
masih diruang BK. Wylie dan Tasha sudah masuk dan menceritakan asal mulanya dia bisa bertengkar dengan kakak kelas itu.
dan guru Bk sudah memutuskan bahwa yang salah disini adalah murid kelas 9 yang telah melanggar peraturan sekolah, mereka sudah diberi sanksi atas perbuatannya.
Wylie, Reni, dan Tasha juga kembali kekelas mereka, diperjalanan Reni terus terusan memohon maaf pada Wylie, ia merasa merasa bersalah sekali atas luka yang bersarang dikepala Wylie. dan pada akhirnya Wylie menegaskan bahwa ia sudah memaafkan dan tidak mempermasalahkan dengan begitu Reni bisa diam.
...****************...
kelas. jam istirahat
Endru, Veno, Claudya, yang dari tadi Wylie masuk kelas sudah kepo apa yang terjadi hingga ketiganya bisa telat. sekarang bisa bertanya kenapa gak dari pelajaran saja bertanya karna guru kali ini suka melotot pada muridnya dan mereka suka menyebutnya guru Killer.
__ADS_1
"heh kalian tadi kemana kok baru masuk pas pelajaran dan kenapa Wylie kepalanya diplester mana besar banget itu plester" tanya rinci Vano pada ketiganya sembari menyentil kepala Wylie pelan "woy pala gue sakit plus pusing main sentil ae lu, tambah pusing nih" kesal Wylie langsung membogem perut Veno
"adoh santai mbak jangan ngegas" ucap veno memegang perutnya
Tasha pun menyahut "oh itu, kalian dengar gak keributan dilapangan tadi" Tanya Tasha balik. "dengar kok tapi kami gak sempat keluar kelas karna pr kemarin belun dikerjakan jadi kebut tadi" jawab Claudya.
"yang ribut ribut tadi gue sama Reni, trus pas ditengah tengah pertengkaran salah satu dari mereka mau pukul Reni, wylie datang dan menjadi tameng dan yang kena bogem jadi dia" jawab Tasha "lha terus gimana ceritanya kok bisa berantem cerita yang jelas lah" pinta Endru. karna geram dan pusing dengar tanya jawab yang dilontarkan teman temannya Wylie langsung menceritakan kejadian lagi.
"eh eh wyl jangan pingsan dulu" kaget Reni langsung menggoyang goyangkan lengan Wylie, si empunya tangan bangun dan marah marah "apa sih gue mau tidur bukan pingsan ganggu aja, kalian keluar sana pala gue pusing nih" ucapnya mengusir teman temannya seusai bicara ia tidur kali ini mereka tak mengganggu Wylie lagi tapi malah ditinggalkan sendiri dikelas
wylie yang merasa disekitarnya sunyi mengintip melihat sekitar 'yah ditinggal sendiri dasar temen gue tapi yah gak apalah gak jadi tenang gak ada yang ganggu' ucapnya dalam hati melanjutkan tidur merem dibangkunya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
sepulang sekolah. Wylie baru saja turun dari mobil hendak memasuki rumah. dalam perjalanan dia samar samar mendengar seseorang menangis keras hingga jarak yang masih jauh dari pintu pun masih terdengar. karna kepo Wylie melangkahkan kakinya masuk dengan terburu buru.
diruang keluarga terlihatlah Hanna juga Mami Hiana yang sedang mrnenangkan Hanna yang terus terusan menangis.
Wylie mendekati ARTnya mencoba bertanya "emm Mak ini ada apa" tanya Wylie membuyarkan kefokusan Emak yang terlihat iba pada Hanna
"eh non ngagetin aja, itu non hanna 1 jam lalu pulang terus langsung Cari nyonya dari yang Emak gak perhatiin tadi non jadi gak tahu non hanna ngomong apa" ucap Emak Wylie mengganguk "kalo gitu Aku pamit kekamar ya Mak" ucap Wylie.
"ya non" dan berjalan menuju kamar dalam pikirannya wylie cekikikan.
__ADS_1
'urusan pribadi harus diutamakan ganti baju dulu baru ikut nimbrung masalah kakak' batin Wylie cekikikan.