
Kianu membereskan barang-barangnya kedalam ransel.Hari ini dia akan liburan ke pantai dengan Harum pacar keenamnya.Marsya muncul disamping Kianu.Dia heran melihat Kianu yang sibuk membereskan barangnya.
"Kianu Si playboy tumben kamu rajin beres-beres"ucap Marsya.
"Siapa yang mau beres-beres,aku mau pergi ke pantai dengan Harum"ucap Kianu.
"Ke pantai?pantai itu seperti apa?"tanya Marsya.
"Memang kau belum pernah ke pantai?"tanya Kianu.
"Belum"ucap Marsya.
"Pokoknya tempatnya seru dan indah"ucap Kianu.
"Aku boleh ikut tidak Kianu Si playboy?"tanya Marsya.
Kianu masih memikirkan jawaban untuk Marsya.Akan merepotkan sekali jika Si hantu bawel Marsya ikut.Dia akan ngoceh sepanjang perjalanan.Itu akan mengganggu kenyamanan Kianu dan Harum.Kianu juga akan susah menggombal maksimal kalau ada Di hantu Marsya yang sok tahu.
"Gimana ya....?sebenarnya hantu dilarang ke pantai"ucap Kianu.
"Memang kenapa?"ucap Marsya.
"Memang kamu bisa pakai baju renang"ucap Kianu.
"Memang kalau ke pantai harus pakai baju renang gitu"ucap Marsya.
"Iyalah,kamu punya baju renangnya gak?"tanya Kianu.
"Baju ini saja tak pernah ganti apalagi baju renang"ucap Marsya.
"Oya,kamu hantu mana mungkin ganti baju"ucap Kianu.
Kianu sengaja mencari-cari alasan supaya Marsya tidak ikut.Dia tidak mau Marsya mengganggu kencannya dengan Harum.
"Kalau kamu mau ikut harus punya baju renang ok,dah....."ucap Kianu meninggalkan Marsya.
Kianu keluar dari rumahnya,dia membawa mobil menuju apartemen Harum.Harum sudah menunggunya dilobi apartemen.
"Harum sayang dah nunggu lama ya"ucap Kianu.
"Belum kok"ucap Harum.
Kianu langsung membukakan pintu mobilnya untuk Harum.Saat Harum masuk mobil seikat bunga mawar kuning kesukaan Harum sudah ada dijok mobil Kianu.
"Kianu itu untukku?"tanya Harum
"Iya sayang,aku tahu kamu suka bunga mawar kuning jadi tadi aku beli bunga itu dulu jadi telat deh jemputnya"ucap Kianu.
"Makasih ya"ucap Harum.
"Iya,apa sih yang gak buat kamu sayang"ucap Kianu.
Padahal tadi Kianu mengantarkan Desi berangkat ke rumah sakit dulu.Bunga mawar kuning itu hanya penutup kebohongan Kianu Si playboy.Mereka berangkat ke pantai yang akan dituju.
Marsya sedang berjalan ditepi jalan,dia sedih Kianu tidak mengajaknya pergi ke pantai.Marsya terus berjalan sampai temannya memanggil dia tidak menghiraukan.
"Marsya hantu cantik.....Marsya....."ucap Jin Tomang.
"Marsya...."ucap Jin Tomang kembali memanggil.
"Eh kamu Jin Tomang ada apa?"tanya Marsya.
"Holiday yuk"ucap Jin Tomang.
"Gayamu seperti manusia aja"ucap Marsya.
"Boleh dong sekali-kali seperti manusia"ucap Jin Tomang.
Jin Tomang mau mengajak Marsya bertamasya bersama.Jin Tomang punya ide itu setelah melihat ditelevisi.Dia tertarik untuk bertamasya juga.
"Memang mau holiday kemana?"tanya Marsya.
"Ke pantai"ucap Jin Tomang.
"Pantai.....,beneran"ucap Marsya.
__ADS_1
"Iya hantu cantik,ayo kita berangkat"ucap Jin Tomang.
"Asyik ke pantai"ucap Marsya.
Marsya senang sekali bisa pergi ke pantai dengan Jin Tomang.Walaupun dia tidak tahu betul apa itu pantai.Tapi dia terlanjur tertarik dengan pantai gara-gara ucapan Kianu.Marsya dan Jin Tomang sampai di pantai.
