
"assalamualaikum " ucapnya masuk kedalam ruang rawat Papinya Nicol.
"waalaikumsalam" jawab orang yang ada didalam. "nih udah aku bawain buah banyak" ucap girang wylie meletakkan buah yang ia beli dinakas dekat brankar. saat akan masuk ia sempat khawatir jika bajunya bagian lengan yang sedikit sobek akan membuatnya ketahuan, tapi setelah dipikir pikir kembali olehnya plester yang ia gunakan tadi bukan berwarna coklat tapi hitam jadi untuk sementara akan aman pikirnya.
saat ia melihat seseorang diatas brankar, Wylie mendapati Papinya yang sedang menatapnya "ternyata Papi udah sadar ya" terkejut Wylie menghampiri Brankar Papi Nicol
"iya, masak gak kelihatan sih" balas Papi "hehe gak " ucap wylie memeluk dengan hati hati.
"Papi ininya kerasa sakit gak" tanya polos wtlie menunjuk bahu Nico yang terbungkus perban dan juga digips.
"kalo gak digerakin yang gak sakit" jawab Papi. "Papi mau buah gak, biar kak Hanna yang kupasin" ujarnya membuat Hanna yang sedang mengetik dilayar hpnya menoleh kearah nya.
"kenapa jadi Kakak " protes Hanna "karna aku mau mandi dulu" ucapnya menjulurkan lidahnya sambil mengambil baju diransel yang ia bawa, lalu masuk kekamar mandi diruangan itu.
Dalam KM, kami menua eh salah Kamar mandi
"aduh duh " gumamnya yang melihat perban yang membalut luka tusukan sudah menjadi warna merah. "gimana nih" karna kebingungan bagaimana ia akan mandi, memutuskan mandi dengan tangan yang ia basahi air dan mengusap badanya saja karna takutnya lukanya tambah perih jika dengan sabun.
setelah badan ia mengaambil tisu kering yang ia ambil ditas, dibasahi dan digunakan untul membersihkan pingiran lukanya. baru ia beri obat dan ditutup dengan perban yang baru.
__ADS_1
ia keluar dengan sedikit tertatih, lukanya akan banyak mengeluarkan darah jika terlalu benas bergerak.
"wyl, beli makan yuk" ajak Hanna saat wylie membereskan baju kotor yang ia pakai tadi
"gak ah, kakak aja aku lagi mager" alasan wylie berbohong. "gak mau tahu anak jaman sekarang tuh harus bereksporasi jangan cuma mager gak mau kemana mana" nasihat Hanna memasukkan hpnya kesaku jaketnya. wylie menghela nafas "hufffft"
'aku tuh lagi sakit, bukan mager asal kakak tahu' batin wylie. "yuk....Pi Mi kita pamit ya assalamualaikum" pamit Hanna menyalami tangan keduanya begitu pula dengan wylie
"iya waalaikumsalam, hati hati ya" pesan Mami. Hanna segera mengandeng wylie keluar.
"pelan pelan napa jalannya " keluh wylie merasakan sakit diperut atasnya, sekarang mereka berada dipinggir jalan menunggu taxi pesana Hanna, sebab dari diluar ruang Papi Nicol Hann jalan cepat sekali dengan menyeret Wylie
Restoran Xxx
Setelah memesan makanan mereka, Hanna fokus ke Hpnya lagi dan wylie kesakitan tapi ia sembunyikan dengan cara meletakan kepalanya kemeja dan matanya merem.
"ini pesanan anda, silakan dinikmati" ucap Pramusaji dengan sopan "terimakasih" jawab Hanna dan wylie barengan.
Hanna memakan dengan Lahap karna faktor kelaparan dan juga doyan. beebeda dengan wylie yang tak selera, tadi sudah mencoba memasukkan satu sendok kemulutnya dan saat masuk keperut rasanya sakit dan mual
__ADS_1
"kenapa gak dimakan" tegur Hanna melihat wylie yang cuma mengaduk aduk makanan itu.
"gak selera " balas wylie, "dimakan lah kasian yang buat juga, nanti mubazir lho buka mulut aaa" ucapnya berusaha menyuapi wylie. Wylie membuka mulutnya tapi setelah masuk keperut. Ia mengaduh kesakitan
"shhh...aaaa sakit ". Hanna yang fokus ke hp lagi jadi kaget "eh ada apa apanya yang sakit" tanya hanna panik langsung melihat kearah wylie yang memegang perutnya. saat Hanna melihat ada noda darah yang keluar dari tangan Wylie.
"wyl kok bisa berdarah" tanya hanna pada wylie yang diam saja, dan saat ia lihat adiknya sudah pingsan duluan.
"wyl bangun wyl, tolong tolong adik saya " teriak hanna berharap ada yang menolong mereka. dan saat itu ada pelayan laki laki lewat langsung menghampiri meja Hanna. "mbak ada apa" ujar waiter itu ikutan panik "ini adik saya perutnya berdarah" ucap Hanna dengan air mata bercucuran.
"mbak biar saya bantu keluar" tawar waiter itu dan diangguki oleh hanna "iya terimakasih mas" ucap Hanna.
pelayan itu langsung membopong wylie dan menyuruh hanna memesan taxi " mbak pesen taxinya dulu" ucap waiter itu disela sela berjalan nya dan langsung dipatuhi Hanna.
setelah menunggu 5 menit Taxi baru sampai. setelah memasukkan tubuh wylie kedalam mobil hanna memberikan uang dua lembar uang merah "mas ini buat bayar makanan saya dan sisanya buat mas ya, terimakasih banyak" dengan segala kepanikan memberi dua lembar uang dan langsung masuk kedalam mobil taxi. "iya sama sama mbak semoga adiknya gak kenapa napa" balas waiter utu sedikir berteriak karna mobil taxi sudah mulai melaju.
??????what happens later??????
✂ - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
__ADS_1