My Wife Ghost

My Wife Ghost
Gerobak


__ADS_3

Kianu dan Marsya masih berjalan diantara jalan perbukitan.Disamping kanan bukit tinggi dan disamping kirinya jurang yang dalam.Hamparan kebun teh terlihat sepanjang mereka jalan.


Kianu sudah sangat lemas untuk berjalan.


"Kianu ternyata masih jauh,kamu sih gak sabaran main turun aja"ucap Marsya.


"Marsya kamu kan hantu mana ada capeknya sih,ngapain ngeluh.Aku yang harusnya ngeluh,kakiku lecet semua,bajuku sampai basah kuyup keringetan,perutku keroncongan.Belum makan dari tadi"ucap Kianu.


"Kasihan...,Kianu jauh juga ya Desa Peristirahatan Terakhir,kamu kok milih KKN nya kesana sih?"tanya Marsya.


"Temanku yang searching digoogle,katanya desa yang penuh misteri"ucap Kianu.


"Kamu mau berpetualang atau KKN sih,masa nyari desanya yang penuh misteri bukannya nyari desa yang tertinggal gitu"ucap Marsya.


Saat mereka berjalan ada bapak-bapak membawa gerobak sapi yang lewat depan Kianu.Kianu langsung memanggil bapak itu.


"Pak tunggu"ucap Kianu.


"Ya nak,ada apa?"tanya Bapak itu.


"Pak boleh ikut naik gerobaknya gak?"tanya Kianu.


"Boleh,tapi tolong dorong dulu jalannya nanjak soalnya"ucap Bapak itu.


"Baik pak"ucap Kianu.


Kianu mendorong gerobak itu sementara bapak itu naik diatas gerobak.


"Kianu kasihan banget kamu,mendingan juga tadi jalan aja,dari pada dorong gerobak mana berat, naik lagi jalannya gak abis-abis"ucap Marsya.


"Iya,padahalkan mau ikut numpang,ini mah dia jadinya yang minta tolong,aku tertipu deh"ucap Kianu.


"Kamu sih jangan asal minta tolong,jadi sial terus kan"ucap Marsya.


"Yah...yah...sapinya BAB lagi disepanjang jalan, udah perut keroncongan malah  nyium bau telek sapi"ucap Kianu.


"Awas Kianu sebentar lagi sapinya pipis juga"ucap Marsya.


"Bau pesing deh,kenapa hari ini menderita banget ya gue"ucap Kianu.


"Mungkin ini karma atas semua dosa-dosamu Kianu"ucap Marsya.


"Aduh karmanya jangan datang sekarang dong,mau tobat dulu nih"ucap Kianu.

__ADS_1


Setelah jalannya turun barulah Kianu naik ke atas gerobak itu.Digerobak itu dipenuhi oleh kotoran sapi untuk dijadikan pupuk kandang.


"Kianu emang enak bisa naik ke gerobak,tapi duduk diantara tai sapi gini"ucap Marsya.


"Iya,tahu gitu tadi jalan aja,bisa gak selera makan berhari-hari nih.Mana tai nya becek dan masih empuk lagi"ucap Kianu.


"Ini mah perjalanan ke lembah penderitaan Kianu,mau pulang jauh banget dan berliku,diteruskan semakin ngenes nasibmu"ucap Marsya.


"Aduh perutku lapar nih"ucap Kianu.


"Kamu lapar ya dek?"tanya Bapak itu.


"Ya Pak"ucap Kianu.


"Nih makan aja enak dan gurih"ucap Bapak itu memberikan Kianu sekantong makanan.


Kianu langsung memakan makanan yang diberikan bapak itu dengan lahap.


"Pak ini enak dan gurih,makanan apa ya?"tanya Kianu.


"Itu tai ikan lele yang digoreng"ucap Bapak itu.


"Tai ikan lele?????????????"ucap Kianu langsung berhenti memakannya dan jadi mabok lagi.


