My Wife Ghost

My Wife Ghost
Nyalon


__ADS_3

Kianu hari ini sedang menemani Citra kesalon.Citra gemar pergi ke salon untuk merawat kecantikannya.Kianu begitu sabar menunggu Citra pergi ke salon.Marsya sedang ikut bersama Kianu disalon itu.Semenjak Kianu menolongnya kemarin Marsya jadi ikut bersama Kianu.


"Sayang gak bosen kan menungguku"ucap Citra.


"Santai aja sayang,aku siap menunggumu lebih lama lagi"ucap Kianu.


"Bohong banget,padahal kamu lagi chatting sama pacarmu yang lain aja"ucap Marsya.


"Diamlah,aku gak fokus balas pesan Harum nih"ucap Kianu pelan pada Marsya.


"Itu handphone ya,kemarin aku liat waktu Citra beli handphone di Mall"ucap Marsya.


"Iya,memang kamu gak tahu"ucap Kianu.


"Tahu,banyak iklannya ditelevisi dan spanduk-spanduk dijalan"ucap Marsya.


"Sini aku kasih tau isi handphone ini"ucap Kianu.


Kianu memberitahu Marsya berbagai aplikasi dan kegunaannya yang ada di handphone.Kianu juga memberitahu cara menelpon,memberi pesan dan membaca pesan.


"Kianu handphonemu beda-beda ya setiap jalan ma pacar-pacarmu"ucap Marsya.


"Iya lah,sebagai pakar playboy aku harus bisa menjaga keamananku.Jadi tingkat kecurigaan dan kesalahfahaman minim"ucap Kianu.


"Terus handphone yang ini buat pacar yang mana,aku baru liat handphone ini"ucap Marsya.


"Pacarku yang seorang Tour Guide.Namanya Harum,orangnya cantik dan pintar berbahasa asing lho"ucap Kianu.


"Benar-benar playboy sejati ya,jadi total pacarmu ada berapa?"tanya Marsya.


"Sementara tujuh orang,bisa bertambah selama masih ada cewek cantik yang mau denganku dan aku suka dia"ucap Kianu.


"Is..is..is...aku pikir kamu sudah cukup dengan mereka ternyata kamu masih buka lowongan"ucap Marsya.


"Ya dong,selama masih muda bebas dong"ucap Kianu.


"Kena azab baru tahu rasa"ucap Marsya.


"Azab hanya untuk suami yang selingkuh bukan pacar yang selingkuh ok"ucap Kianu.


Kianu memang mahir dalam urusan menaklukan wanita cantik.Pesona ketampanannya dan kekayaannya jadi daya tarik utama.Walaupun Kianu playboy tapi dia selalu memanjakan pacar-pacarnya.


"Marsya tolong jaga Citra ya,beri tahu aku kalau dia udah selesai"ucap Kianu.


"Memang kamu mau kemana?"ucap Marsya.


"Aku mau pergi ke cafe xx yang kemarin,Harum menungguku disana"ucap Kianu.


"Nanti kalau Citra mencarimu gimana?"tanya Marsya.


"Tenang aja cewek kalau sudah nyalon berabad-abad lamanya paling sampai aku selesai kencan dengan Harum juga belum selesai"ucap Kianu.


"Gak mau,kamu kok jadi nyuruh aku,memangnya kamu siapaku"ucap Marsya.


"Hei kemarin aku menolongmu,jadi impas sekarang ok"ucap Kianu.


"Dasar Playboy gak ikhlas menolongku"ucap Marsya.

__ADS_1


"Pokoknya awasi Citra,aku harus segera pergi"ucap Kianu.


Kianu pergi meninggalkan salon itu.Marsya memperhatikan semua orang disalon itu.Dia tidak tahu kenapa semua wanita begitu menyukai salon sampai rela mengantri dan mengeluarkan uang.


"Mereka pada ngapain sih,kok rambut diwarnaiin memang rambutnya sudah ubanan apa ya"ucap Marsya.


"Yang ini kuku juga diwarnai dan ditempel apaan memangnya gak kemakan dan nyangkut kalau mau makan ya"ucap Marsya.


"Rambutnya kok disemprot apaan sih baunya seperti ini,manusia sibuk banget dengan hal-hal yang begini ya"ucap Marsya.


Marsya terus berjalan diantara ruangan disalon itu.Dia bertemu dengan temannya disana.Riana ternyata ada disitu bersama temannya yang lain.


"Riana ngapain disini?"ucap Marsya.


"Lagi pelatihan"ucap Riana.


"Pelatihan apaan?"tanya Marsya.


"Pelatihan cara meluruskan dan merapikan rambut"ucap Riana.


"Iya ya rambutmu acak-acak ya"ucap Marsya.


"Kamu sendiri Marsya lagi ngapain?"tanya Riana.


"Lagi....pelatihan juga"ucap Marsya.


"Pelatihan apaan kamukan sudah cantik"ucap Riana.


"Pelatihan memata-matai kegiatan manusia disini"ucap Marsya.


"Oooo...."ucap Riana.


"Kok Kianu gak bosen apa ya nungguin cewek nyalon gini,dari tadi aku udah bosen banget disini,rasanya mau kabur tapi tar Si playboy Kianu marah dan gak mau bantu aku lagi gimana"ucap Marsya.


"Badannya itu dikasih apa sih kaya lumpur,pantesan kerbau atau badak suka berendam dilumpur ternyata mereka belajar dari manusia toh"ucap Marsya.


