
Kianu pergi ke kampus untuk sekolah seperti biasa.Sekarang ditasnya sudah tak ada majalah dewasa lagi.Kianu sungguh-sungguh bersekolah sekarang.Dia tidak ingin menyia-nyiakan pengorbanan Marsya untuknya.
Sepulang kuliah Kianu pergi ke Mall tempat kesukaan Marsya.Kianu berkeliling memutari Mall berharap bertemu dengan Marsya lagi.Tapi dia tak menemukan Marsya.
Kianu akhirnya pergi ke gedung kosong untuk menemui para hantu teman Marsya.Walaupun dia takut,tapi dia memberanikan diri untuk bisa bertemu Marsya.
"Para hantu penunggu gedung kosong,mau tanya,apa Marsya ada disini?"tanya Kianu.
Para hantu merasa aneh ada manusia berani datang ke gedung kosong itu.
"Raina bukannya itu teman manusianya Marsya ya"ucap Pocong.
"Iya,ngapain dia disini nanyain Marsya?"ucap Raina.
"Nagih hutang kali"ucap Kunti.
"Mungkin duitnya digondol Si Unyil kali"ucap Sunder Bolong.
"Apa mau ngasih sekilo jeruk,soalnya pohon jeruk purut tempatku magang ditebang"ucap Hantu Jeruk Purut.
"Mau ngasih tahu,bakal ada razia gedung kosong kali"ucap Pocong.
"Terus kita nongkrong dimana lagi kalau tempat ini dirazia juga.Nongkrong dipasar dirazia,nongkrong dijalan dirazia,nongkrong ditaman dirazia,nongkrong dikuburan diusir"ucap Kunti.
Para hantu itu akhirnya menampakkan diri didepan Kianu.Kianu ketakutan bukan main,sambil menutup matanya.
"Hei manusia,kenapa kau ngapelin aku,memang kita udah jadian ya.Perasaan gak inget kamu pacar keberapaku"ucap Kunti.
"Kunti jangan menggoda dia,aku jeles nih,kita kan pacaran.Kamu jangan selingkuh terang-terangan gini.Aku lebih putih dan bersih dari dia sampai bajuku putih semua gini"ucap Pocong.
"Kamu juga selingkuh tuh sama Si manis jembatan ancol kemarin dipinggir sawah"ucap Kunti.
__ADS_1
"Sudah teman-teman mari kita introgasi manusia ini,ronde pertama dimulai"ucap Sunder Bolong.
Kianu diintrogasi oleh teman-teman Marsya.
"Siapa namamu?"tanya Kunti.
"Kia....nu"ucap Kianu.
"Punya pacar gak?"tanya Hantu Jeruk Purut.
"Udah diputusin semua,jadi udah jomblo"ucap Kianu.
"Suka makan bakso lobster gak?"tanya Pocong.
"Suka"ucap Kianu.
"Kalau makan bakso disambelin berapa sendok?" tanya Kunti.
"Suka seblak juga gak?"tanya Sunder Bolong.
"Suka"ucap Kianu.
"Seblaknya dikasih ceker gak?"tanya Hantu Jeruk Purut.
"Suka dikasih tahu juga,terus ditambah sosis dan irisan bakso"ucap Kianu.
"Suka beli sate juga gak?"tanya Pocong.
"Suka"ucap Kianu.
"Sate kambing atau sate ayam tiren?"tanya Kunti.
__ADS_1
"Sate kambing gila"ucap Kianu.
"Teman-teman,bukannya kita mau mengintrogasi Kianu,ini malah acara memasak sih"ucap Raina.
"Sorry,lupa"ucap Semua hantu.
"Hei Kianu kenapa kau mencari Marsya?"tanya Raina.
"Begini.....bla....bla....bla...."ucap Kianu.
"Perasaan dari tadi kamu cuma bilang bla...bla....bla....aja mana kami ngerti maksudmu"
ucap Raina.
"Oo....kalian gak ngerti bahasa isyarat ya.Baik begini Marsya ikut aku ke Desa Peristirahatan Terakhir,lalu dia berkorban untukku untuk tinggal disana bersama jin beranak lima"ucap Kianu.
"Apa?.....jadi Marsya ditawan jin beranak lima itu"ucap Raina.
"Raina memang kau kenal jin beranak lima itu?"tanya Pocong.
"Gak,kalau Jin Tomang kenal"ucap Raina.
"Kianu Marsya tidak ada disini,dari kemarin kita belum bertemu Marsya"ucap Pocong.
"Oh begitu,terimakasih telah merepotkan kalian para hantu"ucap Kianu.
"Ya,nanti kalau Marsya sudah kembali,aku chat kamu deh,pakai handphone boleh minjem"ucap Raina.
"Iya"ucap Kianu.
Kianu meninggalkan gedung kosong itu dengan rasa kecewa.Tadinya mungkin saja Marsya ada disitu tapi ternyata tidak ada.
__ADS_1