
Marsya menuju ke rumah tempat Kianu berada tapi dia tak melihat rumah itu.Marsya coba terbang kesana kemari tapi tak menemukan rumah yang tadi.Dia coba mengelilingi seluruh desa berkali-kali tapi tak menemukannya.
"Kianu kau dimana?aku mencarimu Si playboy"ucap Marsya.
Marsya berjalan putus asa karena tak menemukan rumah yang tadi ditempati Kianu.
Sampai dia bertemu segerombolan hantu yang sedang berjoget diantara bapak tukang ronda yang sedang tidur tapi menyalakan musik dangdutan.
"Yoi goyang lagi sampai pagi "ucap si kolor ijo.
"Ini baru namanya pesta bro,lagu dangdut kesukaan gue buaya buntung"ucap Gendruwo.
"Gue mau goyang tapi gak punya badan,cuma usus gue aja yang goyang-goyang"ucap Kuyang.
"Gue belum goyang badan gue geter gak abis-abis"ucap Wewe Gombel.
"Aku malah suaraku yang goyang he....he..he....."ucap Nenek lampir.
Marsya melihat para hantu itu sedang bergoyang ria.Marsya berpikir untuk bertanya pada mereka.
"Tanya gak ya?tapi kok lebih serem dari hantu dikota ya,jadi takut mau deketinnya juga walau sesama,tapi demi Kianu,aku harus berani"ucap Marsya.
Marsya akhirnya memberanikan diri bertanya pada hantu-hantu yang sedang asyik dangdutan.
"Hallo selamat malam"ucap Marsya.
"Malam?ini pagi tahu"ucap Kuyang.
"Hei kamu hantu dari mana?kamu hantu putri Elizabeth ya,cantik banget"ucap Wewe Gombel.
"Boleh nih kalau kita tukeran muka he....he...he..." ucap Nenek lampir.
"Kalau mau jadi bini ke 1250 gue aja"ucap Gendruwo.
__ADS_1
"Jadi hantu simpananku aja"ucap Kolor ijo.
"Aku kesini bukan untuk cari masalah,bukan juga jadi bini ke 1250,atau jadi hantu simpananmu tapi aku mau tanya sesuatu"ucap Marsya.
"Kamu mau tanya apa?goyang dulu bang"ucap Wewe Gombel.
"Iya nih,goyang dulu baru boleh tanya"ucap Kolor ijo.
"Aduh,mau tanya aja mesti goyang dulu,keburu pagi,mereka ilang lagi tar"ucap Marsya dalam hatinya.
"Kalau gak mau goyang,jawab pertanyaan kita"ucap Gendruwo.
"Goyang ngebor milik artis dangdut siapa?"tanya Wewe Gombel.
"Aduh,mana hafal,gimana mau jawab"ucap Marsya dalam hatinya.
"Boleh gak jawabannya a,b,c gitu jadi tinggal pilih.Aku gak begitu ingat soalnya"ucap Marsya.
"Kalau Jin Tomang ada disini,pasti dia bisa jawab nih,secara dia gaul banget tiap hari rebahan didepan tv"ucap Marsya dalam hatinya.
"Kayanya mereka serem mukanya tapi bego"ucap Marsya dalam hatinya.
"a.Inul Daratista"ucap Marsya.
"Bener,pinter juga kamu"ucap Kuyang.
"Pertanyaan kedua,goyang patah-patah milik artis siapa? a.Annisa Bahar,b.Anita mandi dua kali sehari,c.Adita malas makan"ucap Nenek lampir.
"Tukan aku bilang apa mereka ini bego"ucap Marsya dalam hatinya.
"a.Annisa Bahar"ucap Marsya.
"Dia hantu jenius,jangan-jangan Prof.Dangdut nih"ucap Kolor ijo.
__ADS_1
"Pertanyaan ketiga,Siapa penyanyi lagu Mbah Dukun? a.Alam,b.Gak usah jawab,c.Jawab aja sendiri"ucap Gendruwo.
"Ini kayanya mereka gak bisa bikin pertanyaan" ucap Marsya dalam hatinya.
"a.Alam"ucap Marsya.
"Wah,dia sudah jawab semua pertanyaan kita in the geng,gimana nih?'tanya Kuyang.
"Udah,jawab aja kalau dia tanya"ucap Wewe Gombel.
"Sekarang berarti,aku boleh bertanya ya.Di dekat pohon besar itu ada rumah sebelumnya kok jadi gak ada?"tanya Marsya.
"Dari dulu juga gak ada rumah disitu"ucap Kuyang.
"Tapi aku dan temanku beristirahat dirumah yang ada disitu sebelumnya"ucap Marsya.
"Paling temanmu digondol jin penunggu pohon besar itu buat dijadiin pengantin"ucap Gendruwo.
"Apa?dijadiin pengantin,yang bener?"tanya Marsya.
"Iya,mereka selalu cari laki-laki tampan untuk pengantin,itu perjanjian leluhur Desa Peristirahatan Terakhir dengan jin penunggu dipohon besar itu"ucap Kolor ijo.
"Aku harus ke sana gimana caranya?"tanya Marsya.
"Aku gak bisa menolongmu,mereka galak,gak asyik,dan gak suka dangdutan ya cuy"ucap Wewe Gombel.
"Yoi"ucap Nenek Lampir.
"Paling tidak antar aku biar bisa masuk ke dalam alam mereka"ucap Marsya.
"Oke aku antar,tapi sampai gerbangnya saja ya,selanjutnya kamu sendirian kesana"ucap Gendruwo.
"Oke"ucap Marsya.
__ADS_1
Gendruwo setuju mengantar Marsya untuk masuk ke pohon besar itu.Marsya sangat mencemaskan Kianu.Dia menyesal meninggalkan Kianu sendirian.