
Kianu begitu bahagia seharian dia dilayani oleh para gadis cantik,ternyata Melati memiliki saudara perempuan yang cantik-cantik membuat Kianu betah berlama-lama disini.Kianu merasa bagai disurga.Dia bak raja yang dilayani banyak bidadari cantik.
"Tuanku Kianu,kita semua siap melayani Tuanku mau diranjang atau dikolong meja juga bisa"ucap Melati.
"Saya bisa gaya apa saja Tuanku,gaya kupu-kupu terbang,gaya kodok loncat,gaya kadal ngerayap,atau gaya ulet bulu nyungsep semuanya bisa Tuanku"ucap Mawar.
"Saya bisa pemanasan apa saja Tuanku,manasin kompor,manasin tetangga,manasin gosip,
manasin sayur di kuali si mbok"ucap Anggrek.
"Tuanku aku lihai dalam hal membuka,membuka aib orang,membuka kancing baju,membuka kolor,membuka kasus korupsi,membuka warung disawah orang"ucap Kamboja.
"Tuanku aku lebih pintar membuat mu puas,puas belah duren,puas makan semangka boleh nyolong,puas ngupas kuaci dan puas ketiban rambutan"ucap Lily.
"Aku lebih bisa membuat betah,betah diduain,
betah diselingkuhin,betah dimadu rasain,betah jadi pelakor suami temanmu,betah diutangin tetangga"ucap Kertas.
"Tenang kalian semua cantik dan ok,semua juga Kianu pasti bisa membagi waktu untuk kalian"ucap Kianu.
Tak lama Bapak dari kelima gadis itu datang dan mengajak Kianu untuk mandi kembang.Kianu mengikuti bapak itu.Dia masuk ke sebuah bak yang berisi air yang dipenuhi macam-macam bunga.
"Oya Pak,kok harus mandi kembang ya kenapa?"tanya Kianu.
"Biar kesialanmu hilang"ucap Pak Dadang.
"Oh,gitu ya,baiklah tidak masalah"ucap Kianu.
Kianu berendam dibak yang berisi air dan macam-macam bunga itu.Kelima gadis itu melihat Kianu dari dalam rumah itu.
"Hei manusia tampan itu tidak tahu kalau dia sedang mandi air darah dan bangkai"ucap Melati.
"Dia juga tidak tahu kalau sebenarnya wajah kita sangat jelek,buruk dan menakutkan"ucap Mawar.
"Pokoknya aku mau dia jadi suami kita semua" ucap Kamboja.
"Iya,tapi teman-temannya yang kita kurung itu diapakan?"tanya Kertas.
"Karena mereka pas-pasan gak ganteng,kita jadiin budak kita,kalau sudah bosan kita santap saja mereka,disaosin dan dikecapin kaya makan mie ayam juga ok"ucap Lily.
"Ayo kita siapkan makan untuk Kianu calon pengantin kita"ucap anggrek.
Mereka berlima menyiapkan makanan untuk Kianu.Selesai berendam Kianu duduk dikursi makan,lalu kelima gadis itu melayani Kianu makan.Kianu makan dengan lahap sekali.
"Lihat Kianu makan cacing dan belatung begitu lahap,udah kaya makan cumi saus tiram aja"ucap Melati.
"Dia juga makan curut nikmat banget,udah kaya makan ayam bekakak"ucap Mawar.
"Kianu juga suka banget tuh makan kecoak udah kaya makan keripik singkong"ucap Kamboja.
"Dia gak tahu yang dicemilin itu anak rayap ma lalet"ucap Kertas.
"Seger banget minumnya,padahal air comberan digot"ucap Lily.
Setelah makan Kianu diajak ke kamar oleh kelima gadis itu.Kianu diganti bajunya menggunakan baju pengantin.
__ADS_1
"Ini bajunya kok kaya baju pengantin ya,memang mau ada acara ya"ucap Kianu.
"Tuanku hari ini akan jadi raja"ucap Melati.
"Raja"ucap Kianu.
"Enak banget jadi raja,apalagi dilayani lima gadi cantik seperti ini,siapa yang nolak coba"ucap Kianu dalam hatinya.
"Tuanku ayo pergi menghadap Bapak kami"ucap Melati.
"Iya"ucap Kianu
Kianu mengikuti kelima gadis itu.Kianu masuk ke ruangan besar dan disana Pak Dadang duduk disinggasananya.Kianu diperintahkan untuk duduk bersama kelima anak gadisnya.
"Duduklah disitu"ucap Pak Dadang.
"Baik,tapi ini mau ada acara apa ya?"tanya Kianu.
"Acara pernikahanmu dengan kelima putriku"ucap Pak Dadang.
"Yang bener,nikahin kelima gadis sekaligus?" tanya Kianu.
"Iya,memang kau tak bersedia,kelima putriku masih jones,dan juga cantik-cantik dari belakang doang"ucap Pak Dadang.
"Mau sih,tapi aku belum siap menikah,usiaku baru 21 tahun.Nanti papi mami melarang,terus gimana dong?"tanya Kianu.
"Kamu udah menginap dirumahku,makan dimasakin,mandi dimandiin,minum disediain,capek dipijatin,tidur dikelonin,jadi tanggungjawab nikahi kelima putriku"ucap
Pak Dadang.
"Berarti dari tadi itu aku cuma dimanfaatin, supaya nikahin kelima anaknya.Pantas saja aku diperlakukan kaya raja ingusan seharian"ucap Kianu dalam hati.
