
Pagi itu Kianu masih tidur diranjangnya,dia malas untuk bangun.Marsya yang melihat Kianu bermalas-malasan langsung membangunkannya.Berkali-kali Marsya berusaha membangunkan Kianu tapi tidak mau bangun juga.
"Kianu Si playboy aku capek membangunkanmu, memangnya kau tidak kuliah hari ini"ucap Marsya.
"Astagaaa.....hari ini aku harus berangkat KKN bareng temen kampus"ucap Kianu.
"Makanya jangan malas dong,udah siang tuh"ucap Marsya.
Kianu langsung lari menuju toilet untuk mandi,lalu dia hendak memakai pakaian didepan lemarinya.
"Kianu kau jangan membuka handukmu dulu,aku keluar dulu"ucap Marsya.
"Memang kenapa kalau aku buka sekarang,kamu orang pertama yang akan melihatnya"ucap Kianu menggoda.
"Gak ah,aku gak mau melihatnya,aku malu"ucap Marsya.
"Berarti kamu suka sama aku ya Marsya"ucap Kianu.
"Siapa yang suka padamu,kamu itu playboy"ucap Marsya.
Marsya keluar dari kamar Kianu sampai Kianu berpakaian lalu dia kembali lagi ke kamar Kianu.
"Terus gimana sama Papi dan Mamimu?"tanya Marsya.
"Mereka masih tidur,ayo buruan berangkat,bisa repot kalau mereka sudah bangun.Nanti mereka mau ikut lagi.Tar aku dipayungin,digendong, disuapin,dimandiin bikin malu aja didepan teman kampusku.Belum lagi nanti aku dibekalin segala macam,padahal aku mau KKN"ucap Kianu.
"Oh gitu ya"ucap Marsya.
"Marsya kamu cantik deh hari ini"ucap Kianu.
"........"Marsya hanya diam menahan malu.
"Kamu diam karena suka ya sama aku,aku ganteng sih siapa yang nolak pesonaku"ucap Kianu.
"Cih.....aku gak sudi suka padamu,sakit hati terus nanti aku liat kamu jalan sama banyak cewek"ucap Marsya.
"Tenang,nanti kalau kamu bisa jadi manusia,pacarku cuma kamu aja"ucap Kianu.
"Merinding aku mendengar gombalanmu itu"ucap Marsya.
Marsya menunggu Kianu didepan rumah besar Kianu.Dia memperhatikan dua pelayan dirumah Kianu yang sedang mengobrol didekat teras.
__ADS_1
"Siti gimana ya biar cantik gitu?"tanya Imah.
"Dandan aja yang cantik,sekarangkan banyak bedak mahal dan lipstik bagus "ucap Siti.
"Udah tapi tetep gini-gini aja.Pengen kaya artis-artis Korea gitu cantiknya"ucap Imah.
"Parah,mau jungkir balik juga gak akan kaya artis Korea"ucap Marsya.
"Kalau gitu operasi plastik aja"ucap Siti.
"Gak punya duitnya,maunya yang murah meriah tapi cantik gitu hasilnya"ucap Imah.
"Pengen cantik mau yang murah meriah,mana ada"ucap Marsya.
"Memang buat apa harus cantik sih?"tanya Siti.
"Pengen apload dimedia sosial biar dapat jodoh"ucap Imah.
"Yaudah edit aja gambarnya.Hidung dimancungin,pipi ditirusin,kulit diputihin,udah beres cantik deh"ucap Siti.
"Gimana kalau pas ketemu wajah asliku ternyata jelek"ucap Imah.
"Pakai masker aja,lagian sekarangkan lagi musim Corona,jadi gak perlu buka maskerkan"ucap Siti.
"Kasih kaca mata kuda aja pas mau nikah"ucap Siti.
"Yah Siti bukannya bantu nyari solusi"ucap Imah.
"Habis mukamu yang pas-pasan susah disembunyikan"ucap Siti.
Kianu keluar dari rumah langsung mengajak Marsya untuk ikut dengannya.Kianu naik taksi ke tempat yang dijanjikan.
"Yah temen-temen dah pada berangkat aku ditinggal"ucap Kianu.
"Kamu sih Kianu lagian malas bangun"ucap Marsya.
"Marsya ikut aku naik bus diterminal"ucap Kianu.
"Kenapa gak naik mobil aja beres"ucap Marsya.
"Aku gak kuat nyetir lama,soalnya jauh tempatnya ke Desa Peristirahatan Terakhir"ucap Kianu.
__ADS_1
"Aku gak mau ikut kalau jauh"ucap Marsya.
"Ayo pokoknya kamu temani aku,aku takut sendirian kesana"ucap Kianu.
"Kamu apa sih yang berani Kianu,semua juga takut,didepan cewek aja pura-pura berani"ucap Marsya.
"Udah jangan bawel,ayo keburu busnya pada berangkat"ucap Kianu.
Kianu dan Marsya pergi ke terminal untuk naik Bus.Kianu membeli dua tiket tempat duduk.Dia duduk bersama Marsya.
"Kianu kau mabok kendaraan umum lagi ya"ucap Marsya.
"Diam Marsya,aku lagi nahan muntah"ucap Kianu.
"Mukamu udah pucet banget Kianu,kamu gak muntah aja diplastik"ucap Marsya.
Bus melaju menuju tempat tujuan.Jalannya berbelok-belok membuat Kianu semakin mual.
"Aduh gak tahan nih,aku mau muntah tapi gengsi"ucap Kianu.
"Udah muntah aja dijendela atau nih diplastik bekas gorengan beres"ucap Marsya.
"Aduh kenapa jalannya makin berbelok dan menanjak sih perutku semakin gak enak,kalau muntah kena kepala orang gimana nih"ucap Kianu dalam hatinya.
"Kianu kau diam aja mikirin hal yang mesum ya"ucap Marsya.
"Boro-boro mikirin hal yang mesum,ini perut udah protes dari tadi pengen keluar isinya"ucap Kianu dalam hati.
Kianu duduk bersampingan dengan cowok tinggi besar dan kekar.Tak lama cowok itu muntah sampai kena baju Kianu.
"Aduh makin eneg deh gue,udah gak tahan.Nih orang gede badan doang tapi mabok juga mana kemana-mana"ucap Kianu dalam hatinya.
"Kianu udah muntahin aja,nih cowok kekar aja udah lega setelah muntah sembarangan"ucap Marsya.
"Malu-maluin kalau aku muntah kemana-mana gitu,terus ada yang memvideokan,viral.Malu deh gue,harga diri gue bisa turun level dan nyungsep"ucap Kianu dalam hati.
"Kianu kau masih tahan tidak soalnya masih berjam-jam sampainya"ucap Marsya.
"Aku udah panas dingin sampai nyengir gini nahannya udah kaya orang mau lahiran aja padahal cuma nahan muntah"ucap Kianu dalam hatinya.
"Kianu jangan sedih mikirin pacar-pacarmu yang ketinggalan dikota,pikirkan saja jalan yang berliku dan belok-belok tiada henti"ucap Marsya.
__ADS_1
"Yah malah diingetin lagi jalannya belok-belok bikin aku sebel lagi pengen muntah"ucap Kianu dalam hatinya.
Bus itu terus melaju,sementara itu Kianu menahan mabok kendaraan.Meskipun dia playboy tapi banyak kekurangan.Hanya ketampanan dan kekayaannya jadi andalannya nomor satu.