
Kianu dan Marsya keluar dari rumah besar Kianu.Mereka mengendarai mobil untuk mencari tahu identitas Marsya.Kianu dan Marsya turun dari mobil dan mulai bertanya pada setiap orang lewat.
"Permisi Pak,apa Bapak kenal dengan seorang gadis cantik berambut panjang?tanya Kianu.
"Kenal dek,itu mbak-mbak janda bohay digang pojok belok kiri depan kali terus naik perahu turun diseberangnya terus naik angkot ke balai desa turus jalan kaki 10 km menuju desa payung lalu masuk gang sempit disamping pos ronda berjalan lagi ke rumah Pak RT.Nah rumahnya deket rumah Pak RT itu"ucap Bapak Said.
"Kianu jauh bener rumahnya kamu yakin itu aku"ucap Marsya.
"Yaudah Pak terimakasih"ucap Kianu.
Kianu dan Marsya meninggalkan bapak itu.Lalu mereka berjalan lagi dan bertemu Ibu-ibu.
"Bu maaf numpang tanya?"ucap Kianu.
"Hari gini gak ada yang gratis mas,perkata dibayar,saya ini tim rame-rame diacara televisi jadi suara saya sangat berharga"ucap Ibu Sus.
"Begini Bu,kenal cewek"ucap Kianu langsung disetop oleh Ibu Sus.
"Untuk 8 kata saya hargai 400 ribu mas,bayar dimuka"ucap Ibu Sus.
"Kianu ngomongnya diirit aja biar bayarnya gak banyak"ucap Marsya.
Kianu mengeluarkan uang dari dompetnya lalu memberikan pada Ibu itu.
"Nih Bu,udah dibayar dimuka"ucap Kianu.
"Nah begini saya semangat jawabnya,lanjutkan pertanyaannya"ucap Ibu Sus.
"Cewek cantik rambut panjang"ucap Kianu.
"Pertanyaan kedua berlipat ganda mas,kalau diitung-itung jadi 600 ribu mas,harus dibayar dimuka"ucap Ibu Sus.
Kianu menguarkan uangnya kembali dari dompet.
"Nih,....sekarang jawab pertanyaan saya.
"ucap Kianu.
"Pertanyaannya gak jelas coba diulang lagi biar saya jelas"ucap Ibu Sus.
"Bu apa Ibu pernah melihat gadis cantik berambut panjang,hidung mancung,kulit putih,bibirnya seksi dan matanya indah?"tanya Kianu.
__ADS_1
"Wah mas pertanyaannya terlalu panjang bayarannya lebih banyak,saya sulit menjawab kalau belum ada uang dimuka"ucap Ibu Sus.
"Kianu,perasaaan kau seperti diperas dan ditipu Kianu"ucap Marsya.
"Memang harus bayar berapa lagi sih?"tanya Kianu.
"Paling 1 juta juga cukup"ucap Ibu Sus.
"Kianu ini kok semacam acara pembodohan masal"ucap Marsya.
"Tenang Marsya aku masih punya uang"ucap Kianu.
Kianu mengeluarkan uang lagi dari dompetnya,lalu memberikan pada Ibu itu.
"Nih Bu,sekarang harus jawab,saya sudah bayar banyak"ucap Kianu.
"Saya pernah liat tapi diiklan ditelevisi,kalau gak salah dia model iklan shampo anti kutu membandel mas"ucap Ibu Sus.
"Kianu masa iya aku model iklan shampo anti kutu membandel"ucap Marsya.
"Yaudah,makasih deh Bu"ucap Kianu.
"Mas ganteng siapa yang akan dilukis?"tanya Pelukis itu.
"Nanti saya sebutkan ciri-cirinya mas,tolong mas melukis sesuai ciri-ciri yang saya sebutkan"ucap Kianu.
"Silahkan disebutkan dari wajahnya"ucap Pelukis itu.
"Wajahnya tirus,matanya belo,bulu matanya panjang,bibirnya seksi,hidungnya mancung,rambutnya panjang,kulitnya putih dan bajunya putih"ucap Kianu.
Pelukis itu lalu melukis sesuai permintaan Kianu.
Lalu memberikan hasil lukisannya pada Kianu.
"Ini hasilnya mas ganteng"ucap Pelukis itu.
"Mas,ini kok gambar hantu ya?"tanya Kianu.
"Saya hanya menggambar sesuai yang mas sebutkan"ucap Pelukis itu.
"Kianu wajahnya tidak secantik aku malah terlihat seram dan matanya itu kok melototin kamu ya"ucap Marsya.
__ADS_1
"Mas ini kok matanya terus melototin saya?"tanya Kianu.
"Mas sih tadi bilangnya hantu jadi mungkin lukisannya kena sawan mas"ucap Pelukis itu.
"Gimana sih mas,ini mah jadi serem.Orang juga jadi malah pada takut terbirit-birit kalau saya menanyakan gambar ini pada orang"ucap Kianu.
"Bilang aja gambar orang kebelet ke WC mas,pasti orang pada ngerti"ucap Pelukis itu.
"Kianu masa gambarku dibilang orang kebelet ke WC sih,nih pelukis mau aku jitak nih"ucap Marsya.
"Mas berapa harga lukisan ini jadinya?"tanya Kianu.
"Murah mas,anggap saja penglaris"ucap Pelukis itu.
"Iya,berapa?"tanya Kianu.
"Paling cuma 5 juta aja,murah meriahkan"ucap Pelukis itu.
"Kianu kamu udah dua lali diporotin orang"ucap Marsya.
Kianu dengan perasaan kesal mengambil uang diranselnya yang ada dalam amplop.Lalu memberikan pada pelukis itu.
"Nih"ucap Kianu.
"Makasih mas,mau pakai bon gak?"tanya Pelukis itu.
"Boleh"ucap Kianu.
"Bonnya berbayar mas"ucap Pelukis itu.
"Masa bon aja berbayar"ucap Kianu.
"Soalnya bonnya harus dilukis dulu dengan imajinasi liar saya"ucap Pelukis itu.
"Udah Kianu gak usah pakai bon,kamu bisa bangkrut nanti suruh bayar terus"ucap Marsya.
"Gak jadi pakai bon mas"ucap Kianu.
"Oke tidak masalah"ucap Pelukis itu.
Kianu dan Marsya keluar dari tempat pelukis itu.Mereka kecewa dengan hasil lukisan yang tidak mirip dengan Hantu Cantik Marsya.Kianu dan Marsya masih harus berusaha lagi untuk mencari tahu identitas Marsya semasa hidup.
__ADS_1