar suara orang


"*ayah,, ayah kenapa biaa seperti ini apa ayah kalah dari anak itu" itu adalah suara paman wylie yang tadi ikut menjenguk Papinya.


setelah berhasil membuka ikayan tali itu, ayahnya belum sepenuhnya pingsan ia menggucapkan sesuatu "ia belum mati" setelah itu dia sudah pingsan


"ayah aku akan membawamu kerumah sakit*"


setelah sura itu menghilang wylie keluar dari kamar itu "huh kenapa tidak mati saja sih emang ya orang jahat tuh susah matinya" gerutu wylie berjalan keluar dari rumah kosong itu,


dijalan, langit berganti gelap dia mencari pedanfang buah kaki lima yang terdekat. setelah mendapat buah yang akan ia bawa ke RS, setelah berjalan 15 menit an.


ia sudah sampai di teras RS, berjalan masuk kedalam. wylie melihat didepan tidak ada Mami dan Kakaknya dan tak ada suara keributan, berarti tidak ada keluarga Grissham disana.


"assalamualaikum " ucapnya masuk kedalam ruang rawat Papinya Nicol.


??????what happens later??????

__ADS_1


✂ - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


waaaaahaa legaaa....lunas sudah hutang episode author, jangan lupa baca dan komen dan like ya!😋😋


__ADS_2