
pada jam setengah sepuluh tepat mereka berangkat menggunakan mobil tempur yang berasal dari markas pusat yang dibawa oleh para senior.
waktu yang ditempuh mereka 1 jam setengah, dalam perjalanan wylie dan timnya sedang berdiskusi.
"dek, kamu takut gak" tanya Yudis kalem pada wylie, ya mereka bertiga Bima, Yudis, dan Sera memanggil wylie dengan sebutan adek kecil mereka mulai sekarang.
"agak dikit" jawab wylie ragu ragu tapi dia sekarang harus bisa mengalahkan rasa takut dan ragunya untuk menjadi lebih kuat.
"emm... kalo boleh tau, apa alasan lo masuk mafia" tanya Bima yang merasa agak janggal dengan umur wylie yang masih sangatlah muda ia sudah berfikir untuk masuk dalam organisasi mafia.
"keluarga Papi, punya musuh dan musuh itu akan memberantas keturunan keluarga Papi gua, karna banyak yang keturunan dari keluarga, jadi gua harus lindungi mereka dengan usaha masuk mafia ini, dengan kekuatan dan pola pikir gue yang terus akan berkembang dan akan lebih maju selangkah dari mereka, dengan masuknya gue ke sini, akan memperlambat rencana mereka dan malahan mereka semua tidak ada yang tahu kecuali kakek ku saja, dan dia tidak pernah memberitahu kami, gue akan melindungi keluarga dengan cara sembunyi sembunyi atau lebih suka ku sebut 'the secret of the shadow' " jelas wylie dengan nada penuh ambisi.
"ooh...kehidupan kamu miris juga ya, keluarga dapet musuh kamu dan kakek mu yang tanggung " ucap Sera merasa terbuka hatinya
"kok lo bisa tahu kakek lo lindungin keluarga Papi lo secara diam diam" penasaran Yudis
"ceritanya panjang, kapan kapan aja gue cerita" ucap wylie memandang keluar kaca.
"ayo turun kita sampai dan jangan lupa ikuti rencana" perintah Senior membawa senjatanya.
__ADS_1
"baik" ucap serempak mereka.
seperti rencana awal tim A beraksi terlebih dahulu, lalu tim C mengamankan area dalam dan timB yang membunuh orang penting, banyak dari mereka yang mengunakan pistol tanpa suara agar tidak membuat orang yang didalam keluar.
pertarungan berjalan dengan sesuai rencana, dan jika di buat rasio akan menjadi 8 : 5, dari segi kekuatan tapi ~author sok sok an
posisi tim B
"ini tempat mereka berkumpul" bisik Bima mengintrupsi rekannya yang tak jauh darinya.
"baik, akan saya dobrak kalian bersiap dengan senjata" perintah Senior bersiap mendobrak pintu.
suara pintu yang didobrak dengan keras, orang yang diluar pun juga ikut kaget apalagi dengan orang yang didalam.
"hei siapa yang berani kurang ajar mondob.... " orang itu tak jadi lanjut bicara. gimana mau bicara orangnya udah mati duluan 😅
"siapa kalian" ucap seorang lainnya, bangkit dari duduknya "menurutmu siapa" balik tanya Wylie dengan senyum devil yang terlihat tanpa masker yang ia kenakan.
"kami adalah orang yang kalian ganggu " ucap Bima
__ADS_1
"dan hari ini tidak akan ada lagi yang namanya Mafia head dragon" sahut Sera ikut nimbrung. kejadian selanjutnya adalah baku hantam antara mereka dengan dengan jumlah musuh 9 orang.
dengan kegesitannya wylie menghindari peluru yang melayang dan pisau yang mengarah ke arahnya.
selesai membereskan bagiannya, dia membantu Sera yang nampak kewalahan melawan dua orang langsung sedangkan dia tadi hanya 1 orang.
"terima kasih bantuannya" ucap Sera selesai mengalahkan dua orang itu.
"apakah sudah semua" tanya Senior, sambil melihat sekeliling tampak darah dan mayat musuh bertebaran dilantai.
"sudah semua senior" ucap Bima mewakili, "apa ada yang terluka" tanya kembali senior itu.
"hanya luka goresan" ucap Sera
"baiklah kita keluar dulu dari sini" balas senior.
mereka mereka pulang dengan membawa kemenangan, tapi sebeluk pergi salah satu dari senior membuang bom yang akan merubuhkan bangunan itu.
"kita menang, tahap pertama dari rencana selanjutnya" ucap bangha wylie dengan mengepalkan tangannya didada.
__ADS_1
✂- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -