My Wife Ghost

My Wife Ghost
Desa Peristirahatan


__ADS_3

Kianu dan Marsya sampai di Desa Peristirahatan Terakhir.Desa itu lumayan sepi,Kianu dan Marsya masuk ke pintu masuk desa itu.Tak banyak orang yang terlihat diluaran.Bahkan saat Kianu datang,orang-orang itu pada masuk ke dalam rumah.


"Kianu beneran ini Desa Peristirahatan Terakhirnya?kok sepi ya.Temanmu dimana?" tanya Marsya.


"Gak Tahu belum ada kabar,handphoneku lobet"ucap Kianu.


Muncul bapak-bapak dari belakang mereka.


Bapak itu memanggil Kianu.


"Hei anak muda kamu ngapain disini?"tanya Pak Dadang.


"Saya mau KKN disini pak"ucap Kianu.


"Ikut aku"ucap Pak Dadang.


Kianu dan Marsya ikut bapak itu ke rumahnya. Sampai dirumah itu Kianu sudah disambut pemandangan yang indah dimata.Anak bapak itu seorang gadis cantik bernama Melati.


"Siapa dia pak?"tanya Melati.


"Tamu kita"ucap Pak Dadang.


"Oh tamu,silahkan masuk"ucap Melati.


"Ya"ucap Kianu.


"Gak masalah deh tadi penuh penderitaan,jalan berliku yang penting endingnya bisa bersama cewek cantik kaya gini"ucap Kianu dalam hatinya.


Kianu diantar ke kamarnya oleh Melati.Lalu Melati melayani semua kebutuhan Kianu.


"Tuan biar saya bukakan bajunya"ucap Melati.


"Apa mau bukain baju,gak salah?cewek disini ternyata to do poin juga,untung banyak nih"ucap Kianu.


Melati membukakan Kianu b4junya terus Marsya masuk ke dalam kamar itu.


"Kianu kamu mau ngapain,jangan mesum didesa orang"ucap Marsya.


"Tuanku,mau dimandiin juga gak?"tanya Melati.


"Hah dimandiin juga,enak banget,betah aku disini tar"ucap Kianu dalam hatinya.

__ADS_1


"Kianu jangan mau digoda,kamu gak tahu siapa cewek ini,kalau ternyata dia dedemit gimana?" ucap Marsya.


"Dedemit kok cantik,semok dan bohay kaya gini"ucap Kianu dalam hatinya.


Melati menyiapkan air mandi untuk Kianu.Setelah itu Kianu berendam di bak air yang sudah disiapkan Melati.


"Tuanku mau disabunin gak?"tanya Melati.


"Aduh tar pegang area terlarang gimana?aku ini cowok sejati,gak kuat iman kalau udah liat ikan nyamperin kucing"ucap Kianu dalam hatinya.


Marsya cemberut melihat Kianu bermesraan dengan Melati.Tatapannya tajam melihat ke arah Kianu.


"Waduh Marsya cemburu nih,tar dia ninggalin aku balik ke kota gimana?siapa teman dikala susah kalau bukan dia.Sebaiknya aku tolak saja rayuan manis manja Melati"ucap Kianu.


"Gak usah Melati,aku bisa sendiri kok"ucap Kianu.


"Tuanku mau dipijat gak?"tanya Melati.


"Dipijat,boleh juga capek seharian udah jalan jauh"ucap Kianu.


Melati memijat pundak Kianu,setelah itu dia keluar.Marsya mendekati Kianu yang asyik berendam dibak mandi itu.


"Marsya aku apes salah,sekarang aku untung juga salah.Kamu cemburu ya Marsya,tenang kamu tetep yang paling cantik"ucap Kianu.


"Kianu bukan saatnya gombal,cari teman-temanmu tahu"ucap Marsya.


"Ya nanti"ucap Kianu.


Marsya penasaran terus keluar dari kamar itu.Marsya keluar dari rumah itu terus masuk ke rumah salah satu penduduk.


"Kok disini kebanyakan cewek ya dari pada cowok"ucap Marsya.


"Ya ampun ini gak salah istrinya sampai lima gini nempel kaya perangko,udah kaya kucing dikerumunin anaknya"ucap Marsya.


Marsya masuk lagi ke rumah penduduk yang lain.Dia melihat para wanita yang sedang memandikan suaminya.


"Pantas saja tadi Kianu dimandiin cewek tadi,ini lebih parah dimandiin sama lima cewek sekaligus"ucap Marsya.


"Aduh ini tontonan yang perlu disensor,


malu-maluin,aku belum cukup umur mending kabur deh"ucap Marsya.

__ADS_1


"Pantas sore-sore udah sepi gak tahunya kualahan bagi waktu buat istri-istrinya.Pasti para suami disini tepar tiap malam kalau istrinya selusin kaya gitu"ucap Marsya.


"Kalau aku masuk lagi ke rumah itu tar liat olahraga malam rame-rame repot,aku ini hantu belum nikah,bisa gak tahan iman nantinya"ucap Marsya.


Marsya keluar dari rumah itu,dia bertemu kakek-kakek tua yang buta.Kakek itu menyapa Marsya.


"Nona mau kemana malam-malam?"tanya Kakek itu.


"Kakek bisa melihatku apa?"tanya Marsya.


"Walau saya buta,tapi saya bisa melihatmu nona"ucap Kakek itu.


"Oh gitu,kakek ini bukan sejenis hantu,pocong dan dedemit semacamnya kan?"tanya Marsya.


"Bukan,saya ini warga Desa Peristirahatan Terakhir"ucap Kakek itu.


"Kek maaf mau tanya,didesa ini kok isinya cewek semua,satu rumah cowoknya cuma satu,terus istrinya banyak?"tanya Marsya.


"Desa ini sangat jauh dari kecamatan,terpencil, tidak ada angkutan umum.Ada angkutan umum itupun hanya satu kali satu minggu,itupun kita harus jalan dulu ke jalan utama diatas sana.Para lelaki didesa ini merantau,tapi tak pernah kembali lagi ke desa ini.Hanya menyisakan para wanita janda,gadis dan nenek-nenek.Jika ada laki-laki cukup umur maka akan dinikahkan sekaligus dengan 4 wanita bahkan lebih.Kalau tidak siapa yang akan menikahi para wanita disini.Apalagi angka kelahiran laki-laki sangat jarang"ucap Kakek itu.


"Oo....begitu ya Kek"ucap Marsya.


"Kau bukan orang sinikan?"tanya Kakek itu.


"Iya,aku datang kesini bersama temanku,dia mau KKN bersama teman-temannya"ucap Marsya.


"Teman-temannya?tidak ada tamu datang ke desa ini dari tadi ataupun kemarin"ucap Kakek itu.


"Waduh teman-teman Kianu pada kemana?jangan-jangan Kianu salah informasi.Udah menderita seharian masa salah tempat sih"ucap Marsya.


"Kek,aku pergi dulu.Terimakasih atas informasinya ya"ucap Marsya.


"Ya,kamu manusiakan soalnya kakek takut kalau lihat hantu beneran"ucap Kakek itu.


"Yah kakek itu telat,dari tadi ngobrol panjang lebar masa gak tahu kalau aku ini hantu sih"ucap Marsya dalam hatinya.


"Dah Kek"ucap Marsya.


"Ya"ucap Kakek itu.


Marsya harus segera memberi tahu Kianu tentang semua ini.Kianu salah informasi dari teman-temannya.Ternyata teman-temannya tidak ada disini.

__ADS_1


__ADS_2