"Jin Tomang ayo kita mengantri disini,coba lihat tulisan itu *mengantri*"ucap Marsya.
"Iya ya,harus mengantri ya"ucap Jin Tomang.
Saat Marsya sedang mengantri dengan banyak manusia disana,Kianu melihat Marsya.Kianu ada didekat tempat Marsya berada.Kianu heran Si hantu Marsya bisa sampai ke pantai juga.
"Hei hantu ngapain kamu mengantri?"tanya Kianu.
"Itu ada tulisan *mengantri*jadi aku mengantrilah"ucap Marsya.
"Iya sih itu tulisan *mengantri* tapi mengantri ke toilet"ucap Kianu.
"Oh begitu,kirain mengantri masuk ke pantai"ucap Marsya.
"Ayo ikut aku"ucap Kianu.
Kianu mengajak Marsya masuk ke area pantai.Ini pertama kalinya bagi Marsya pergi ke pantai.Dia sangat senang sekali melihat pantai.
"Kianu Si playboy indah sekali ya pantai,banyak airnya"ucap Marsya.
"Pantai memang indah"ucap Kianu.
"Mengapa banyak gadis berpakaian minim,memang gak kepanasan ya"ucap Marsya.
"Itu namanya baju renang"ucap Kianu.
"Ternyata baju renang itu minim ya,memang hantu cocok pakai baju renang"ucap Marsya.
"Coba aja kalau mau"ucap Kianu.
Kianu pergi meninggalkan Marsya ditepi pantai.Kianu menuju ke tempat gajebo ditepi pantai.Disana Harum sedang duduk digajebo itu.Kianu tiduran dipangkuan Harum sambil bermanja-manja.
Marsya berjalan-jalan ditepi pantai diantara banyak orang lulu lalang.Banyak anak-anak main pasir,orang-orang berenang ditepi pantai dan gadis-gadis berjemur.Marsya heran dengan gadis-gadis itu.
"Kenapa gadis-gadis berpakaian minim ini tiduran dibawah sinar matahari memang gak kepanasan ya"ucap Marsya.
"Aku sedang melihat pemandangan"ucap Jin Tomang.
"Mana pemandangannya?"tanya Marsya.
"Ini didepan mataku"ucap Jin Tomang.
"Matamu jelalatan,dosa tahu"ucap Marsya.
"Dosa itu kalau maksa,ini gratis dilihatnya kok"ucap Jin Tomang.
"Ayo kita lihat ombak disana"ucap Marsya.
"Gak ah gak seru,seruan juga disini liat pemandangan gratis"ucap Jin Tomang.
"Dasar Jin otak mesum"ucap Marsya.
Marsya meninggalkan Jin Tomang yang asyik sendiri.Marsya berjalan ditepi pantai sambil melihat ombak yang bergulung-gulung.Marsya melihat ada seorang gadis menuju tengah pantai.
"Gadis itu mau ngapain ke tengah pantai"ucap Marsya.
"Apa dia mau......"ucap Marsya.
Marsya langsung pergi dari tempat itu untuk mencari Kianu.Kianu sedang tidur digajebo sendirian.Marsya berusaha membangunkan Kianu.
"Kianu Si playboy bangun......bangun"
ucap Marsya.
"Apa sih Hantu ganggu orang tidur aja"ucap Kianu.
"Itu ada orang mau.....mau ke tengah pantai"ucap Marsya.
"Paling juga dia mau berenang atau berselancar,wajarkan"ucap Kianu.
__ADS_1
"Tapi gadis cantik itu sepertinya mau bun....."ucap Marsya.
Belum sempat Marsya melanjutkan kata-katanya Kianu langsung berlari meninggalkan Marsya.Kianu menuju ke tempat gadis cantik itu.Ketika Marsya menyebutkan kata gadis cantik,insting keplayboyan Kianu langsung aktif.
"Dasar Kianu Si playboy tadi aja cuek,giliran aku bilang gadis cantik langsung melesat secepat kilat"ucap Marsya.
