
Kianu kembali bekerja diperusahaannya. Dia berjalan menuju ke ruangan kerjanya.Xixi melihat Kianu lewat bersiap diri.Karena sudah yakin pelet Mbah dukun ampuh.Dia masuk ke ruangan Kianu dan menghampirinya lalu memeluknya.
"Kianu sayang,aku seneng kamu sekarang mau sama aku"ucap Xixi.
"Xixi kamu lagi gak waras,lepaskan tanganmu dan kembali ke ruanganmu"ucap Kianu.
"Lho kok gak mempan,udah disembur habis-habisan sampai basah kuyup,bau jigong,mahal lagi masa iya hantu daster rombeng gak ampuh"ucap Xixi dalam hatinya.
"Apa mungkin belum diaktifin tombol ON nya"
ucap Xixi dalam hatinya.
"Kianu satu tambah satu dua,dua tambah dua empat,empat tambah empat delapan,cinta datang ingatan minggat"ucap Xixi membaca mantra awalan untuk peletnya.
"Xixi aku bukan anak TK,jadi gak usah diajarin berhitung"ucap Kianu.
"Belum berhasil lagi,kata Mbah dukun kalau masih belum berhasil harus kentut tiga kali ke arah Kianu"ucap Xixi.
Xixi menghadapkan bokongnya ke arah Kianu.
Pruuut ......pruuuut......pruuuuut........
"Udah tiga kali,harusnya udah oke"ucap Xixi dalam hatinya.
"Xixi kamu gak sopan banget ngentutin Bosmu tiga kali,keluar!"ucap Kianu marah.
"Aduh Bos maaf,lagi sakit perut"ucap Xixi.
"Kalau sakit perut mending keluar dari ruanganku!"ucap Kianu.
"Baik Bos"ucap Xixi.
Xixi keluar dari kantor Kianu dengan penuh kecewa.Dia berjalan ke ruangannya dan duduk dikursi kerjanya.
"Sialan Mbah dukun gimana sih,udah rugi bandar kalau kaya gini,mesti ku demo juga nuntut keadilan"ucap Xixi.
Pulang bekerja Kianu berjalan didepan perusahaannya,dia melihat Marsya berjalan menghampirinya.
"Kianu,kau sudah pulang?"tanya Marsya.
"Marsya kau datang kemari untukku?"tanya Kianu senang dengan kedatangan Marsya.
"Iya,aku kebetulan ada urusan disekitar sini,jadi mampir sekalian kesini untuk bertemu denganmu"ucap Marsya.
"Aku seneng banget kamu mau menemuiku Marsya"ucap Kianu.
"Iya aku ingin bertemu denganmu"ucap Marsya.
"Marsya ayo makan direstoran,pasti kamu belum makan?"tanya Kianu.
"Iya aku lapar"ucap Marsya.
"Kalau begitu ayo naik mobilku,kita ke restoran" ucap Kianu.
Kianu dan Marsya naik ke mobil Kianu.Marsya memperhatikan mobil Kianu.
"Kianu mobilmu masih sama seperti yang dulu,kau tak ganti mobil ya?"tanya Marsya.
"Marsya kau ingat kalau mobil ini tidak berubah.Ini mobil yang sering ku naiki saat bersamamu Marsya"ucap Kianu.
"Pantas aku tak asing dengan mobil ini"ucap Marsya.
__ADS_1
"Aku yakin nanti lama-lama kau akan ingat semuanya Marsya"ucap Kianu.
"Iya Kianu"ucap Marsya.
Sampai direstoran Kianu dan Marsya makan berdua.Kianu terus memandang wajah Marsya.Dia senang Marsya seorang manusia yang bisa dia pegang dan sentuh.Kianu berpikir mungkin suatu hari nanti bisa menikah dengan Marsya.
"Marsya apa makanannya enak?"tanya Kianu.
"Iya enak,lihat sampai semuanya habis ku makan"ucap Marsya.
"Aku senang bisa bersama denganmu Marsya"ucap Kianu.
"Aku juga senang bisa bersamamu Kianu"ucap Marsya.
"Marsya udahan napa romantisannya, aku kangen dah lama gak ketemu kamu"ucap Jin Tomang.
"Siapa kamu gendut?"tanya Marsya.
"Jangan bilang aku gendut dong,aku dah diet ketat nih biar kurus"ucap Jin Tomang.
"Marsya ada apa?"tanya Kianu.
"Gak,ada teman hantuku"ucap Marsya.
"Siapa namamu?"tanya Marsya.
"Jin Tomang,masa lupa.Kita sering ngintip orang mesum dibawah pohon asem"ucap Jin Tomang.
"Kianu aku ngobrol dulu sama temenku ya"ucap Marsya.
Marsya meninggalkan Kianu,Dia mengobrol dengan Jin Tomang.
"Marsya dulu kita suka mancing ikan teri disungai,kau ingat?"tanya Jin Tomang.
"Kita juga suka ngikut lari-lari bareng maling biar sehat,kau ingat?"tanya Jin Tomang.
"Gak ingat"ucap Marsya.