"Nak kamu mau minum gak?"tanya Bapak itu.


"Pasti minumannya juga aneh kaya makanannya tadi,lebih baik menolak dari pada apes lagi"ucap Kianu dalam hatinya.


"Gak usah pak,gak haus"ucap Kianu.


"Yah gak mau ya,padahal saya mau ngasih kamu air kelapa muda yang saya bawa"ucap Bapak itu.


"Kamu sih Kianu udah berburuk sangka dulu,padahal bapak itu mau ngasih kamu air kelapa muda,segerkan siang-siang gini minum air kelapa muda"ucap Marsya.


"Aduh kenapa ya aku apes terus,padahal belum nyampe tempatnya juga udah banyak rintangannya"ucap Kianu.


Karena jalur yang ditempuh Bapak itu dan Kianu berbeda,Kianu turun dari gerobak itu lalu kembali berjalan dengan Marsya.


"Kianu,udah kaya ninja Hatori aja ya kita,melewati gunung menuruni lembah bersama teman berpetualang"ucap Marsya.


"Iya,gak kebayang kalau tadi aku gak ajak kamu Marsya,aku pasti sendirian dalam penderitaan yang tiada akhir ini"ucap Kianu.


Mereka melewati jalan yang diapit hutan belantara kanan dan kirinya.Kianu melihat ada seorang gadis cantik duduk didekat pohon.

__ADS_1


"Cewek....cewek cantik ngapain disitu?"tanya Kianu.


"Kianu jangan asal manggil cewek itu,dia itu dedemit tau"ucap Marsya.


"De...de...mit...,aku mau pingsan dulu deh Marsya,kalau dedemitnya dah hilang bangunin ya"ucap Kianu.


Lalu Kianu langsung pingsan dijalan itu.Marsya langsung mendekati dedemit itu.


"Dedemit ngapain kamu menampakkan diri didepan temanku?"tanya Marsya.


"Aku cuma mau kenalan aja sama kamu hantu dari kota ya"ucap Dedemit itu.


"Iya,aku memang dari kota terus kenapa?"tanya Marsya.


"Ceritain dong hantu dikota ganteng-ganteng gak? kali aja ada yang mirip artis gitu kaya sinetron yang aku tonton dirumah pak kades"ucap Dedemit itu.


"Namanya hantu ya hantu,gak mungkin mirip artis,lagian kamu ini standarnya ketinggian, temanku si pocong aja mana mau sama kamu"ucap Marsya.


"Yah,jones lagi deh"ucap Dedemit itu.


"Oya,aku mau tanya Desa Peristirahatan Terakhir masih jauh tidak dari sini?"tanya Marsya.


"Jangan kesana"ucap Dedemit itu.


"Memang kenapa?"tanya Marsya.


"Siapa yang kesana harus ada yang tinggal"ucap Dedemit.


"Gitu ya,tapi aku harus tetap kesana mengantarkan temanku"ucap Marsya.


"Temanmu manusia ya,ganteng lagi,nyium dia dikit boleh gak?"Dedemit itu.


"Enak aja,dia itu......"ucap Marsya.


"Pacarmu ya"ucap Dedemit itu.


"Bukan,tapi aku akan menjaganya dari dedemit kaya kamu,dedemit kok kegatelan dan kurang belaian sih"ucap Marsya.


"Maklum stok hantu pria sedikit,sutradaranya lebih menghidupkan hantu perempuan dari pada pria"ucap Dedemit itu.


"Yaudah makasih ya,sekarang pergilah,temanku gak akan sadar-sadar kalau kamu masih disini"ucap Marsya.


"Oke aku pergi,telpon aku ya kalau ada hantu pria yang ganteng,bye see you"ucap Dedemit itu.

__ADS_1


Setelah dedemit itu pergi,Marsya membangunkan Kianu yang pingsan.Kianu pun bangun dan melanjutkan perjalanan kembali bersama Marsya.


__ADS_2