Kianu langsung menuju tempat gadis cantik itu berada.Gadis cantik itu terus ke tengah pantai dan menenggelamkan tubuhnya.Dia tidak bisa berenang jadi langsung terbawa arus.Kianu berusaha menolongnya.Kianu memeluknya dan membawanya ke tepi pantai.
"Lepaskan aku,biarkan aku mati hik....hik...."ucap Kana.
"Aku tidak akan membiarkan gadis cantik seperti mu mati sia-sia didepanku"ucap Kianu.
"Dasar Kianu Si playboy dalam keadaan seperti ini masih sempat-sempatnya menggombal"ucap Marsya.
"Lebih baik aku mati dari pada hidup begini"ucap Kana.
"Tenang,tenangkan dirimu,jadikan aku tempat bersandar dari beban hidupmu"ucap Kianu.
"Dasar manusia bodoh,orang mati aja mau hidup lagi.Ini yang hidup mau mati"ucap Marsya.
"Kenapa kau menolongku?"tanya Kana.
"Karena aku ditakdirkan bertemu denganmu hari ini"ucap Kianu.
"Capek deh,terus-terusan menggombal tiada henti kaya rel kereta api"ucap Marsya.
"Tapi aku...aku....sudah tidak punya siapapun.Semua keluargaku mati dalam kebakaran rumah"ucap Kana.
"Meskipun didunia ini kau tidak punya siapapun tapi selama ada aku,kau tidak akan sendirian"ucap Kianu.
"Mau muntah dengernya"ucap Marsya.
"Sekarang aku tidak tahu harus tinggal dimana semuanya habis terbakar"ucap Kana.
"Selama ada aku,kau akan punya tempat untuk tinggal"ucap Kianu.
"Hei Kianu Si playboy jangan terus terusan menggombal,urus tuh pacarmu satunya kalau dia melihatmu menggombal terus dengan gadis cantik ini bisa gawat"ucap Marsya.
Kianu berpikir ucapan Marsya masuk akal juga.Kianu mengajak Kana ke penginapan di tepi pantai.Kianu memesan penginapan untuk Kana.Kianu dan Kana memasuki penginapan itu.
"Kana kamu disini dulu,aku mau beli baju ganti untukmu"ucap Kianu.
"Ya"ucap Kana.
Kianu meninggalkan penginapan itu untuk membelikan Kana baju.Kianu juga mencari Marsya.Dia mau minta bantuan Marsya lagi.
"Marsya ternyata kamu disini,aku mencarimu kesana kemari"ucap Kianu.
"Ngapain kamu mencariku,pasti ada maunya ya"ucap Marsya.
"Bantu aku ngawasin Harum"ucap Kianu.
"Gak mau"ucap Marsya.
"Kamu bantu aku,nanti aku bantu kamu gantian"ucap Kianu.
"Gak ah,masa bodoh"ucap Marsya.
"Kamu gak mau aku bantu mencari identitasmu"ucap Kianu.
".........."Marsya berpikir.
"Kamu gak ingin tahu siapa kamu dan bertemu dengan keluargamu"ucap Kianu.
"Ok deal,tapi jangan bawa-bawa aku kalau nanti kamu dimintai pertanggungjawaban atas keplayboyanmu itu"ucap Marsya.
"Ok"ucap Kianu.
Marsya menyetujui membantu Kianu mengawasi Harum.Kianu kembali ke penginapan bersama Kana.Harum sedang dipenginapan yang berbeda.Dia sedang duduk disofa sambil membaca pesan dihandphonenya.
"Oh,Kianu ternyata mencarikanku ikan bakar pesananku,udah sore begini dia belum kembali,pasti ngantri banget"ucap Harum.
"Kasihan banget kamu mbak dibohongi Kianu Si playboy.Padahal dia sedang bersama gadis cantik lainnya"ucap Marsya.
"Kianu itu walaupun masih muda tapi dewasa dan perhatian"ucap Harum.
__ADS_1
"Ketipu banget kamu mba,sampulnya aja bagus banget padahal isinya bobrok banget"ucap Marsya.
Harum tidak tahu Kianu sudah membagi cintanya menjadi tujuh.Belum lagi kalau ada member baru.Kianu memang pandai bersilat lidah.Ucapan dan perbuatannya yang manis membuat wanita jatuh cinta padanya.