My Wife Ghost

My Wife Ghost
Pergi Ke Kantor Polisi


__ADS_3

Marsya baru pulang setelah pergi ke rumah Jono.Kianu menunggunya dikamarnya.Kianu terlihat cemberut melihat Marsya datang.Marsya bingung melihat Si playboy Kianu cemberut. Marsya mendekatinya dan meledek Kianu.


"Kianu Si playboy kenapa?apa pacarmu memutuskanmu atau kencanmu pada bentrok semua?"tanya Marsya.


"........"Kianu hanya diam.


"Kamu marah?"tanya Marsya.


"Iya,kamu seharian kemana aja?"tanya Kianu.


"Aku seharian bersama Jono"ucap Marsya.


"Ooo kamu sudah punya tuan yang baru,jadi lupa sama aku"ucap Kianu.


"Sejak kapan kamu jadi tuanku,sampai lebaran cina juga aku ogah kamu jadi tuanku.Aku ini hantu yang merdeka tidak mau dijajah oleh manusia playboy sepertimu"ucap Marsya.


"Kamu lupa perjanjian kita,aku bantu kamu dan kamu bantu aku"ucap Kianu.


"Perjanjian itu lagi,perjanjian itu lagi capek deh"ucap Marsya.


Marsya akhirnya mengalah dan akan ikut Kianu lagi sesuai kemauan Kianu.Kalau bukan karena Marsya ingin tahu identitas semasa hidupnya,mana mungkin dia mengikuti Si playboy Kianu.Apalagi harus mengawasi pacar-pacarnya, sungguh hal yang membosankan untuk Marsya.Dia menyesal kenapa harus bertemu Kianu.Dia selalu mengancam Marsya dengan perjanjian itu.


Hari esoknya Marsya sedang berjalan-jalan diluaran.Tengah hari seperti ini tidak berpengaruh untuk Marsya,dia tetap berjalan kesana kemari sesuai kemauannya.Marsya melihat aktifitas berbagai macam manusia diluaran.Tiba-tiba Kianu datang menghampirinya.


"Hantu aku mencarimu kemana-mana"ucap Kianu.


"Paling juga nyuruh ngawasin pacarmu lagi"ucap Marsya cemberut.


"Bukan,Citra hilang,dia diculik orang"ucap Kianu.


"Pacarmu cuma hilang satu,masih ada enam kok"ucap Marsya.


"Citra pacarku yang paling cantik,tolong temani aku ke kantor polisi"ucap Kianu.


"Baik....."ucap Marsya.


Kianu dan Marsya pergi ke kantor polisi untuk melaporkan hilangnya Citra.Mereka masuk ke kantor polisi itu.Marsya baru pertama kali masuk ke kantor polisi jadi dia sedikit aneh dengan tempat itu.Kianu duduk dikursi didepan polisi itu untuk melaporkan Citra yang menghilang. Sementara Kianu melapor pada polisi.Marsya jalan-jalan dikantor polisi.Dia masuk ke semua ruangan,bahkan ke dalam lapas.Marsya melihat banyak sel didalam lapas yang berisi beberapa narapidana.Dia penasaran apa yang sedang dilakukan para narapidana itu,Marsya mendekat ke arah mereka.


"Aceng kamu dulu kamu masuk sini karena apa?"tanya Adul.


"Nyuri baju jemuran orang"ucap Aceng.


"Kasihan banget nyuri baju bekas aja masuk penjara"ucap Marsya.


"Ooo,lo Maman kenapa masuk sini?"tanya Adul.


"Nyuri buah mangga punya tetangga,udah dikejar anjing miliknya eh dipenjara juga"ucap Maman.


"Nasib....cuma karena mangga"ucap Marsya.


"Kamu sendiri Adul kenapa bisa masuk sini?"tanya Aceng.


"Nyintip cewek mandi dikira mau merkosa"ucap Adul.


"Syukurin siapa suruh punya mata jelalatan"ucap Marsya.


"Itu si Doni ya,kenapa diem mulu,kira-kira dia masuk sini karena apa ya?"tanya Maman.

__ADS_1


"Sebuah kejahatan yang direncanakan matang-matang"ucap Adul.


"Kejahatan apa?"ucap Maman.


"Nyuri istri orang"ucap Adul.


"Kok nyuri istri orang emangnya kenapa?"tanya Aceng.


"Biasa terlibat cinta segitiga,tak selamanya selingkuh itu indah"ucap Adul.


"Ooo pebinor"ucap Maman.


"Apa tuh pebinor?"tanya Adul.


"Perebut bini orang"ucap Aceng.


"Kalau cewek pelakor,kalau cowok pebinor ada-ada aja manusia"ucap Marsya.


"Penjahat kelas ecek-ecek nih,gak seru"ucap Marsya meninggalkan mereka.


Marsya berjalan lagi ke sel berikutnya,dia melihat sel perempuan.Beberapa perempuan sedang duduk dan mengobrol.Marsya penasaran apa yang diobrolkan para perempuan itu.


"Ayu kenapa kamu betah banget dipenjara udah diluar malah masuk lagi?"tanya Lina.


"Habis enak dipenjara,gak perlu beli makan,bayar kontrakan,dan ke WC gak perlu bayar 2 ribu"ucap Ayu.


"Numpang gratisan"ucap Marsya.