Marsya terus menunggu Citra disalon.Sementara Kianu bertemu Harum pacar keenamnya dicafe.Kianu sengaja menyempatkan diri bertemu Harum karena jarang bisa bertemu Harum karena kesibukannya sebagai Tour Guide yang selalu berkeliling ke luar kota dan luar negeri.Kianu telah tiba dicafe itu.Ternyata Harum sudah menunggunya.


"Harum sayang sudah menunggu lama ya?"tanya Kianu.


"Baru aja kok"ucap Harum.


"Kamu mau makan apa sayang,ayo pesan"ucap Kianu.


"Ya"ucap Harum.


Kianu dan Harum makan dicafe itu.Harum satu-satunya pacar Kianu yang cuek dan gak banyak maunya.Harum lebih dewasa dari pacar Kianu lainnya.Karena dari segi usia juga Harum sudah berumur 28 tahun sementara Kianu baru 21 tahun.Bisa dibilang Kianu brondong.


"Kianu besok kita liburan ke pantai gimana?"tanya Harum.


"Ke pantai?boleh juga"ucap Kianu.


"Aku tunggu diapartemenku jam 7 ya"ucap Harum.


"Ok"ucap Kianu.


"Oya Harum sayang,gimana perjalananmu ke Paris apa menyenangkan?"tanya Kianu.

__ADS_1


"Ya begitulah.Tidak ada yang berbeda dari pekerjaanku.Kuliahmu gimana?"ucap Harum.


"Lancar,aku sibuk kuliah sampai gak terasa bertemu denganmu lagi setelah satu bulan yang lalu"ucap Kianu.


"Bohong banget padahal sebulan ini sibuk pacaran sana sini sama pacar-pacar yang lain"ucap Marsya tiba-tiba nongol.


"Harum sayang,aku ke toilet dulu"ucap Kianu.


"Ya"ucap Harum.


Kianu pura-pura ke toilet untuk bicara dengan Marsya.Kianu gak bebas bicara pada Marsya didepan Harum.Apalagi Harum orang yang dewasa.Akan terlihat aneh jika Kianu ketahuan bicara sendirian.


"Marsya kenapa kau datang tiba-tiba,bukannya tadi aku menyuruhmu mengawasi Citra disalon"ucap Kianu.


"Segeralah kembali Citra sudah hampir selesai"ucap Marsya.


"Oh begitu"ucap Kianu.


"Kianu Si playboy itu pacar keenammu ya?"ucap Marsya.


"Iya"ucap Kianu.


"Kok kelihatannya lebih dewasa,jangan-jangan kamu brownis ya"ucap Marsya.


"Iya,memang kenapa?Harum cantik dan dewasa.Lagian seru pacaran sama yang dewasa lebih pengertian dan gak banyak maunya"ucap Kianu.


"Dasar kamu dari yang cabe-cabean sampai yang berumur diembat semua ya"ucap Marsya.


"Jumlah laki-laki lebih sedikit dari wanita,jadi aku berusaha menyayangi mereka yang belum kebagian stok laki-laki"ucap Kianu.


"Bisa aja alasanmu,playboy mah ya playboy aja gak usah banyak alasan"ucap Marsya.


"Yaudah,kamu kembali kesana awasi Citra,aku segera kembali ok"ucap Kianu.


"Untung aku apa coba ini,malah jadi pesuruhmu.Kalau bukan karena kemarin,ogah deh terlibat dalam masalah ke playboyanmu yang tiada akhir ini"ucap Marsya.


Marsya kembali ke salon tempat Citra berada.Citra sudah selesai nyalon.Wajahnya bersinar,kinclong dan tubuhnya wangi.Citra mencari Kianu diruang tunggu tapi tidak ada.Citra memutuskan duduk diruang tunggu.


"Badanku terasa fresh banget,Kianu pasti makin cinta sama aku gak akan berpaling melirik wanita lain"ucap Citra.


"Siapa bilang mbak,kamu gak tahu aja udah ditujuhin sama pacarmu Si playboy Kianu.Kamu salah pilih pacar, dia bermuka hellokitty tapi berhati buaya darat"ucap Marsya.


Saat Citra sedang asyik memainkan handphonenya.Kianu baru datang ke salon itu membawa seikat bunga dan coklat.Kianu tak mau Citra marah jadi dia cari aman dengan membawa bunga dan coklat sebagai peredamnya.


"Sayang maaf tadi aku keluar beli bunga dan coklat untukmu,aku ingin memberikan sesuatu untuk pacarku yang semakin cantik ini,dan pintar merawat kecantikannya"ucap Kianu baru datang dengan gombalannya.


"Padahal habis kencan sama cewek lain,pinter juga cari suapannya"ucap Marsya.


"Gak papa sayang,justru aku jadi terharu kamu inget aja kalau harus membeli bunga dan coklat untukku padahal sudah menungguku begitu lama nyalon"ucap Citra.


"Bohong mba cantik,aku yang nungguin kamu.Si playboy Kianu enak-enakkan kencan dicafe sama cewek keenamnya"ucap Marsya.


Kianu tetap diam mengacuhkan sindiran Marsya kali ini.Dia tahu Marsya akan terus-terusan bawel seperti biasa.Kianu hanya fokus pada Citra didepannya.


"Sayang ayo aku antar pulang,pasti kamu lelah ya"ucap Kianu.


"Iya"ucap Citra.

__ADS_1


"Akhirnya tugasku selesai,membosankan sekali"ucap Marsya pergi dari tempat itu.


Kianu mengantarkan Citra pulang kerumahnya.Kianu berpikir ada untungnya juga bila dia bisa meminta tolong Marsya.Apalagi pacarnya yang banyak dengan jadwal yang terkadang bersamaan seperti ini.


__ADS_2