"Pokoknya nikahi kelima anakku,atau....kamu harus mati"ucap Pak Dadang lalu berubah ke wujud aslinya.
Kelima gadis cantik tadi juga kembali ke wujud asli mereka.Hidung panjang,telinga besar,mata panjang,gigi tonggos,bulu hidung panjang,rambut panjang sekaki,perut buncit,mukanya hitam dan kuku mereka panjang.Kianu ketakutan melihat wujud asli mereka.
"Me...re...ka...ter...nya...ta...hantu"ucap Kianu lemas melihat wujud asli mereka.
"Kianu kami bukan hantu,tapi jin,kamu bilang kalau kami ini cantik dan seksikan"ucap Mawar.
"Iya,kau bilang bersedia membagi waktu untuk kita semua"ucap Melati.
"Ayo gombalin kami lagi Kianu"ucap Kamboja.
"Gak,aku gak sanggup melihat wanita jelek, Marsya kamu dimana hantu cantik,tolongin aku"ucap Kianu dengan suara yang lemas.
Kelima gadis itu menarik tangan Kianu dan mengajaknya duduk dikursi pengantin bersama mereka.Kianu hanya diam dan ketakutan.Lalu tak lama Marsya datang untuk menolong Kianu.
"Hei kalian jin jelek,lepaskan Kianu"ucap Marsya.
"Hantu cantik beraninya kau menantang kami" ucap Melati.
"Marsya tolong aku"ucap Kianu.
Kelima gadis itu melawan Marsya.Marsya langsung menjambak rambut kelima gadis itu.Lalu mematahkan kuku mereka.Dan mencabut bulu hidung mereka.Setelah itu mereka menangis karena merasa kesakitan.
__ADS_1
"Aku sudah tahu kelemahan kalian ya,ayo mau lawan lagi,kita ngerumpi dilapangan sepak bola dipinggir desa"ucap Marsya.
"Ayah,hantu cantik ini kuat sekali,gimana ini"ucap Kelima gadis itu.
"Hei hantu cantik,aku akan melepaskan Kianu dan ketiga temannya asalkan ada yang tetap tinggal disini sebagai penggantinya"ucap Pak Dadang.
"Tinggal disini?"ucap Marsya.
"Iya,kalau tidak Kianu dan ketiga temannya harus mati"ucap Pak Dadang.
"Baiklah,aku yang akan tinggal disini,tapi lepaskan Kianu dan ketiga temannya"ucap Marsya.
"Marsya jangan lakukan itu,ku mohon.Ayo kita kembali ke kota sama-sama"ucap Kianu.
"Biarkan aku pamitan dengan Kianu dulu"ucap Marsya pada Pak Dadang.
"Baik"ucap Pak Dadang.
Marsya mendekati Kianu dan mengucapkan kata-kata perpisahan pada Kianu.
"Kianu,pulanglah ke kota bersama teman-temanmu,aku pasti akan merindukanmu Kianu.Jangan lupa kuliah dan jangan playboy lagi.Jadilah manusia yang lebih baik lagi.Aku sayang padamu Kianu,waktu yang ku lalui bersamamu itu menyenangkan.Kau membuat hidupku menjadi berwarna.Aku akan ingat itu sampai kapanpun"ucap Marsya.
"Marsya kau harus ikut denganku,jangan tinggalkanku,aku pasti merindukanmu hantu bawel,Marsya hanya kamu yang selalu ada untukku.Kau selalu menemaniku,walaupun aku playboy tapi kau selalu mengerti aku.Marsya ayo pulang"ucap Kianu.
"Tidak bisa Kianu,aku harus tinggal disini,agar kau dan teman-temanmu bebas"ucap Marsya.
"Marsya....."ucap Kianu.
"Selamat tinggal Kianu"ucap Marsya.
Cahaya muncul,semuanya menghilang,Kianu dan ketiga temannya berbaring dibawah pohon besar itu.Seorang warga membangunkan mereka.
"Dek,bangun udah pagi jangan tidur disini"ucap Warga itu.
Kianu dan ketiga temannya terbangun dan duduk.
"Kianu,kita dimana ya?"ucap Agus.
"Perasaan tadi kita lagi kerumunin bidadari"ucap Eko.
"Iya,mungkin kita cuma mimpi"ucap Edi.
"Marsya,ini pasti bukan mimpi,harusnya dia ada disini"ucap Kianu.
"Dek buruan pergi dari pohon ini,ada penunggunya nanti diganggu terus lo"ucap Warga itu.
"Teman-teman ayo pergi dari desa ini,perasaanku gak enak kalau kita disini terus"ucap Eko.
"Iya,kemarin aku parkirin mobilku dijalan atas sana"ucap Edi.
"Ayo kita segera pergi"ucap Agus.
"Ya"ucap Eko.
"Tapi,gimana dengan......"ucap Kianu.
__ADS_1
"Sebaiknya adik semua cepat pergi,kalau sudah jadi calon pengantin nanti susah kembali lo"ucap Warga itu.
Akhirnya Kianu dan ketiga temannya pergi dari Desa Peristirahatan Terakhir naik mobil yang dibawa Edi.Sepanjang jalan Kianu memikirkan Marsya.Dia sedih memikirkan Marsya yang berkorban untuknya.Kianu menyesal selalu memanfaatkan Marsya.