
Kianu masih diluar hujan-hujanan menunggu Marsya.Dia tidak akan menyerah sampai Marsya mau menemui Kianu.Andrian keluar rumah membawa payung untuk menghampiri Kianu.
Dia berjalan mendekati Kianu dan berbicara padanya.
"Kianu,ayo masuk ke rumahku berteduh,hujannya semakin deras"ucap Andrian.
"Tidak Pak Andrian,aku akan disini menunggu sampai Marsya keluar dan menemuiku"ucap Kianu.
"Tapi kau bisa sakit nanti,sudah dari tadi kau berdiri kena panas dan hujan"ucap Andrian.
"Aku akan tetap disini menunggunya"
ucap Kianu.
"Baiklah,jika kau berubah pikiran masuklah ke rumahku untuk berteduh"ucap Andrian.
Andrian pergi meninggalkan Kianu sendirian.Marsya melihat Kianu yang masih berdiri hujan-hujanan dari jendela kaca kamarnya.
"Kianu kenapa masih disitu?....apa aku seberarti itu untuknya sampai dia rela hujan-hujanan dari tadi,gimana kalau dia nanti sakit?"ucap Marsya.
"Haruskah aku keluar dan menemuinya?kenapa hatiku sedih melihat dia seperti itu?"ucap Marsya
"Apa aku dulu memang mengenalnya?kenapa aku jadi memikirkannya?"ucap Marsya
Kianu tetap berdiri menunggu Marsya,
dia ingin Marsya mengingatnya kembali seperti dulu dan menghabiskan banyak waktu bersamanya.
"Marsya ku mohon temui aku,aku rindu padamu,aku ingin melihatmu marah padaku dan bawel padaku seperti dulu"ucap Kianu.
Karena sudah berjam-jam berdiri kepanasan dan kehujanan,Kianu akhirnya terjatuh pingsan.
**********
Kianu membuka matanya melihat sekelilingnya,kamar yang bernuansa pink dengan dipenuhi segala pernak-pernik wanita yang menghiasi kamar itu.Saat melihat ke sampingnya ada Marsya yang sedang tidur dikursi dekat ranjang itu.Kianu mengelus rambut Marsya,dia senang ternyata Marsya masih peduli padanya.
Marsya terbangun saat Kianu mengelus rambutnya.
"Kianu kau sudah sadar"ucap Marsya.
Kianu langsung memeluk Marsya dengan erat.
"Marsya,aku sangat merindukanmu,aku pikir tidak akan bertemu denganmu lagi tapi ternyata aku bisa bertemu denganmu lagi"ucap Kianu.
Kianu melepas pelukannya dan menatap wajah Marsya.
"Kianu apa benar dulu aku hantu?tanya Marsya.
"Dulu kau seorang hantu cantik,kita bertemu saat aku pulang sehabis mabuk-mabuk diclubing.Aku menabrakmu dengan mobilku tapi ternyata aku menabrak seorang hantu cantik.Kita melewati banyak waktu bersama.Kau telah merubahku yang dulu playboy jadi lebih baik"ucap Kianu.
__ADS_1
"Apa aku dulu saat jadi hantu,pernah jadi pacarmu?"tanya Marsya.
"Benar,kau jadi pacarku setelah aku memutuskan semua pacarku dan hanya mencintaimu Marsya"
ucap Kianu.
"Kianu,aku tidak ingat semua itu,tapi aku merasa ada sesuatu antara kau dan aku"ucap Marsya.
"Marsya beri aku kesempatan untuk membuatmu mengingatku lagi.Aku yakin kau akan ingat padaku lagi"ucap Kianu.
"Setelah aku terbangun dari koma ku lima tahun yang lalu,aku kembali menjalin hubungan dengan Galang.Kami baru saja bertunangan satu tahun yang lalu.Kianu aku tidak bisa jadi pacarmu lagi tapi aku bisa memberimu kesempatan untuk jadi temanku,bagaimana?"tanya Marsya.
"Mungkin aku terima jadi temannya dulu,sampai aku bisa membuat Marsya ingat kembali padaku"ucap Kianu dalam hatinya.
"Iya,tidak masalah yang penting aku bisa bersamamu Marsya"ucap Kianu.
Marsya membawa sepiring makanan untuk Kianu.Dia menawari Kianu untuk makan.
"Kianu kau mau makan?"tanya Marsya.
"Iya,tapi aku maunya disuipi Marsya"
ucap Kianu.