"Iya sih,kalau aku dipenjara pengen cepet keluar"ucap Lina.


"Mau nonton sinetron Aku dan Kedua Cowok Gantengku,nanti keburu tamat saat aku keluar nanti"ucap Lina.


"Napi aja masih mikirin sinetron"ucap Marsya.


"Kamu suka sinetron?"tanya Ayu.


"Iya,habis suka liat cowok-cowok ganteng merebutin cewek cantik.Coba aku yang diperebutin pasti seneng deh"ucap Lina.


"Ogah,siapa yang mau merebutin mbaknya"ucap Marsya.


"Yuli kamu nangis terus dari kemarin kenapa?"tanya Ayu.


"Gak boleh pake handphone disini,aku belum apload updetanku disosial media,padahal aku dah dandan cantik pengen dishare,udah gitu kalau ada jam istirahat boleh pake handphone tapi gak ada Wifi gratis"ucap Yuli.


"Udah dipenjara aja masih pengen eksis"ucap Marsya.


"Gak ada ada obrolan yang berbobot"ucap Marsya meninggalkan sel perempuan.


Dia heran ternyata napi juga aneh-aneh yang mereka lakukan dipenjara.Kirain mereka menyesal dipenjara ternyata macam-macam permasalahannya.


Marsya berjalan diantara sel itu,dia melihat-lihat berbagai napi disitu.Marsya penasaran melihat napi yang berotot,berjenggot,bertato dan bertubuh besar itu.Marsya ingin tahu seberapa jahatnya dia.


"Ini pasti napi yang paling dark,kelihatan dari penampilannya"ucap Marsya.


Marsya masuk ke sel napi itu dan berjalan ke arahnya.Napi itu sedang berbincang dengan teman sejawatnya.


"Bro kenapa kok lo keliatan gak bersemangat?"tanya temannya.

__ADS_1


"Bini gue gak jenguk gue hik...hik...."ucap Napi itu lalu menangis.


"Yah,kirain dark,ternyata badan Gatot Kaca hati hati hello kitty"ucap Marsya.


"Nanti juga dia paling jenguk Lo"ucap temannya.


"Aku takut dia marah padaku,nanti gue habis disemburnya,ocehannya itu lo udah kaya geledek nyamber seharian"ucap Napi itu.


"Pria takut istri to,mau level napi sampai level bos semua takut istri"ucap Marsya


"Gak asyik lebih baik aku pergi bertemu Kianu lagi"ucap Marsya.


Marsya meninggalkan lapas menuju tempat Kianu berada.Kianu masih disana ditanya oleh polisi.Marsya mendekati Kianu,dia mendengarkan polisi dan Kianu yang sedang berbincang.


"Citra siapanya anda?"tanya polisi itu.


"Dia pacar nomor satu saya"ucap Kianu.


"Memang ada pacar lainnya mas?"ucap Polisi itu.


"Tidak pak,saya ini laki-laki setia dengan satu pacar sudah cukup"ucap Kianu.


"Bohong banget pacarnya ada tujuh juga,setia(setiap tikungan ada)"ucap Marsya.


"Mas kapan terakhir ada bertemu dengannya?"tanya Polisi itu.


"Tadi dikampus terus pulang sama saya,sebelum pulang ke rumahnya kami mampir nongkrong dipinggir jalan dulu,saya beli minum dulu eh dia gak ada"ucap Kianu.


"Sudah coba hubungi keluarganya?"tanya Polisi itu.


"Sudah tapi mereka bilang tidak bersama Citra dan tidak mengetahui keberadaannya"ucap Kianu.


"Karena ini belum 2x24 jam jadi sementara laporannya ditampung dulu,masnya bisa mencarinya ke semua tempat yang sering dia kunjungi atau menanyakan pada keluarga,sahabat atau temannya"ucap Polisi itu.


"Baik terimakasih ya Pak Polisi"ucap Kianu.


"Ya sama-sama,hubungi kami jika ada informasi penting"ucap Polisi itu.


"Ya"ucap Kianu.


Kianu dan Marsya meninggalkan kantor polisi itu.Kianu bingung harus mencari Citra kemana lagi.Dia juga belum berani bilang pada orangtua Citra,kalau Citra hilang.


"Kianu Si playboy kita mau kemana setelah ini?"tanya Marsya.


"Marsya bantu aku cari Citra,kemana saja terserah kamu,yang penting dia ketemu"ucap Kianu.


"Gak ah,kenapa aku jadi yang repot,itukan salahmu meninggalkan Citra beli minum"ucap Marsya.


"Sebenarnya bukan hanya beli minum tapi tadi aku ditelpon pacarku yang lain,jadi mau gak mau aku pura-pura mau beli minum dulu buat Citra"ucap Kianu.


"Makanya pacar jangan banyak-banyak,kualahan sendiri ngaturnyakan"ucap Marsya.


"Udah jangan bawel,cepet cari Citra,aku gak mau stok pacarku berkurang.Apalagi Citra paling muda dan paling cantik"ucap Kianu.


"Apes....,menjalani perintahmu lagi"ucap Marsya.


Marsya meninggalkan Kianu untuk mencari Citra yang hilang entah kemana.Marsya mau tak mau harus mencari Citra sampai ketemu.Dia sebal dengan sikap Kianu yang suka memerintahnya.

__ADS_1


__ADS_2