"Kita pernah nongkrong dibawah pohon kueni nunggu durian runtuh niban engkong,kau ingat?"tanya Jin Tomang.
"Tidak"ucap Marsya.
"Kita pernah nonton berita petir menyambar pocong lagi tiduran,kau ingat?"tanya Jin Tomang.
"Masih belum"ucap Marsya.
"Ikut lomba nangkepin kecoak dan tikus,kau ingat?"tanya Jin Tomang.
"Tidak,tapi aku ingat kau Jin Tomang temanku yang pernah menolongku"ucap Marsya.
"Ya kau benar.Paling tidak ada yang kau ingat dariku"ucap Jin Tomang.
"Aku kembali ke Kianu dulu ya Jin Tomang"ucap Marsya.
"Oke"ucap Jin Tomang.
Marsya bertemu dengan Kianu kembali.Selesai makan Kianu mengantar Marsya pulang ke rumahnya.Kianu turun dari mobilnya mengantarkan Marsya ke depan rumahnya.Saat Marsya dan Kianu sedang jalan berdua,Galang sudah menunggu Marsya didepan teras rumahnya.Galang langsung marah melihat Marsya dengan Kianu.
"Marsya pantas ditelpon gak diangkat,kirim pesan tak dibalas ternyata kau selingkuh dengan Kianu"ucap Galang.
"Galang aku dan Kianu hanya berteman" ucap Marsya.
__ADS_1
"Sekarang kamu pilih aku atau dia?" tanya Galang.
"Galang aku tidak mungkin memilih" ucap Marsya.
"Galang aku dan Marsya hanya berteman kita hanya pergi makan layaknya teman saja"ucap Kianu.
"Ooo.......jadi kau lebih memilih Kianu,baik hubungan kita berakhir Marsya"ucap Galang sambil melempar cincin tunangannya.
"Galang dengar dulu penjelasan ku"ucap Marsya coba mengejar Galang.
"Marsya,memang tidak salah kalau aku dulu menduakanmu,ternyata kau juga tidak setia sama sepertiku"ucap Galang.
"Jadi kau menduakanku Galang?"tanya Marsya.
"Kau pikir saat dulu kau kecelakaan itu kenapa?
Itu karena kau melihatku bersama Raya.Kau lari ke jalan dan saat aku mengejarmu kau sudah tertabrak mobil"ucap Galang.
Plaaaak............
Marsya menampar Galang dengan tangannya.
"Itu yang seharusnya dari dulu kulakukan padamu Galang,aku memang tak ingat kejadian itu seperti apa.Tapi kau malah menceritakan semuanya.Aku
senang bisa tau kau yang sebenarnya seperti ini.Untung saja kita hanya tunangan.Nih ambil cincinmu,aku gak butuh"ucap Marsya melempar cincin itu pada Galang.
"Aku juga gak rugi diputusin sama kamu Marsya,aku masih punya cewek lainnya"ucap Galang.
Plaaaak.........
Kianu langsung menampar Galang.
"Laki-laki sepertimu pantas mendapatkan itu.Takkan kubiarkan kau menyakiti Marsya.Pergi dari hadapanku atau mau kutambah lagi"ucap Kianu marah.
"Oke,tidak masalah"ucap Galang.
Galang pergi meninggalkan Kianu dan Marsya.Marsya menangis karena pengkhianatan Galang padanya selama ini bahkan Marsya tidak tahu.
Kianu langsung memeluk Marsya.
"Marsya jangan menangis,ada aku disini.Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu.Aku mencintaimu Marsya dari dulu saat kita masih bersama sampai sekarang perasaan ini tak pernah berubah"ucap Kianu.
"Kianu,aku memang belum mengingatmu sepenuhnya tapi perasaanku selalu merasa kau dan aku memiliki ikatan.Aku minta maaf tidak mengenalimu saat pertama kita bertemu.Aku bahkan mengacuhkanmu"ucap Marsya.
"Kau tidak salah Marsya,kau melakukan itu karena kau tidak ingat padaku.Tapi aku akan selalu berusaha agar kau ingat padaku"ucap Kianu.
"Sekarang aku tidak peduli,aku akan ingat atau tidak nantinya.Yang terpenting aku tahu kalau aku juga mencintaimu Kianu itu perasaan yang kurasakan saat bertemu kembali denganmu.Meski awalnya aku ragu dan tidak yakin tapi perasaanku tak pernah berubah walau ingatanku berubah"ucap Marsya.
"Ayo kita mengulang semua dari awal Marsya"ucap Kianu.
Kianu melepas pelukannya,dia mulai mengatakan kembali cintanya pada Marsya.
"Marsya mau kau jadi pacarku lagi dan jadi istriku?tanya Kianu.
"Iya,aku mau Kianu"ucap Marsya.
Kianu langsung memeluk Marsya dan mencium keningnya berkali-kali.
"Aku akan melamarmu segera Marsya" ucap Kianu.
"Aku akan menunggumu lamaranmu Kianu"ucap Marsya.
__ADS_1
Akhirnya Marsya dan Kianu kembali bersatu lagi.Tinggal menunggu Kianu melamar Marsya.Kianu senang bisa bersama Marsya dan akan menikah dengannya.