"Bukannya kamu suka disuapi Mami mu ya"ucap Marsya nyeletuk spontan.
"Marsya tadi kamu ngomong aku suka disuapi Mamiku?kau mengingat sebagian dari ingatanmu"ucap Kianu.
"Marsya itu bagian dari ingatanmu saat bersamaku,ayu yakin lama-lama kau akan ingat semuanya.Termasuk ingat aku,bagaimana kau besok aku mengajakmu ke suatu tempat kenangan kita berdua?"tanya Kianu.
"Maaf Kianu,aku besok mau pergi ke Taman Hiburan bersama Galang"ucap Marsya.
"Kalau begitu aku boleh ikut ya Marsya"ucap Kianu.
"Baiklah,kau boleh ikut"ucap Marsya.
Kianu senang akhirnya Marsya mau sedikit terbuka padanya.Tinggal bagaimana dia berusaha membuat Marsya ingat lagi padanya.
***********
Xixi pergi ke suatu tempat yang jauh.Tempat itu cukup menyeramkan,
berada di atas gunung.Xixi pergi ke rumah Mbah Dukun.Dia ingin membuat Kianu terpikat padanya.
"Mbah dukun tolong bantu saya supaya Kianu bisa suka pada saya"ucap Xixi
"Gampang,yang penting jangan lupa transferannya dimuka pakai SMS Banking ya,biar gak repot nanti kalau pakai tunai takut digondol tuyul"ucap Mbah Dukun.
"Beres Mbah Dukun"ucap Xixi.
__ADS_1
"Orang yang namanya Kianu jantan apa betina ya?"tanya Mbah Dukun.
"Mbah dukun Kianu bukan hewan jadi bukan jantan atau betina"ucap Xixi.
"Lalu dia makhluk jenis apa?bukan alienkan saya susah meletnya kalau alien"ucap Mbah Dukun.
"Dia manusia Mbah dukun"ucap Xixi.
"Berarti gampang,hantu daster rombeng bisa memalingkan dunianya untuk melihatmu seorang"ucap Mbah Dukun.
"Kirain mau dikasih mantra Mbah biar bisa saya baca dan hafalkan"ucap Xixi.
"Ini bukan sekolahan,yang harus membaca dan menghafal.Kecuali kalau ada ujian tertulis,Mbah dukun juga mesti membaca dan menghafal dulu"ucap Mbah dukun.
"Terus ampuh gak Mbah dukun?"tanya Xixi.
"Tergantung seberapa bau mulut saya saat menyembur mukamu"ucap Mbah Dukun.
"Jorok banget Mbah dukun,apa gak pernah gosok gigi ya?"tanya Xixi.
"Gak,nanti mengurangi kualitas kemanjuran ilmu saya"ucap Mbah Dukun.
"Aduh demi Kianu ku rela disembur Mbah dukun yang bau mulut karena gak gosok gigi"ucap Xixi dalam hatinya.
"Siap-siap saya akan menyembur,
pastikan kamu senang dan bahagia menerimanya demi kelancaran misi"ucap Mbah dukun.
"Baik Mbah dukun"ucap Xixi.
"Satu,dua,tiga,........dua puluh.....empat puluh......lima,puluh,......"ucap Mbah dukun menghitung.
"Mbah dukun kapan disemburnya,
keburu saya ngantuk nih nungguin Mbah dukun ngitung gak kelar-kelar"ucap Xixi.
"Santai,saya masih nyontek dulu,lupa mantranya keseringan mikirin utang jadi gini"ucap Mbah Dukun.
"Iya,saya menanti disini"ucap Xixi.
Lalu Mbah dukun menyembur Xixi dengan berkali-kali sampai seember air.
"Mbah dukun saya basah kuyup,
memangnya nyembur harus sebanyak ini,perasaan nonton difilm gak kaya gini"ucap Xixi.
"Film itu gak real,ini lebih real.Lebih basah lebih paten,kalau mau lebih manjur pakai air comberan mau gak?"ucap Mbah dukun.
"Gak usah Mbah dukun,ini saja saya udah nahan banget"ucap Xixi.
__ADS_1
"Sekarang sudah oke,tinggal tunggu hantu daster rombeng bekerja"ucap Mbah Dukun.
Xixi senang karena sebentar lagi Kianu akan jadi miliknya.Tak sia-sia dia disembur habis oleh Mbah dukun.Yang penting bisa bersama Kianu.