MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)

MY LIFE STORY (Kehidupan Berisi Hukuman)
ep 28. hari pertama ujian


__ADS_3

sekarang Wylie, Reni, Tasha, Vero berada di rumah Endru, ini pertama kali wylie ddk kesini tapi tidak bagi Varo yang notabenya orang terdekat Endru.


"kita belajar di sini aja, gak pa pa kan" tunjuk Endru pada ruang tamu di depannya. "gak pa pa kok terserah yang punya rumah" acuh Reni.


setelah Endru kembali dari dapur untuk meminta maid rumahnya tuk membuatkan minuman para sahabatnya.


perbelajaran dirumah Endru berjalan lancar walau Reni selalu bertanya ini itu dari penting hingga tak penting


1 jam berlalu cepat, hari sudah menjelang sore dan satu persatu mereka pamit pulang.


"End, besok besok belajar disini gini lagi ya" ucap wylie pada Endru saat berada diambang pintu.


"iya, insyaallah" balas Endru "eh bentar lo tuh agama apa" tanya Reni penasaran "islam kenapa"jawab Endru singkat.


"ohh gue kira bukan islam" ucap Reni lagi " yaudah kita pulang dulu" pamit Wylie. "iya, ati ati ya" pesan Endru.


wylie pulang diantar supir sedangkan Reni dan Tasha bareng pulangnya karna rumah searah, dan Vero pulang sendiri dengan diantar supir keluarga Endru.


seminggu berlalu dengan cepat pagi ini ujian PAS dimulai dengan semangat dan percaya diri yang berkobar wylie memgerjakan 50 soal ujian sesi pertama yaitu pelajaran Matematika dengan waktu 120 menit/ 1 jam

__ADS_1


tapi setengah jam kemudian semangat wylie luntur dengan soal yang semakin rumit semangat yang berkobar tadi berubah menjadi lesu ternyata soal di lembaran ini tidak dia pelajari mungkin saat belajar dia melewatkan satu halaman materi karna bukunya lengket.


"Ven, tolong jawaban soal 39 sampe 44 ini dong pinta wylie pada vero didepannya " ha banyak amat gak belajar ya lo" ledek Vero menyahuti


"ish.. tiap hari kan gue belajar sama kalian paling kelewat ini materinya cepet kurang 20 menit nih waktunya" gempar wylie berbisik melihat jam di dinding.


dengan sembunyi sembunyi Varo memberikan seucil kertas pada wylie, dengan cepat wylie segera menerimanya tapi tangannya terhenti saat pengawas ujian berdehem.


"ekhem.... kamu yang dibelakang sedang apa" tanya pengawas killer itu. "oh itu buk penghapus saya jatuh" alasan Varo sambil berpura pura mengambil penghapus.


"oh, jangan beri contekan pada temanmu" ucap pengawas curiga.


"oy itu pengawas udah keluar cepet kasih jawabanya" perintah wylie sesaat saat oengawas pergi keluar kelas.


"nih" menyerahkan kertas tadi pada wylie.


dengan cepat wylie menulis jawaban itu. hingga waktu habis wylie bernafas lega "uwah kurang 1 mata pelajaran lagi" ucapnya sambil peregangan di tempat duduknya


ujian sesi kedua sudah berlangsung, kali ini wylie dengan mudah mengerjakan soalnya sebab mata pelajaran ini cukup mudah baginya.

__ADS_1


sedangkan di meja tengah tempat Reni dan Tasha duduk, Reni sedang kebinggungan sendiri. mata pelajaran ini adalah termasuk pelajaran yang tidak dia kuasai.


"Tas minta tolong dong gimana nih soal" rengek Reni pada Tasha di sampingnya.


"bentar" ucap balik tasha 10 menit kemudian dengan sukarela Tasha memberikan contekan pada Reni bahkan 80% jawaban dia tulis karan ini termasuk mata pelajaran kesukaanya dengan mudah dia menjawab.


30 menit waktu tersisa dan sekarang hari pertama PAS berakhir.


WylEnd berkumpul di kantin membicarakan soal tadi.


"kalian tahu mata pelajaran terakhir tadi Reni resek banget minta jawaban banya k banget untung gue baik jadi gue kasih" adu Tasha pada sahabatnya.


"iya makasih ya tasha" ucap sok imut Reni "sama sama awas lo belajar lebih giat" perintah tasha dan Reni mengangguk "tadi wylie juga dama hampir ketahuan pengawas lagi" curhat Veno.


"iya deh kapan kapan bakal lebih pinter lagi " ucap wylie menimpali


setelah lama bercurhat ria mereka memutuskan untuk pulang dan pergi belajar bareng lagi.


✂- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

__ADS_1


__ADS_2